Sabtu, 29 November 2025
spot_img

Arab Saudi akan Karantina Jeddah

JEDDAH (RIAUPOS.CO) — Arab Saudi menutup jalan masuk dan keluar ke Kota Jeddah dan memperpanjang jam malam di kota itu, kata kantor berita negara SPA pada Ahad (29/3) seperti dilansir dari Antara.

Jam malam di Jeddah yang sebelumnya dimulai pukul 7 malam akan dimulai pada pukul 3 sore waktu setempat. Arab Saudi sendiritelah menerapkan langkah yang sama pada Riyadh, Makkah dan Madinah pekan lalu.

Arab Saudi memperketat jam malam sebagian yang diberlakukan secara nasional untuk membendung penyebaran virus corona (covid-19).

Kerajaan itu melembagakan jam malam pada pekan lalu setelah melaporkan lonjakan  kasus infeksi dan kematian pertama akibat corona.

Kerajaan ini telah mengambil langkah-langkah drastis terhadap wabah, termasuk menghentikan penerbangan internasional, menghentikan ziarah sepanjang tahun umrah, menutup masjid, sekolah, mal dan restoran, dan memberlakukan jam malam.

Baca Juga:  RRI Dinilai Tak Independen, Partai Anak Muda Ini Minta DPR Bertindak

Jam malam dan pembatasan lainnya telah mengubah ritme kehidupan sehari-hari di negara berpenduduk sekitar 30 juta itu, banyak dari mereka menyukai pertemuan larut malam di kedai kopi atau rumah-rumah pribadi.

Nasif Erisik, seorang warga Turki yang bermain kartu hampir sepanjang malam dengan teman-temannya di salah satu rumah mereka, mengatakan kelompok itu telah menggunakan permainan daring untuk tetap berhubungan.

"Sayangnya, corona telah memengaruhi hidup kami. Itu mengubah kebiasaan kami dan segalanya dalam hidup kami," katanya kepada Reuters. (*)

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

JEDDAH (RIAUPOS.CO) — Arab Saudi menutup jalan masuk dan keluar ke Kota Jeddah dan memperpanjang jam malam di kota itu, kata kantor berita negara SPA pada Ahad (29/3) seperti dilansir dari Antara.

Jam malam di Jeddah yang sebelumnya dimulai pukul 7 malam akan dimulai pada pukul 3 sore waktu setempat. Arab Saudi sendiritelah menerapkan langkah yang sama pada Riyadh, Makkah dan Madinah pekan lalu.

Arab Saudi memperketat jam malam sebagian yang diberlakukan secara nasional untuk membendung penyebaran virus corona (covid-19).

Kerajaan itu melembagakan jam malam pada pekan lalu setelah melaporkan lonjakan  kasus infeksi dan kematian pertama akibat corona.

Kerajaan ini telah mengambil langkah-langkah drastis terhadap wabah, termasuk menghentikan penerbangan internasional, menghentikan ziarah sepanjang tahun umrah, menutup masjid, sekolah, mal dan restoran, dan memberlakukan jam malam.

- Advertisement -
Baca Juga:  Sindikat Penipu asal Tiongkok Dibekuk, Uang Kejahatannya Rp 36 Miliar

Jam malam dan pembatasan lainnya telah mengubah ritme kehidupan sehari-hari di negara berpenduduk sekitar 30 juta itu, banyak dari mereka menyukai pertemuan larut malam di kedai kopi atau rumah-rumah pribadi.

Nasif Erisik, seorang warga Turki yang bermain kartu hampir sepanjang malam dengan teman-temannya di salah satu rumah mereka, mengatakan kelompok itu telah menggunakan permainan daring untuk tetap berhubungan.

- Advertisement -

"Sayangnya, corona telah memengaruhi hidup kami. Itu mengubah kebiasaan kami dan segalanya dalam hidup kami," katanya kepada Reuters. (*)

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JEDDAH (RIAUPOS.CO) — Arab Saudi menutup jalan masuk dan keluar ke Kota Jeddah dan memperpanjang jam malam di kota itu, kata kantor berita negara SPA pada Ahad (29/3) seperti dilansir dari Antara.

Jam malam di Jeddah yang sebelumnya dimulai pukul 7 malam akan dimulai pada pukul 3 sore waktu setempat. Arab Saudi sendiritelah menerapkan langkah yang sama pada Riyadh, Makkah dan Madinah pekan lalu.

Arab Saudi memperketat jam malam sebagian yang diberlakukan secara nasional untuk membendung penyebaran virus corona (covid-19).

Kerajaan itu melembagakan jam malam pada pekan lalu setelah melaporkan lonjakan  kasus infeksi dan kematian pertama akibat corona.

Kerajaan ini telah mengambil langkah-langkah drastis terhadap wabah, termasuk menghentikan penerbangan internasional, menghentikan ziarah sepanjang tahun umrah, menutup masjid, sekolah, mal dan restoran, dan memberlakukan jam malam.

Baca Juga:  Jokowi Meminta Semua Orang Bersatu Melawan Terorisme

Jam malam dan pembatasan lainnya telah mengubah ritme kehidupan sehari-hari di negara berpenduduk sekitar 30 juta itu, banyak dari mereka menyukai pertemuan larut malam di kedai kopi atau rumah-rumah pribadi.

Nasif Erisik, seorang warga Turki yang bermain kartu hampir sepanjang malam dengan teman-temannya di salah satu rumah mereka, mengatakan kelompok itu telah menggunakan permainan daring untuk tetap berhubungan.

"Sayangnya, corona telah memengaruhi hidup kami. Itu mengubah kebiasaan kami dan segalanya dalam hidup kami," katanya kepada Reuters. (*)

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari