Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Rapid Test di Kota Hujan Hasilkan 3 Positif Corona

BOGOR (RIAUPOS.CO) — Pelaksanaan tes cepat (rapid test) untuk mendeteksi virus corona (Covid-19) oleh Pemerintah Kota Bogor di halaman Gelanggang Olah Raga (GOR) Pajajaran, diikuti oleh 145 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Tes itu menghasilkan tiga kasus positif dan 142 lainnya negatif. Rapid test yang dilangsungkan Sabtu (28/3) itu dilaksanakan secara drive-trhru.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, mengatakan terhadap orang berstatus ODP yang hasil tesnya negatif dipersilakan kembali ke rumah masing-masing.

Namun, terhadap tiga orang positif akan dilakukan tes lanjutan yakni tes swab di RSUD Kota Bogor untuk mengetahui hasil lebih lanjut.

"Kepada ODP yang hasil tesnya positif juga akan dilakukan pelacakan (tracing) untuk mengetahui peta penyebaran kasus corona," katanya seperti dilansir dari Antara pada Sabtu.

Baca Juga:  Presiden Minta APBN 2020 Dibelanjakan Secepat-cepatnya

Sementara itu, data pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam aplikasi PIKOBAR, hingga Sabtu, 28 Maret 2020, pukul 11.30 WIB, menyebutkan, total kasus positif corona ada 119 kasus dari sebelumnya 98 kasus.

Dari jumlah tersebut, jumlah yang meninggal dunia naik tiga orang menjadi 17 orang dari sebelumnya 14 orang. lima sembuh dan 97 positif lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) seluruhnya naik lagi menjadi 5.419 dari sebelumnya 4.729 orang. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) corona seluruhnya naik lagi menjadi 664 pasien dari sebelumnya 644 pasien.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

BOGOR (RIAUPOS.CO) — Pelaksanaan tes cepat (rapid test) untuk mendeteksi virus corona (Covid-19) oleh Pemerintah Kota Bogor di halaman Gelanggang Olah Raga (GOR) Pajajaran, diikuti oleh 145 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Tes itu menghasilkan tiga kasus positif dan 142 lainnya negatif. Rapid test yang dilangsungkan Sabtu (28/3) itu dilaksanakan secara drive-trhru.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, mengatakan terhadap orang berstatus ODP yang hasil tesnya negatif dipersilakan kembali ke rumah masing-masing.

Namun, terhadap tiga orang positif akan dilakukan tes lanjutan yakni tes swab di RSUD Kota Bogor untuk mengetahui hasil lebih lanjut.

"Kepada ODP yang hasil tesnya positif juga akan dilakukan pelacakan (tracing) untuk mengetahui peta penyebaran kasus corona," katanya seperti dilansir dari Antara pada Sabtu.

Baca Juga:  Cina Terus Memprovokasi, Taiwan Kirim Jet Tempur Dilengkapi Misil

Sementara itu, data pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam aplikasi PIKOBAR, hingga Sabtu, 28 Maret 2020, pukul 11.30 WIB, menyebutkan, total kasus positif corona ada 119 kasus dari sebelumnya 98 kasus.

Dari jumlah tersebut, jumlah yang meninggal dunia naik tiga orang menjadi 17 orang dari sebelumnya 14 orang. lima sembuh dan 97 positif lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) seluruhnya naik lagi menjadi 5.419 dari sebelumnya 4.729 orang. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) corona seluruhnya naik lagi menjadi 664 pasien dari sebelumnya 644 pasien.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Rapid Test di Kota Hujan Hasilkan 3 Positif Corona

BOGOR (RIAUPOS.CO) — Pelaksanaan tes cepat (rapid test) untuk mendeteksi virus corona (Covid-19) oleh Pemerintah Kota Bogor di halaman Gelanggang Olah Raga (GOR) Pajajaran, diikuti oleh 145 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Tes itu menghasilkan tiga kasus positif dan 142 lainnya negatif. Rapid test yang dilangsungkan Sabtu (28/3) itu dilaksanakan secara drive-trhru.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, mengatakan terhadap orang berstatus ODP yang hasil tesnya negatif dipersilakan kembali ke rumah masing-masing.

Namun, terhadap tiga orang positif akan dilakukan tes lanjutan yakni tes swab di RSUD Kota Bogor untuk mengetahui hasil lebih lanjut.

"Kepada ODP yang hasil tesnya positif juga akan dilakukan pelacakan (tracing) untuk mengetahui peta penyebaran kasus corona," katanya seperti dilansir dari Antara pada Sabtu.

Baca Juga:  Kapolres Cup Tajaan IMI Siak tinggal Hitungan Jam

Sementara itu, data pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam aplikasi PIKOBAR, hingga Sabtu, 28 Maret 2020, pukul 11.30 WIB, menyebutkan, total kasus positif corona ada 119 kasus dari sebelumnya 98 kasus.

Dari jumlah tersebut, jumlah yang meninggal dunia naik tiga orang menjadi 17 orang dari sebelumnya 14 orang. lima sembuh dan 97 positif lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) seluruhnya naik lagi menjadi 5.419 dari sebelumnya 4.729 orang. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) corona seluruhnya naik lagi menjadi 664 pasien dari sebelumnya 644 pasien.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

BOGOR (RIAUPOS.CO) — Pelaksanaan tes cepat (rapid test) untuk mendeteksi virus corona (Covid-19) oleh Pemerintah Kota Bogor di halaman Gelanggang Olah Raga (GOR) Pajajaran, diikuti oleh 145 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Tes itu menghasilkan tiga kasus positif dan 142 lainnya negatif. Rapid test yang dilangsungkan Sabtu (28/3) itu dilaksanakan secara drive-trhru.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, mengatakan terhadap orang berstatus ODP yang hasil tesnya negatif dipersilakan kembali ke rumah masing-masing.

Namun, terhadap tiga orang positif akan dilakukan tes lanjutan yakni tes swab di RSUD Kota Bogor untuk mengetahui hasil lebih lanjut.

"Kepada ODP yang hasil tesnya positif juga akan dilakukan pelacakan (tracing) untuk mengetahui peta penyebaran kasus corona," katanya seperti dilansir dari Antara pada Sabtu.

Baca Juga:  Ini Alasan Polisi Mengapa Pengacara Tak Bisa Jenguk Munarman

Sementara itu, data pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam aplikasi PIKOBAR, hingga Sabtu, 28 Maret 2020, pukul 11.30 WIB, menyebutkan, total kasus positif corona ada 119 kasus dari sebelumnya 98 kasus.

Dari jumlah tersebut, jumlah yang meninggal dunia naik tiga orang menjadi 17 orang dari sebelumnya 14 orang. lima sembuh dan 97 positif lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) seluruhnya naik lagi menjadi 5.419 dari sebelumnya 4.729 orang. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) corona seluruhnya naik lagi menjadi 664 pasien dari sebelumnya 644 pasien.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari