Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Pendataan Masyarakat Harus Relevan dan Akurat

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai menggelar pertemuan sarasehan Pendataan Keluarga Tingkat Dumai Tahun 2021, bertempat di gedung pertemuan Wan Dahlan Ibrahim, Senin (27 /12).

Kegiatan sarasehan ini memaparkan hasil dari Pendataan Keluarga Tahun 2021 yang dilaksanakan pada 1 April sampai dengan 31 Mei 2021.

Sarasehan ini bertujuan untuk mengetahui kebenaran data secara akurat, sehingga memenuhi kebutuhan data dan informasi yang akan menjadi salah satu dasar dalam menjalankan program pembangunan keluarga serta mendukung program pembangunan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Dumai, H Indra Gunawan menjelaskan, bahwa Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK21) yang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, di mana pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data dan informasi mengenai kependudukan dan keluarga melalui sensus, survei, dan pendataan keluarga yang dilaksanakan serentak setiap lima tahun sekali.

Baca Juga:  Sebuah Studi Temukan Ada Ribuan Aplikasi Berbahaya di Play Store

"Tentunya data yang dihasilkan harus akurat, relevan dan dapat dipertanggung jawabkan, karena basis data ini menghasilkan profil pasangan usia subur (PUS), keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, keluarga dengan lansia yang tidak tersedia secara lengkap pada sumber mana pun, kecuali melalui pelaksanaan pendataan keluarga," ujarnya.

Hal strategi lainnya dari Pendataan Keluarga Tahun 2021 adalah akan dihasilkannya Data Indeks Pembangunan Keluarga (IPK) dan Informasi Keluarga membahayakan stunting dari Pendataan Keluarga Tahun 2021.

"Semoga melalui pertemuan ini dapat mendukung penuh Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Dengan adanya data yang akurat, relevan dan dapat dipercaya melalui hasil Pendataan Keluarga Tahun 2021," harapnya.(mx12/rpg)

Baca Juga:  Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai menggelar pertemuan sarasehan Pendataan Keluarga Tingkat Dumai Tahun 2021, bertempat di gedung pertemuan Wan Dahlan Ibrahim, Senin (27 /12).

Kegiatan sarasehan ini memaparkan hasil dari Pendataan Keluarga Tahun 2021 yang dilaksanakan pada 1 April sampai dengan 31 Mei 2021.

Sarasehan ini bertujuan untuk mengetahui kebenaran data secara akurat, sehingga memenuhi kebutuhan data dan informasi yang akan menjadi salah satu dasar dalam menjalankan program pembangunan keluarga serta mendukung program pembangunan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Dumai, H Indra Gunawan menjelaskan, bahwa Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK21) yang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, di mana pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data dan informasi mengenai kependudukan dan keluarga melalui sensus, survei, dan pendataan keluarga yang dilaksanakan serentak setiap lima tahun sekali.

Baca Juga:  Dodi Reza Alex Nurdin Dicopot dari Jabatan Bupati Muba

"Tentunya data yang dihasilkan harus akurat, relevan dan dapat dipertanggung jawabkan, karena basis data ini menghasilkan profil pasangan usia subur (PUS), keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, keluarga dengan lansia yang tidak tersedia secara lengkap pada sumber mana pun, kecuali melalui pelaksanaan pendataan keluarga," ujarnya.

Hal strategi lainnya dari Pendataan Keluarga Tahun 2021 adalah akan dihasilkannya Data Indeks Pembangunan Keluarga (IPK) dan Informasi Keluarga membahayakan stunting dari Pendataan Keluarga Tahun 2021.

"Semoga melalui pertemuan ini dapat mendukung penuh Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Dengan adanya data yang akurat, relevan dan dapat dipercaya melalui hasil Pendataan Keluarga Tahun 2021," harapnya.(mx12/rpg)

Baca Juga:  Sebuah Studi Temukan Ada Ribuan Aplikasi Berbahaya di Play Store
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Pendataan Masyarakat Harus Relevan dan Akurat

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai menggelar pertemuan sarasehan Pendataan Keluarga Tingkat Dumai Tahun 2021, bertempat di gedung pertemuan Wan Dahlan Ibrahim, Senin (27 /12).

Kegiatan sarasehan ini memaparkan hasil dari Pendataan Keluarga Tahun 2021 yang dilaksanakan pada 1 April sampai dengan 31 Mei 2021.

Sarasehan ini bertujuan untuk mengetahui kebenaran data secara akurat, sehingga memenuhi kebutuhan data dan informasi yang akan menjadi salah satu dasar dalam menjalankan program pembangunan keluarga serta mendukung program pembangunan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Dumai, H Indra Gunawan menjelaskan, bahwa Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK21) yang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, di mana pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data dan informasi mengenai kependudukan dan keluarga melalui sensus, survei, dan pendataan keluarga yang dilaksanakan serentak setiap lima tahun sekali.

Baca Juga:  Hoaks, Parkir Kendaraan GMC Mahal

"Tentunya data yang dihasilkan harus akurat, relevan dan dapat dipertanggung jawabkan, karena basis data ini menghasilkan profil pasangan usia subur (PUS), keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, keluarga dengan lansia yang tidak tersedia secara lengkap pada sumber mana pun, kecuali melalui pelaksanaan pendataan keluarga," ujarnya.

Hal strategi lainnya dari Pendataan Keluarga Tahun 2021 adalah akan dihasilkannya Data Indeks Pembangunan Keluarga (IPK) dan Informasi Keluarga membahayakan stunting dari Pendataan Keluarga Tahun 2021.

"Semoga melalui pertemuan ini dapat mendukung penuh Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Dengan adanya data yang akurat, relevan dan dapat dipercaya melalui hasil Pendataan Keluarga Tahun 2021," harapnya.(mx12/rpg)

Baca Juga:  Pelaku Dugaan Penipuan Keluarga Sendiri Ditangkap

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai menggelar pertemuan sarasehan Pendataan Keluarga Tingkat Dumai Tahun 2021, bertempat di gedung pertemuan Wan Dahlan Ibrahim, Senin (27 /12).

Kegiatan sarasehan ini memaparkan hasil dari Pendataan Keluarga Tahun 2021 yang dilaksanakan pada 1 April sampai dengan 31 Mei 2021.

Sarasehan ini bertujuan untuk mengetahui kebenaran data secara akurat, sehingga memenuhi kebutuhan data dan informasi yang akan menjadi salah satu dasar dalam menjalankan program pembangunan keluarga serta mendukung program pembangunan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Dumai, H Indra Gunawan menjelaskan, bahwa Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK21) yang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, di mana pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data dan informasi mengenai kependudukan dan keluarga melalui sensus, survei, dan pendataan keluarga yang dilaksanakan serentak setiap lima tahun sekali.

Baca Juga:  Inspektur Wilayah di BPN jadi Tersangka di KPK

"Tentunya data yang dihasilkan harus akurat, relevan dan dapat dipertanggung jawabkan, karena basis data ini menghasilkan profil pasangan usia subur (PUS), keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, keluarga dengan lansia yang tidak tersedia secara lengkap pada sumber mana pun, kecuali melalui pelaksanaan pendataan keluarga," ujarnya.

Hal strategi lainnya dari Pendataan Keluarga Tahun 2021 adalah akan dihasilkannya Data Indeks Pembangunan Keluarga (IPK) dan Informasi Keluarga membahayakan stunting dari Pendataan Keluarga Tahun 2021.

"Semoga melalui pertemuan ini dapat mendukung penuh Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Dengan adanya data yang akurat, relevan dan dapat dipercaya melalui hasil Pendataan Keluarga Tahun 2021," harapnya.(mx12/rpg)

Baca Juga:  Hoaks, Parkir Kendaraan GMC Mahal
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari