Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Jaksa Temukan Titik Terang Pelaku

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Perkara ambruknya turap Danau Tajwid di Pelalawan dalam penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Jaksa dalam penanganan perkara sudah menemukan titik terang pelaku.

Demikian diuraikan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Hilman Azazi, Selasa (26/1). "Dalam penanganan, jaksa menemukan adanya peristiwa pidana pada perkara itu. Sudah penyidikan. Sudah menemukan titik terang siapa pelakunya," ujar dia.

Sudah dikantonginya terduga pelaku ini setelah jaksa melakukan serangkaian proses penyidikan, baik dengan meminta keterangan saksi-saksi, maupun penyitaan barang bukti. Selanjutnya, tim penyidik melakukan penelaahan dan sudah menghasilkan kesimpulan.

"Memang belum ada keputusan formilnya. Tapi pendapat tim sudah ada, tinggal disahkan saja lagi," imbuhnya.

Baca Juga:  Keroyok Kapolsek, Bandar Narkoba Ditembak Mati

Dalam penyidikan perkara ini, penyidik sudah menyegel turap pembatas jalan dengan Sungai Kampar menuju Danau Tajwid di Kecamatan Langgam, Pelalawan itu.  Ini dilakukan pada awal Januari kemarin.

Turap di kawasan wisata alam Danau Tajwid ambruk pada Sabtu, 12 September 2020 lalu. Diduga ada unsur kesengajaan oleh oknum tidak bertanggung jawab atas robohnya turap sepanjang 200 meter itu.

Meski usianya baru setahun lebih, turap sudah mengalami kerusakan cukup berat. Pada sisi tebing, berdampak adanya Iubang-lubang yang cukup menganga. Turap dikerjakan oleh PT Raja Oloan. Nilai kontrak proyek sebesar Rp6.163.648.600. Dari nilai itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan baru membayar rekanan sebesar Rp2 miliar.(ali)

Baca Juga:  Berebut Jejak Pembangunan

 

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Perkara ambruknya turap Danau Tajwid di Pelalawan dalam penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Jaksa dalam penanganan perkara sudah menemukan titik terang pelaku.

Demikian diuraikan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Hilman Azazi, Selasa (26/1). "Dalam penanganan, jaksa menemukan adanya peristiwa pidana pada perkara itu. Sudah penyidikan. Sudah menemukan titik terang siapa pelakunya," ujar dia.

Sudah dikantonginya terduga pelaku ini setelah jaksa melakukan serangkaian proses penyidikan, baik dengan meminta keterangan saksi-saksi, maupun penyitaan barang bukti. Selanjutnya, tim penyidik melakukan penelaahan dan sudah menghasilkan kesimpulan.

"Memang belum ada keputusan formilnya. Tapi pendapat tim sudah ada, tinggal disahkan saja lagi," imbuhnya.

Baca Juga:  Jabat Komisaris Utama Pertamina, Ahok Bakal Terima Gaji Segini

Dalam penyidikan perkara ini, penyidik sudah menyegel turap pembatas jalan dengan Sungai Kampar menuju Danau Tajwid di Kecamatan Langgam, Pelalawan itu.  Ini dilakukan pada awal Januari kemarin.

Turap di kawasan wisata alam Danau Tajwid ambruk pada Sabtu, 12 September 2020 lalu. Diduga ada unsur kesengajaan oleh oknum tidak bertanggung jawab atas robohnya turap sepanjang 200 meter itu.

Meski usianya baru setahun lebih, turap sudah mengalami kerusakan cukup berat. Pada sisi tebing, berdampak adanya Iubang-lubang yang cukup menganga. Turap dikerjakan oleh PT Raja Oloan. Nilai kontrak proyek sebesar Rp6.163.648.600. Dari nilai itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan baru membayar rekanan sebesar Rp2 miliar.(ali)

Baca Juga:  Keroyok Kapolsek, Bandar Narkoba Ditembak Mati

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Jaksa Temukan Titik Terang Pelaku

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Perkara ambruknya turap Danau Tajwid di Pelalawan dalam penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Jaksa dalam penanganan perkara sudah menemukan titik terang pelaku.

Demikian diuraikan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Hilman Azazi, Selasa (26/1). "Dalam penanganan, jaksa menemukan adanya peristiwa pidana pada perkara itu. Sudah penyidikan. Sudah menemukan titik terang siapa pelakunya," ujar dia.

Sudah dikantonginya terduga pelaku ini setelah jaksa melakukan serangkaian proses penyidikan, baik dengan meminta keterangan saksi-saksi, maupun penyitaan barang bukti. Selanjutnya, tim penyidik melakukan penelaahan dan sudah menghasilkan kesimpulan.

"Memang belum ada keputusan formilnya. Tapi pendapat tim sudah ada, tinggal disahkan saja lagi," imbuhnya.

Baca Juga:  Keroyok Kapolsek, Bandar Narkoba Ditembak Mati

Dalam penyidikan perkara ini, penyidik sudah menyegel turap pembatas jalan dengan Sungai Kampar menuju Danau Tajwid di Kecamatan Langgam, Pelalawan itu.  Ini dilakukan pada awal Januari kemarin.

Turap di kawasan wisata alam Danau Tajwid ambruk pada Sabtu, 12 September 2020 lalu. Diduga ada unsur kesengajaan oleh oknum tidak bertanggung jawab atas robohnya turap sepanjang 200 meter itu.

Meski usianya baru setahun lebih, turap sudah mengalami kerusakan cukup berat. Pada sisi tebing, berdampak adanya Iubang-lubang yang cukup menganga. Turap dikerjakan oleh PT Raja Oloan. Nilai kontrak proyek sebesar Rp6.163.648.600. Dari nilai itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan baru membayar rekanan sebesar Rp2 miliar.(ali)

Baca Juga:  Waktunya Tumbuhkan Kepedulian Sosial

 

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Perkara ambruknya turap Danau Tajwid di Pelalawan dalam penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Jaksa dalam penanganan perkara sudah menemukan titik terang pelaku.

Demikian diuraikan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Hilman Azazi, Selasa (26/1). "Dalam penanganan, jaksa menemukan adanya peristiwa pidana pada perkara itu. Sudah penyidikan. Sudah menemukan titik terang siapa pelakunya," ujar dia.

Sudah dikantonginya terduga pelaku ini setelah jaksa melakukan serangkaian proses penyidikan, baik dengan meminta keterangan saksi-saksi, maupun penyitaan barang bukti. Selanjutnya, tim penyidik melakukan penelaahan dan sudah menghasilkan kesimpulan.

"Memang belum ada keputusan formilnya. Tapi pendapat tim sudah ada, tinggal disahkan saja lagi," imbuhnya.

Baca Juga:  Ditinggal Pergi Melahirkan, Rumah Dibobol Tetangga

Dalam penyidikan perkara ini, penyidik sudah menyegel turap pembatas jalan dengan Sungai Kampar menuju Danau Tajwid di Kecamatan Langgam, Pelalawan itu.  Ini dilakukan pada awal Januari kemarin.

Turap di kawasan wisata alam Danau Tajwid ambruk pada Sabtu, 12 September 2020 lalu. Diduga ada unsur kesengajaan oleh oknum tidak bertanggung jawab atas robohnya turap sepanjang 200 meter itu.

Meski usianya baru setahun lebih, turap sudah mengalami kerusakan cukup berat. Pada sisi tebing, berdampak adanya Iubang-lubang yang cukup menganga. Turap dikerjakan oleh PT Raja Oloan. Nilai kontrak proyek sebesar Rp6.163.648.600. Dari nilai itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan baru membayar rekanan sebesar Rp2 miliar.(ali)

Baca Juga:  Polres Siak Amankan Empat Tersangka Narkoba

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari