Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Warga Pasaman Barat Sangat Perlukan Tenda

PADANG (RIAUPOS.CO) — Tenda menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk memfasilitasi korban gempa di Pasaman Barat. Pantauan di lapangan, tenda yang ada belum mampu memfasilitasi ratusan pengungsi yang ditampung di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto menjelaskan, hingga saat ini pihaknya terus mengupayakan pemenuhan tenda-tenda pengungsian di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

"Kita menyiapkan titik-titik pengungsian seperti di Tinggam, Kajai, serta halaman rumah penduduk. Kita sengaja tidak membuat pengungsian tidak di satu titik, agar penanganannya dapat terintregasi," ucapnya, Jumat malam (25/2).

Lebih lanjut, Risnawanto menjelaskan juga pada saat ini timnya sedang berupaya dalam memenuhi makanan para pengungsi. "Yang belum makan pada saat ini sedang kita siapkan dengan pemesanan di beberapa rumah makan," jelasnya.

Baca Juga:  Luhut Binsar: Cuma Dua Juta Saja Sudah Ribut

Risnawanto menjelaskan hingga saat ini korban gempa yang meninggal berjumlah 3 orang, dan yang dirujuk ke RSUP M Djamil sebanyak 5 orang.

"Warga Pasaman Barat yang meninggal berjumlah 3 orang, di rujuk ke RSUP M Djamil 5 orang, dirujuk ke RS Yarsi 25 orang," paparnya.

Wabup menjelaskan juga, 75 persen rumah rusak di Talamau, Pasaman Barat. "Kita belum mendata berapa rumah yang rusak, tetapi 75 persen rumah rusak di Kecamatan Talamau, khususnya di Nagari Kajai," tutupnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

PADANG (RIAUPOS.CO) — Tenda menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk memfasilitasi korban gempa di Pasaman Barat. Pantauan di lapangan, tenda yang ada belum mampu memfasilitasi ratusan pengungsi yang ditampung di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto menjelaskan, hingga saat ini pihaknya terus mengupayakan pemenuhan tenda-tenda pengungsian di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

"Kita menyiapkan titik-titik pengungsian seperti di Tinggam, Kajai, serta halaman rumah penduduk. Kita sengaja tidak membuat pengungsian tidak di satu titik, agar penanganannya dapat terintregasi," ucapnya, Jumat malam (25/2).

Lebih lanjut, Risnawanto menjelaskan juga pada saat ini timnya sedang berupaya dalam memenuhi makanan para pengungsi. "Yang belum makan pada saat ini sedang kita siapkan dengan pemesanan di beberapa rumah makan," jelasnya.

Baca Juga:  Terapkan KBM Hybrid, Unri Sesuaikan dengan Status Zona Covid-19

Risnawanto menjelaskan hingga saat ini korban gempa yang meninggal berjumlah 3 orang, dan yang dirujuk ke RSUP M Djamil sebanyak 5 orang.

"Warga Pasaman Barat yang meninggal berjumlah 3 orang, di rujuk ke RSUP M Djamil 5 orang, dirujuk ke RS Yarsi 25 orang," paparnya.

Wabup menjelaskan juga, 75 persen rumah rusak di Talamau, Pasaman Barat. "Kita belum mendata berapa rumah yang rusak, tetapi 75 persen rumah rusak di Kecamatan Talamau, khususnya di Nagari Kajai," tutupnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Warga Pasaman Barat Sangat Perlukan Tenda

PADANG (RIAUPOS.CO) — Tenda menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk memfasilitasi korban gempa di Pasaman Barat. Pantauan di lapangan, tenda yang ada belum mampu memfasilitasi ratusan pengungsi yang ditampung di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto menjelaskan, hingga saat ini pihaknya terus mengupayakan pemenuhan tenda-tenda pengungsian di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

"Kita menyiapkan titik-titik pengungsian seperti di Tinggam, Kajai, serta halaman rumah penduduk. Kita sengaja tidak membuat pengungsian tidak di satu titik, agar penanganannya dapat terintregasi," ucapnya, Jumat malam (25/2).

Lebih lanjut, Risnawanto menjelaskan juga pada saat ini timnya sedang berupaya dalam memenuhi makanan para pengungsi. "Yang belum makan pada saat ini sedang kita siapkan dengan pemesanan di beberapa rumah makan," jelasnya.

Baca Juga:  Pertamina Sediakan 10 Ribu KL Avtur per Bulan di Semua Bandara

Risnawanto menjelaskan hingga saat ini korban gempa yang meninggal berjumlah 3 orang, dan yang dirujuk ke RSUP M Djamil sebanyak 5 orang.

"Warga Pasaman Barat yang meninggal berjumlah 3 orang, di rujuk ke RSUP M Djamil 5 orang, dirujuk ke RS Yarsi 25 orang," paparnya.

Wabup menjelaskan juga, 75 persen rumah rusak di Talamau, Pasaman Barat. "Kita belum mendata berapa rumah yang rusak, tetapi 75 persen rumah rusak di Kecamatan Talamau, khususnya di Nagari Kajai," tutupnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

PADANG (RIAUPOS.CO) — Tenda menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk memfasilitasi korban gempa di Pasaman Barat. Pantauan di lapangan, tenda yang ada belum mampu memfasilitasi ratusan pengungsi yang ditampung di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto menjelaskan, hingga saat ini pihaknya terus mengupayakan pemenuhan tenda-tenda pengungsian di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

"Kita menyiapkan titik-titik pengungsian seperti di Tinggam, Kajai, serta halaman rumah penduduk. Kita sengaja tidak membuat pengungsian tidak di satu titik, agar penanganannya dapat terintregasi," ucapnya, Jumat malam (25/2).

Lebih lanjut, Risnawanto menjelaskan juga pada saat ini timnya sedang berupaya dalam memenuhi makanan para pengungsi. "Yang belum makan pada saat ini sedang kita siapkan dengan pemesanan di beberapa rumah makan," jelasnya.

Baca Juga:  Luhut Binsar: Cuma Dua Juta Saja Sudah Ribut

Risnawanto menjelaskan hingga saat ini korban gempa yang meninggal berjumlah 3 orang, dan yang dirujuk ke RSUP M Djamil sebanyak 5 orang.

"Warga Pasaman Barat yang meninggal berjumlah 3 orang, di rujuk ke RSUP M Djamil 5 orang, dirujuk ke RS Yarsi 25 orang," paparnya.

Wabup menjelaskan juga, 75 persen rumah rusak di Talamau, Pasaman Barat. "Kita belum mendata berapa rumah yang rusak, tetapi 75 persen rumah rusak di Kecamatan Talamau, khususnya di Nagari Kajai," tutupnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari