Minggu, 30 November 2025
spot_img

Mengerikan! 30 Orang Lebih Diduga Tewas Dibakar Tentara Myanmar

YANGON (RIAUPOS.CO) – Kelompok hak asasi manusia (HAM) melaporkan lebih dari 30 orang tewas dan tubuh mereka dibakar di negara bagian Kayah yang dilanda konflik Myanmar.

Dilansir Channelnewsasia.com, Sabtu (25/12/2021), kelompok HAM Karenni menemukan mayat orang-orang terlantar yang terbakar, termasuk orang tua, perempuan, dan anak-anak. Mereka dibunuh oleh militer yang memerintah Myanmar, dekat desa Mo So di Kota Hpruso.

"Kami sangat mengecam pembunuhan tidak manusiawi dan brutal yang melanggar ham," kata kelompok itu dalam sebuah unggahan di Facebook.

Pasukan Pertahanan Kebangsaan Karenni, salah satu dari beberapa milisi sipil terbesar yang menentang junta yang memimpin kudeta 1 Februari 2021, mengatakan bahwa yang tewas bukan anggota mereka tetapi warga sipil yang mencari perlindungan dari konflik.

Baca Juga:  Hukuman Mati untuk Koruptor di Tengah Pandemi

"Kami sangat terkejut melihat semua mayat dengan ukuran berbeda, termasuk anak-anak, perempuan, dan orang tua," kata seorang komandan dari kelompok itu.

Seorang warga yang meminta untuk tak disebutkan namanya mengatakan bahwa ia mengetahui kebakaran pada Jumat (24/12) malam. Namun, tak bisa pergi ke tempat kejadian karena ada penembakan.

"Saya pergi melihat pagi ini. Saya melihat mayat yang telah dibakar, pakaian anak-anak, dan perempuan berserakan," katanya.

Sebagai informasi, Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintah terpilih pemenang hadiah nobel Aung San Suu Kyi hampir 11 bulan lalu.

Sebagian besar warga sipil marah dengan kudeta dan tindakan keras tersebut. Banyak kekuatan perlawanan lokal bermunculan di seluruh kawasan Myanmar.

Baca Juga:  Tujuh Paket Besar Narkoba Diamankan

Sumber: AFP/Channelnewsasia/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

YANGON (RIAUPOS.CO) – Kelompok hak asasi manusia (HAM) melaporkan lebih dari 30 orang tewas dan tubuh mereka dibakar di negara bagian Kayah yang dilanda konflik Myanmar.

Dilansir Channelnewsasia.com, Sabtu (25/12/2021), kelompok HAM Karenni menemukan mayat orang-orang terlantar yang terbakar, termasuk orang tua, perempuan, dan anak-anak. Mereka dibunuh oleh militer yang memerintah Myanmar, dekat desa Mo So di Kota Hpruso.

"Kami sangat mengecam pembunuhan tidak manusiawi dan brutal yang melanggar ham," kata kelompok itu dalam sebuah unggahan di Facebook.

Pasukan Pertahanan Kebangsaan Karenni, salah satu dari beberapa milisi sipil terbesar yang menentang junta yang memimpin kudeta 1 Februari 2021, mengatakan bahwa yang tewas bukan anggota mereka tetapi warga sipil yang mencari perlindungan dari konflik.

Baca Juga:  Lima Jasad Penumpang KM Wicly Ditemukan di Perairan Tanjab Timur

"Kami sangat terkejut melihat semua mayat dengan ukuran berbeda, termasuk anak-anak, perempuan, dan orang tua," kata seorang komandan dari kelompok itu.

- Advertisement -

Seorang warga yang meminta untuk tak disebutkan namanya mengatakan bahwa ia mengetahui kebakaran pada Jumat (24/12) malam. Namun, tak bisa pergi ke tempat kejadian karena ada penembakan.

"Saya pergi melihat pagi ini. Saya melihat mayat yang telah dibakar, pakaian anak-anak, dan perempuan berserakan," katanya.

- Advertisement -

Sebagai informasi, Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintah terpilih pemenang hadiah nobel Aung San Suu Kyi hampir 11 bulan lalu.

Sebagian besar warga sipil marah dengan kudeta dan tindakan keras tersebut. Banyak kekuatan perlawanan lokal bermunculan di seluruh kawasan Myanmar.

Baca Juga:  Paksa Siswi Threesome, Guru Honorer di Bali Terancam 15 Tahun

Sumber: AFP/Channelnewsasia/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

YANGON (RIAUPOS.CO) – Kelompok hak asasi manusia (HAM) melaporkan lebih dari 30 orang tewas dan tubuh mereka dibakar di negara bagian Kayah yang dilanda konflik Myanmar.

Dilansir Channelnewsasia.com, Sabtu (25/12/2021), kelompok HAM Karenni menemukan mayat orang-orang terlantar yang terbakar, termasuk orang tua, perempuan, dan anak-anak. Mereka dibunuh oleh militer yang memerintah Myanmar, dekat desa Mo So di Kota Hpruso.

"Kami sangat mengecam pembunuhan tidak manusiawi dan brutal yang melanggar ham," kata kelompok itu dalam sebuah unggahan di Facebook.

Pasukan Pertahanan Kebangsaan Karenni, salah satu dari beberapa milisi sipil terbesar yang menentang junta yang memimpin kudeta 1 Februari 2021, mengatakan bahwa yang tewas bukan anggota mereka tetapi warga sipil yang mencari perlindungan dari konflik.

Baca Juga:  Tujuh Paket Besar Narkoba Diamankan

"Kami sangat terkejut melihat semua mayat dengan ukuran berbeda, termasuk anak-anak, perempuan, dan orang tua," kata seorang komandan dari kelompok itu.

Seorang warga yang meminta untuk tak disebutkan namanya mengatakan bahwa ia mengetahui kebakaran pada Jumat (24/12) malam. Namun, tak bisa pergi ke tempat kejadian karena ada penembakan.

"Saya pergi melihat pagi ini. Saya melihat mayat yang telah dibakar, pakaian anak-anak, dan perempuan berserakan," katanya.

Sebagai informasi, Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintah terpilih pemenang hadiah nobel Aung San Suu Kyi hampir 11 bulan lalu.

Sebagian besar warga sipil marah dengan kudeta dan tindakan keras tersebut. Banyak kekuatan perlawanan lokal bermunculan di seluruh kawasan Myanmar.

Baca Juga:  Mencekam Lagi

Sumber: AFP/Channelnewsasia/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari