Minggu, 5 April 2026
- Advertisement -

Tujuh Pasangan Tak Resmi Diamankan

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Tim Yustisi Indragiri Hilir (Inhil) menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di 27 titik di dalam Kota Tembilahan, Sabtu (21/12) dini hari.

Terjaring tujuh  pasangan bukan suami istri sedang berduaan di dalam satu kamar penginapan. Bahkan ada beberapa dari mereka merupakan anak di bawah umur 18 tahun.

Kepala Satpol PP Inhil TM Saifullah, mengatakan razia yang mereka lakukan merupakan agenda resmi dengan tujuan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di sekitar lingkungan penduduk.

“Maka itu sasaran kita penginapan dan tempat-tempat hiburan malam,”ungkap TM Saifullah.

Dalam operasi ini, Tim Yustisi yang merupakan gabungan TNI, Polri dan Satpol PP dibagi menjadi beberapa regu. Ragu 1 dan 2 untuk Tembilahan Kota. Sedangkan regu 3 dan 4 untuk wilayah Tembilahan Hulu.

Baca Juga:  Pelabuhan di Papua dan Papua Barat Kembali Beroperasi Normal

“Menjelang perayaan Natal dan tahun baru memang perlu adanya antisipasi di wilayah rawan Pekat,” paparnya.

Dengan demikian dapat menekan adanya pesta miras, narkoba,  pasangan mesum dan penyakit masyarakat lain yang dapat menganggu kenyamanan secara umum.(ind)

 

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Tim Yustisi Indragiri Hilir (Inhil) menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di 27 titik di dalam Kota Tembilahan, Sabtu (21/12) dini hari.

Terjaring tujuh  pasangan bukan suami istri sedang berduaan di dalam satu kamar penginapan. Bahkan ada beberapa dari mereka merupakan anak di bawah umur 18 tahun.

Kepala Satpol PP Inhil TM Saifullah, mengatakan razia yang mereka lakukan merupakan agenda resmi dengan tujuan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di sekitar lingkungan penduduk.

“Maka itu sasaran kita penginapan dan tempat-tempat hiburan malam,”ungkap TM Saifullah.

Dalam operasi ini, Tim Yustisi yang merupakan gabungan TNI, Polri dan Satpol PP dibagi menjadi beberapa regu. Ragu 1 dan 2 untuk Tembilahan Kota. Sedangkan regu 3 dan 4 untuk wilayah Tembilahan Hulu.

- Advertisement -
Baca Juga:  Menciptakan Kualitas Hidup yang Baik bagi Penderita Diabetes

“Menjelang perayaan Natal dan tahun baru memang perlu adanya antisipasi di wilayah rawan Pekat,” paparnya.

Dengan demikian dapat menekan adanya pesta miras, narkoba,  pasangan mesum dan penyakit masyarakat lain yang dapat menganggu kenyamanan secara umum.(ind)

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Tim Yustisi Indragiri Hilir (Inhil) menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di 27 titik di dalam Kota Tembilahan, Sabtu (21/12) dini hari.

Terjaring tujuh  pasangan bukan suami istri sedang berduaan di dalam satu kamar penginapan. Bahkan ada beberapa dari mereka merupakan anak di bawah umur 18 tahun.

Kepala Satpol PP Inhil TM Saifullah, mengatakan razia yang mereka lakukan merupakan agenda resmi dengan tujuan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di sekitar lingkungan penduduk.

“Maka itu sasaran kita penginapan dan tempat-tempat hiburan malam,”ungkap TM Saifullah.

Dalam operasi ini, Tim Yustisi yang merupakan gabungan TNI, Polri dan Satpol PP dibagi menjadi beberapa regu. Ragu 1 dan 2 untuk Tembilahan Kota. Sedangkan regu 3 dan 4 untuk wilayah Tembilahan Hulu.

Baca Juga:  Pertanyakan Zonasi, Emak-emak Ini Berusaha Bertemu Jokowi

“Menjelang perayaan Natal dan tahun baru memang perlu adanya antisipasi di wilayah rawan Pekat,” paparnya.

Dengan demikian dapat menekan adanya pesta miras, narkoba,  pasangan mesum dan penyakit masyarakat lain yang dapat menganggu kenyamanan secara umum.(ind)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari