Minggu, 6 April 2025
spot_img

Syekh Ali Jaber: Ramadan Tahun Ini Spesial, Bisa Lebih Dekat dengan Keluarga

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penceramah Syekh Ali Jaber mengingatkan umat Islam agar tidak menganggap enteng Covid-19. Harus ada kewaspadaan dari setiap warga guna mencegah terjadinya penularan. Diam di rumah menjadi salah satu opsi terbaik saat ini.

Itu pula yang perlu dilakukan oleh umat Islam pada bulan suci Ramadan yang akan tiba beberapa hari lagi. Ali meminta kepada umat Islam agar menjadikan Ramadan tahun ini istimewa dengan beribadah dari rumah.

“Beraktivitas di rumah apa lagi bulan suci Ramadan sungguh nikmat, kita bisa menjadikan nikmat bagi kita beribadah di rumah lebih dekat dengan keluarga,” kata Ali dalam ceramahnya di Graha BNPB Jakarta Timur, Selasa (21/4).

Baca Juga:  Tompi: Enggak Enak Pak, Masuk Neraka Gara-gara Orang Lain

Dia menuturkan, selama ini banyak umat islam yang menghabiskan waktu di luar rumah ketika Ramadan tiba. Sehingga waktu ibadah dan bersama keluarga menjadi sangat sedikit. Dengan kondisi saat ini, maka waktu ibadah bersama keluarga akan lebih banyak.

“Tahun ini kita jadikan Ramadan spesial, Ramadan istimewa, Ramadan khusus hadir dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala membuat kehidupan Ramadan bersama keluarga,” imbuhnya.

Dengan begitu, umat islam bisa menjalankan amalan Ramadan mulai dari membaca Alquran, hingga salat tarawih bersama keluarga di rumah. Selain itu, meskipun tidak beraktivitas di luar, umat Islam juga diminta tetap menjaga kebersihan dengan mencuci tangan secara rutin, dan menjaga kebersihan pakaian.

Baca Juga:  Desain Logo Hut Rohul  XXII di Sayembarakan

Sedangkan bagi warga yang mendesak harus melakukan aktivitas di luar rumah, agar tetap memakai masker. Dengan begitu bisa terhindar dari penularan virus.

Selain itu, larangan pemerintah agar warga tidak mudik pun sebaiknya ditaati. Karena kepulangan warga ke kampung justru bisa meningkatkan resiko orang tua terpapar Covid-19 karena daya tahan tubuh lebih lemah dibanding anaknya.

“Saya aja orang Madinah, orang tua saya berada di sana saya sudah mengambil keputusan tahun ini tidak mudik. Walaupun ada kesempatan saya bisa mudik, tapi saya tidak mau,” pungkas Ali.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penceramah Syekh Ali Jaber mengingatkan umat Islam agar tidak menganggap enteng Covid-19. Harus ada kewaspadaan dari setiap warga guna mencegah terjadinya penularan. Diam di rumah menjadi salah satu opsi terbaik saat ini.

Itu pula yang perlu dilakukan oleh umat Islam pada bulan suci Ramadan yang akan tiba beberapa hari lagi. Ali meminta kepada umat Islam agar menjadikan Ramadan tahun ini istimewa dengan beribadah dari rumah.

“Beraktivitas di rumah apa lagi bulan suci Ramadan sungguh nikmat, kita bisa menjadikan nikmat bagi kita beribadah di rumah lebih dekat dengan keluarga,” kata Ali dalam ceramahnya di Graha BNPB Jakarta Timur, Selasa (21/4).

Baca Juga:  Desain Logo Hut Rohul  XXII di Sayembarakan

Dia menuturkan, selama ini banyak umat islam yang menghabiskan waktu di luar rumah ketika Ramadan tiba. Sehingga waktu ibadah dan bersama keluarga menjadi sangat sedikit. Dengan kondisi saat ini, maka waktu ibadah bersama keluarga akan lebih banyak.

“Tahun ini kita jadikan Ramadan spesial, Ramadan istimewa, Ramadan khusus hadir dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala membuat kehidupan Ramadan bersama keluarga,” imbuhnya.

Dengan begitu, umat islam bisa menjalankan amalan Ramadan mulai dari membaca Alquran, hingga salat tarawih bersama keluarga di rumah. Selain itu, meskipun tidak beraktivitas di luar, umat Islam juga diminta tetap menjaga kebersihan dengan mencuci tangan secara rutin, dan menjaga kebersihan pakaian.

Baca Juga:  Putusan DKPP Percepat Penggantian Wahyu Setiawan

Sedangkan bagi warga yang mendesak harus melakukan aktivitas di luar rumah, agar tetap memakai masker. Dengan begitu bisa terhindar dari penularan virus.

Selain itu, larangan pemerintah agar warga tidak mudik pun sebaiknya ditaati. Karena kepulangan warga ke kampung justru bisa meningkatkan resiko orang tua terpapar Covid-19 karena daya tahan tubuh lebih lemah dibanding anaknya.

“Saya aja orang Madinah, orang tua saya berada di sana saya sudah mengambil keputusan tahun ini tidak mudik. Walaupun ada kesempatan saya bisa mudik, tapi saya tidak mau,” pungkas Ali.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Syekh Ali Jaber: Ramadan Tahun Ini Spesial, Bisa Lebih Dekat dengan Keluarga

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penceramah Syekh Ali Jaber mengingatkan umat Islam agar tidak menganggap enteng Covid-19. Harus ada kewaspadaan dari setiap warga guna mencegah terjadinya penularan. Diam di rumah menjadi salah satu opsi terbaik saat ini.

Itu pula yang perlu dilakukan oleh umat Islam pada bulan suci Ramadan yang akan tiba beberapa hari lagi. Ali meminta kepada umat Islam agar menjadikan Ramadan tahun ini istimewa dengan beribadah dari rumah.

“Beraktivitas di rumah apa lagi bulan suci Ramadan sungguh nikmat, kita bisa menjadikan nikmat bagi kita beribadah di rumah lebih dekat dengan keluarga,” kata Ali dalam ceramahnya di Graha BNPB Jakarta Timur, Selasa (21/4).

Baca Juga:  Desain Logo Hut Rohul  XXII di Sayembarakan

Dia menuturkan, selama ini banyak umat islam yang menghabiskan waktu di luar rumah ketika Ramadan tiba. Sehingga waktu ibadah dan bersama keluarga menjadi sangat sedikit. Dengan kondisi saat ini, maka waktu ibadah bersama keluarga akan lebih banyak.

“Tahun ini kita jadikan Ramadan spesial, Ramadan istimewa, Ramadan khusus hadir dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala membuat kehidupan Ramadan bersama keluarga,” imbuhnya.

Dengan begitu, umat islam bisa menjalankan amalan Ramadan mulai dari membaca Alquran, hingga salat tarawih bersama keluarga di rumah. Selain itu, meskipun tidak beraktivitas di luar, umat Islam juga diminta tetap menjaga kebersihan dengan mencuci tangan secara rutin, dan menjaga kebersihan pakaian.

Baca Juga:  Tragis, Suami Beli Nasi Bungkus, Istri Gantung Diri

Sedangkan bagi warga yang mendesak harus melakukan aktivitas di luar rumah, agar tetap memakai masker. Dengan begitu bisa terhindar dari penularan virus.

Selain itu, larangan pemerintah agar warga tidak mudik pun sebaiknya ditaati. Karena kepulangan warga ke kampung justru bisa meningkatkan resiko orang tua terpapar Covid-19 karena daya tahan tubuh lebih lemah dibanding anaknya.

“Saya aja orang Madinah, orang tua saya berada di sana saya sudah mengambil keputusan tahun ini tidak mudik. Walaupun ada kesempatan saya bisa mudik, tapi saya tidak mau,” pungkas Ali.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penceramah Syekh Ali Jaber mengingatkan umat Islam agar tidak menganggap enteng Covid-19. Harus ada kewaspadaan dari setiap warga guna mencegah terjadinya penularan. Diam di rumah menjadi salah satu opsi terbaik saat ini.

Itu pula yang perlu dilakukan oleh umat Islam pada bulan suci Ramadan yang akan tiba beberapa hari lagi. Ali meminta kepada umat Islam agar menjadikan Ramadan tahun ini istimewa dengan beribadah dari rumah.

“Beraktivitas di rumah apa lagi bulan suci Ramadan sungguh nikmat, kita bisa menjadikan nikmat bagi kita beribadah di rumah lebih dekat dengan keluarga,” kata Ali dalam ceramahnya di Graha BNPB Jakarta Timur, Selasa (21/4).

Baca Juga:  Tompi: Enggak Enak Pak, Masuk Neraka Gara-gara Orang Lain

Dia menuturkan, selama ini banyak umat islam yang menghabiskan waktu di luar rumah ketika Ramadan tiba. Sehingga waktu ibadah dan bersama keluarga menjadi sangat sedikit. Dengan kondisi saat ini, maka waktu ibadah bersama keluarga akan lebih banyak.

“Tahun ini kita jadikan Ramadan spesial, Ramadan istimewa, Ramadan khusus hadir dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala membuat kehidupan Ramadan bersama keluarga,” imbuhnya.

Dengan begitu, umat islam bisa menjalankan amalan Ramadan mulai dari membaca Alquran, hingga salat tarawih bersama keluarga di rumah. Selain itu, meskipun tidak beraktivitas di luar, umat Islam juga diminta tetap menjaga kebersihan dengan mencuci tangan secara rutin, dan menjaga kebersihan pakaian.

Baca Juga:  Kenal di FB, ABG Diperkosa dan Digilir 8 Pemuda

Sedangkan bagi warga yang mendesak harus melakukan aktivitas di luar rumah, agar tetap memakai masker. Dengan begitu bisa terhindar dari penularan virus.

Selain itu, larangan pemerintah agar warga tidak mudik pun sebaiknya ditaati. Karena kepulangan warga ke kampung justru bisa meningkatkan resiko orang tua terpapar Covid-19 karena daya tahan tubuh lebih lemah dibanding anaknya.

“Saya aja orang Madinah, orang tua saya berada di sana saya sudah mengambil keputusan tahun ini tidak mudik. Walaupun ada kesempatan saya bisa mudik, tapi saya tidak mau,” pungkas Ali.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari