Minggu, 22 Maret 2026
- Advertisement -

Enam Petugas yang Terlibat Penindakan H Permata Diperiksa Internal Bea Cukai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kasus tewasnya H Permata dan seorang nahkoda kapal Bahar oleh petugas gabungan Bea Cukai di perairan Indragiri Hilir (Inhil) terus bergulir. 

Kali ini, Kantor Pusat Ditjen Bea dan Cukai tengah melakukan pemeriksaan secara internal terhadap 6 petugas yang terlibat pada malam penindakan H Permata dkk.

Hal itu diungkapkan Kasi Penyidikan Kanwil BC Riau Satrianto saat mendampingi dua pejabat BC dari Tembilahan dan Balai Karimun di Mapolda Riau, Kamis (21/1/2021).

"Untuk yang enam itu sedang di periksa di pusat. Diperiksa secara internal. Namanya pemeriksaan kepatuhan," ujar Satrianto.

Ia menjelaskan, pihak BC sendiri telah memberikan bantuan hukum untuk para petugas yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau. 

Baca Juga:  Gempa M 6,9 Picu Peringatan Dini Tsunami

"Ada bantuan hukum yang diberikan. Kalau saya sendiri kan mendampingi. Mendampingi yang dari kantor Tembilahan dan Balai Karimun. Ini sedang berlangsung pemeriksaan," sambungnya.

Untuk diketahui, Direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Riau memeriksa dua orang dari pihak Bea Cukai terkait tewasnya pengusaha asal Batam, H Permata dan seorang nahkoda kapal bernama Bahar.

Itu terjadi saat penindakan penyelundupan rokok ilegal oleh satgas Bea dan Cukai di perairan Inhil. Dari keterangan pihak Bea Cukai, kelompok H Permata melakukan perlawanan saat hendak ditindak. Sehingga para petugas yang berada dilokasi melakukan penindakan terukur dengan melepaskan tembakan.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kasus tewasnya H Permata dan seorang nahkoda kapal Bahar oleh petugas gabungan Bea Cukai di perairan Indragiri Hilir (Inhil) terus bergulir. 

Kali ini, Kantor Pusat Ditjen Bea dan Cukai tengah melakukan pemeriksaan secara internal terhadap 6 petugas yang terlibat pada malam penindakan H Permata dkk.

Hal itu diungkapkan Kasi Penyidikan Kanwil BC Riau Satrianto saat mendampingi dua pejabat BC dari Tembilahan dan Balai Karimun di Mapolda Riau, Kamis (21/1/2021).

"Untuk yang enam itu sedang di periksa di pusat. Diperiksa secara internal. Namanya pemeriksaan kepatuhan," ujar Satrianto.

Ia menjelaskan, pihak BC sendiri telah memberikan bantuan hukum untuk para petugas yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau. 

- Advertisement -
Baca Juga:  Sampah Organik Tahura SSH Dimanfaatkan jadi Pupuk Kompos

"Ada bantuan hukum yang diberikan. Kalau saya sendiri kan mendampingi. Mendampingi yang dari kantor Tembilahan dan Balai Karimun. Ini sedang berlangsung pemeriksaan," sambungnya.

Untuk diketahui, Direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Riau memeriksa dua orang dari pihak Bea Cukai terkait tewasnya pengusaha asal Batam, H Permata dan seorang nahkoda kapal bernama Bahar.

- Advertisement -

Itu terjadi saat penindakan penyelundupan rokok ilegal oleh satgas Bea dan Cukai di perairan Inhil. Dari keterangan pihak Bea Cukai, kelompok H Permata melakukan perlawanan saat hendak ditindak. Sehingga para petugas yang berada dilokasi melakukan penindakan terukur dengan melepaskan tembakan.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kasus tewasnya H Permata dan seorang nahkoda kapal Bahar oleh petugas gabungan Bea Cukai di perairan Indragiri Hilir (Inhil) terus bergulir. 

Kali ini, Kantor Pusat Ditjen Bea dan Cukai tengah melakukan pemeriksaan secara internal terhadap 6 petugas yang terlibat pada malam penindakan H Permata dkk.

Hal itu diungkapkan Kasi Penyidikan Kanwil BC Riau Satrianto saat mendampingi dua pejabat BC dari Tembilahan dan Balai Karimun di Mapolda Riau, Kamis (21/1/2021).

"Untuk yang enam itu sedang di periksa di pusat. Diperiksa secara internal. Namanya pemeriksaan kepatuhan," ujar Satrianto.

Ia menjelaskan, pihak BC sendiri telah memberikan bantuan hukum untuk para petugas yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau. 

Baca Juga:  Istana Siak Dibuka, Kunjungan Sesuai Protokol Covid-19

"Ada bantuan hukum yang diberikan. Kalau saya sendiri kan mendampingi. Mendampingi yang dari kantor Tembilahan dan Balai Karimun. Ini sedang berlangsung pemeriksaan," sambungnya.

Untuk diketahui, Direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Riau memeriksa dua orang dari pihak Bea Cukai terkait tewasnya pengusaha asal Batam, H Permata dan seorang nahkoda kapal bernama Bahar.

Itu terjadi saat penindakan penyelundupan rokok ilegal oleh satgas Bea dan Cukai di perairan Inhil. Dari keterangan pihak Bea Cukai, kelompok H Permata melakukan perlawanan saat hendak ditindak. Sehingga para petugas yang berada dilokasi melakukan penindakan terukur dengan melepaskan tembakan.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari