Minggu, 6 April 2025
spot_img

DPRD Minta PT Pertamina Tindak Tegas SPBU Nakal

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua DPRD Rohul M Sahril Topan ST meminta kepada PT Pertamina untuk menindak tegas kepada SPBU nakal yang beroperasi di Rohul, terutama yang menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar menggunakan jerigen.

Selain dugaan adanya permainan antara petugas SPBU dengan pemilik kendaraan yang tangki kendarannya dimodifikasi. Karena dengan adanya penjualan BBM jenis premium maupun solar, terjadi kelangkaan BBM jenis premium dan antrean panjang kendaraan bermotor hingga ke badan jalan.

Diakuinya, sebagai wakil rakyat telah banyak menerima laporan dari masyarakat, terkait kelangkaan BBM jenis premium di SPBU, karena adanya oknum yang mengisi BBM dengan tangki kendaraan yang telah dimodifikasi.

Baca Juga:  Kalapas Bangkinang Terkejut Ada Kurir Antarkan Sabu 1 Kg ke Lapas

"Kita minta pihak PT Pertamina menyikapi keluhan masyarakat untuk menindak tegas dan sanksi kepada SPBU, khususnya yang melayani oknum membeli BBM menggunakan jerigen dan tangki kendaraan yang dimodifikasi," ungkap M Sahril Topan kepada Riau Pos, Senin (20/1).

Ketua DPD Partai Amanat Nasional Rohul itu mengaku, melihat dan menyaksikan langsung salah satu SPBU  yang fokus melayani pembelian BBM premium dengan menggunakan jerigen, ketimbang masyarakat yang mengisi BBM untuk kendaraan.

"Saya ada punya rekaman video, salah satu SPBU yang menjual BBM jenis premium menggunakan jerigen. Kita menduga, BBM yang dibeli di SPBU itu, dijual kepada masyarakat atau penampung, dengan harga d iatas harga eceran tertinggi. Sehingga harga jual eceran BBM jenis premium di tepi jalan berkisar Rp10 ribu hingga Rp11 ribu," katanya.

Baca Juga:  Kisah OTT KPK

Pria yang dipanggil akrab Topan itu, menyebutkan, antrean panjang kendaraan bermotor yang masih terjadi di sejumlah SPBU harus disikapi oleh pemerintah daerah. Karena ada dugaan, pembelian BBM jenis premium oleh oknum masyarakat dengan menggunakan kendaraan roda empat, dengan tangki yang sudah dimodifikasi.(adv)

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua DPRD Rohul M Sahril Topan ST meminta kepada PT Pertamina untuk menindak tegas kepada SPBU nakal yang beroperasi di Rohul, terutama yang menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar menggunakan jerigen.

Selain dugaan adanya permainan antara petugas SPBU dengan pemilik kendaraan yang tangki kendarannya dimodifikasi. Karena dengan adanya penjualan BBM jenis premium maupun solar, terjadi kelangkaan BBM jenis premium dan antrean panjang kendaraan bermotor hingga ke badan jalan.

Diakuinya, sebagai wakil rakyat telah banyak menerima laporan dari masyarakat, terkait kelangkaan BBM jenis premium di SPBU, karena adanya oknum yang mengisi BBM dengan tangki kendaraan yang telah dimodifikasi.

Baca Juga:  Tewasnya Brigadir J Masih Misteri, Komisi III DPR Sebut Nama Kapolri

"Kita minta pihak PT Pertamina menyikapi keluhan masyarakat untuk menindak tegas dan sanksi kepada SPBU, khususnya yang melayani oknum membeli BBM menggunakan jerigen dan tangki kendaraan yang dimodifikasi," ungkap M Sahril Topan kepada Riau Pos, Senin (20/1).

Ketua DPD Partai Amanat Nasional Rohul itu mengaku, melihat dan menyaksikan langsung salah satu SPBU  yang fokus melayani pembelian BBM premium dengan menggunakan jerigen, ketimbang masyarakat yang mengisi BBM untuk kendaraan.

"Saya ada punya rekaman video, salah satu SPBU yang menjual BBM jenis premium menggunakan jerigen. Kita menduga, BBM yang dibeli di SPBU itu, dijual kepada masyarakat atau penampung, dengan harga d iatas harga eceran tertinggi. Sehingga harga jual eceran BBM jenis premium di tepi jalan berkisar Rp10 ribu hingga Rp11 ribu," katanya.

Baca Juga:  Sehari, Dua Warga Tampan Gantung Diri

Pria yang dipanggil akrab Topan itu, menyebutkan, antrean panjang kendaraan bermotor yang masih terjadi di sejumlah SPBU harus disikapi oleh pemerintah daerah. Karena ada dugaan, pembelian BBM jenis premium oleh oknum masyarakat dengan menggunakan kendaraan roda empat, dengan tangki yang sudah dimodifikasi.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

DPRD Minta PT Pertamina Tindak Tegas SPBU Nakal

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua DPRD Rohul M Sahril Topan ST meminta kepada PT Pertamina untuk menindak tegas kepada SPBU nakal yang beroperasi di Rohul, terutama yang menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar menggunakan jerigen.

Selain dugaan adanya permainan antara petugas SPBU dengan pemilik kendaraan yang tangki kendarannya dimodifikasi. Karena dengan adanya penjualan BBM jenis premium maupun solar, terjadi kelangkaan BBM jenis premium dan antrean panjang kendaraan bermotor hingga ke badan jalan.

Diakuinya, sebagai wakil rakyat telah banyak menerima laporan dari masyarakat, terkait kelangkaan BBM jenis premium di SPBU, karena adanya oknum yang mengisi BBM dengan tangki kendaraan yang telah dimodifikasi.

Baca Juga:  Djoko Tjandra di Malaysia, Perlu Lobi Tingkat Tinggi

"Kita minta pihak PT Pertamina menyikapi keluhan masyarakat untuk menindak tegas dan sanksi kepada SPBU, khususnya yang melayani oknum membeli BBM menggunakan jerigen dan tangki kendaraan yang dimodifikasi," ungkap M Sahril Topan kepada Riau Pos, Senin (20/1).

Ketua DPD Partai Amanat Nasional Rohul itu mengaku, melihat dan menyaksikan langsung salah satu SPBU  yang fokus melayani pembelian BBM premium dengan menggunakan jerigen, ketimbang masyarakat yang mengisi BBM untuk kendaraan.

"Saya ada punya rekaman video, salah satu SPBU yang menjual BBM jenis premium menggunakan jerigen. Kita menduga, BBM yang dibeli di SPBU itu, dijual kepada masyarakat atau penampung, dengan harga d iatas harga eceran tertinggi. Sehingga harga jual eceran BBM jenis premium di tepi jalan berkisar Rp10 ribu hingga Rp11 ribu," katanya.

Baca Juga:  Budidaya Ternak Ayam Broiler di Sekitar Tol Pekanbaru-Bangkinang

Pria yang dipanggil akrab Topan itu, menyebutkan, antrean panjang kendaraan bermotor yang masih terjadi di sejumlah SPBU harus disikapi oleh pemerintah daerah. Karena ada dugaan, pembelian BBM jenis premium oleh oknum masyarakat dengan menggunakan kendaraan roda empat, dengan tangki yang sudah dimodifikasi.(adv)

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua DPRD Rohul M Sahril Topan ST meminta kepada PT Pertamina untuk menindak tegas kepada SPBU nakal yang beroperasi di Rohul, terutama yang menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar menggunakan jerigen.

Selain dugaan adanya permainan antara petugas SPBU dengan pemilik kendaraan yang tangki kendarannya dimodifikasi. Karena dengan adanya penjualan BBM jenis premium maupun solar, terjadi kelangkaan BBM jenis premium dan antrean panjang kendaraan bermotor hingga ke badan jalan.

Diakuinya, sebagai wakil rakyat telah banyak menerima laporan dari masyarakat, terkait kelangkaan BBM jenis premium di SPBU, karena adanya oknum yang mengisi BBM dengan tangki kendaraan yang telah dimodifikasi.

Baca Juga:  Kalapas Bangkinang Terkejut Ada Kurir Antarkan Sabu 1 Kg ke Lapas

"Kita minta pihak PT Pertamina menyikapi keluhan masyarakat untuk menindak tegas dan sanksi kepada SPBU, khususnya yang melayani oknum membeli BBM menggunakan jerigen dan tangki kendaraan yang dimodifikasi," ungkap M Sahril Topan kepada Riau Pos, Senin (20/1).

Ketua DPD Partai Amanat Nasional Rohul itu mengaku, melihat dan menyaksikan langsung salah satu SPBU  yang fokus melayani pembelian BBM premium dengan menggunakan jerigen, ketimbang masyarakat yang mengisi BBM untuk kendaraan.

"Saya ada punya rekaman video, salah satu SPBU yang menjual BBM jenis premium menggunakan jerigen. Kita menduga, BBM yang dibeli di SPBU itu, dijual kepada masyarakat atau penampung, dengan harga d iatas harga eceran tertinggi. Sehingga harga jual eceran BBM jenis premium di tepi jalan berkisar Rp10 ribu hingga Rp11 ribu," katanya.

Baca Juga:  Kisah OTT KPK

Pria yang dipanggil akrab Topan itu, menyebutkan, antrean panjang kendaraan bermotor yang masih terjadi di sejumlah SPBU harus disikapi oleh pemerintah daerah. Karena ada dugaan, pembelian BBM jenis premium oleh oknum masyarakat dengan menggunakan kendaraan roda empat, dengan tangki yang sudah dimodifikasi.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari