Senin, 7 April 2025
spot_img

Minum Kopi Kurangi Risiko Diabetes

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar gembira untuk pencinta kopi. Menurut penelitian terbaru, kopi dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Internal Medicine itu mengungkapkan manfaat tersebut tergantung dari cara Anda meracik kopi.

Ternyata kopi yang disaring atau tanpa ampas jauh lebih bermanfaat bagi mereka yang berisiko terkena diabetes. Temuan dari Chalmers University of Technology dan Umea University di Swedia, menggunakan metode baru untuk membantu membedakan antara efek kopi yang disaring dan kopi rebus. Kesimpulannya, kopi disaring lebih sehat bagi mereka yang berisiko.

“Kami telah mengidentifikasi molekul spesifik ‘biomarker’ dalam darah pencinta kopi dari asupan berbagai jenis kopi. Biomarker ini kemudian digunakan untuk analisis ketika menghitung risiko diabetes tipe 2,” kata peneliti studi Rikard Landberg, Profesor di Universitas Umea seperti dilansir dari NDTV, Kamis (19/12).

Baca Juga:  Dapat Penghargaan Khusus di IMAA, Ini Kata Rhoma Irama

Hasilnya menunjukkan bahwa kopi yang disaring memiliki efek positif dalam hal mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Namun kopi biasa tidak menunjukkan manfaat itu.

Dengan penggunaan biomarker ini, para peneliti dapat menunjukkan bahwa orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi yang disaring tanpa ampas sehari memiliki risiko 60 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 daripada orang yang minum kurang dari satu cangkir kopi yang disaring. Para peserta juga diminta untuk menjawab kuesioner diet.

Peneliti mengidentifikasi konsentrasi darah molekul dari makanan atau minuman tertentu dan menggunakannya sebagai pengukuran asupan yang objektif. Ketika Anda menyaring kopi, maka akan mendapatkan manfaat kesehatan dari banyak molekul lain yang ada, seperti zat fenolik.

Baca Juga:  Kabar Baik, Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 di Dumai Sembuh

“Dalam jumlah sedang, kafein juga memiliki positif efek kesehatan, “kata Landber.

Beberapa jenis kopi lainnya belum diselidiki secara khusus dalam penelitian ini. Misalnya kopi instan, espresso, cafetiere, dan lainnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar gembira untuk pencinta kopi. Menurut penelitian terbaru, kopi dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Internal Medicine itu mengungkapkan manfaat tersebut tergantung dari cara Anda meracik kopi.

Ternyata kopi yang disaring atau tanpa ampas jauh lebih bermanfaat bagi mereka yang berisiko terkena diabetes. Temuan dari Chalmers University of Technology dan Umea University di Swedia, menggunakan metode baru untuk membantu membedakan antara efek kopi yang disaring dan kopi rebus. Kesimpulannya, kopi disaring lebih sehat bagi mereka yang berisiko.

“Kami telah mengidentifikasi molekul spesifik ‘biomarker’ dalam darah pencinta kopi dari asupan berbagai jenis kopi. Biomarker ini kemudian digunakan untuk analisis ketika menghitung risiko diabetes tipe 2,” kata peneliti studi Rikard Landberg, Profesor di Universitas Umea seperti dilansir dari NDTV, Kamis (19/12).

Baca Juga:  6 Tips Belanja Ramah Lingkungan

Hasilnya menunjukkan bahwa kopi yang disaring memiliki efek positif dalam hal mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Namun kopi biasa tidak menunjukkan manfaat itu.

Dengan penggunaan biomarker ini, para peneliti dapat menunjukkan bahwa orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi yang disaring tanpa ampas sehari memiliki risiko 60 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 daripada orang yang minum kurang dari satu cangkir kopi yang disaring. Para peserta juga diminta untuk menjawab kuesioner diet.

Peneliti mengidentifikasi konsentrasi darah molekul dari makanan atau minuman tertentu dan menggunakannya sebagai pengukuran asupan yang objektif. Ketika Anda menyaring kopi, maka akan mendapatkan manfaat kesehatan dari banyak molekul lain yang ada, seperti zat fenolik.

Baca Juga:  Dapat Penghargaan Khusus di IMAA, Ini Kata Rhoma Irama

“Dalam jumlah sedang, kafein juga memiliki positif efek kesehatan, “kata Landber.

Beberapa jenis kopi lainnya belum diselidiki secara khusus dalam penelitian ini. Misalnya kopi instan, espresso, cafetiere, dan lainnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Minum Kopi Kurangi Risiko Diabetes

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar gembira untuk pencinta kopi. Menurut penelitian terbaru, kopi dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Internal Medicine itu mengungkapkan manfaat tersebut tergantung dari cara Anda meracik kopi.

Ternyata kopi yang disaring atau tanpa ampas jauh lebih bermanfaat bagi mereka yang berisiko terkena diabetes. Temuan dari Chalmers University of Technology dan Umea University di Swedia, menggunakan metode baru untuk membantu membedakan antara efek kopi yang disaring dan kopi rebus. Kesimpulannya, kopi disaring lebih sehat bagi mereka yang berisiko.

“Kami telah mengidentifikasi molekul spesifik ‘biomarker’ dalam darah pencinta kopi dari asupan berbagai jenis kopi. Biomarker ini kemudian digunakan untuk analisis ketika menghitung risiko diabetes tipe 2,” kata peneliti studi Rikard Landberg, Profesor di Universitas Umea seperti dilansir dari NDTV, Kamis (19/12).

Baca Juga:  Dunia Lain Pevoli Cantik Maya Kurnia Indah Sari

Hasilnya menunjukkan bahwa kopi yang disaring memiliki efek positif dalam hal mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Namun kopi biasa tidak menunjukkan manfaat itu.

Dengan penggunaan biomarker ini, para peneliti dapat menunjukkan bahwa orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi yang disaring tanpa ampas sehari memiliki risiko 60 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 daripada orang yang minum kurang dari satu cangkir kopi yang disaring. Para peserta juga diminta untuk menjawab kuesioner diet.

Peneliti mengidentifikasi konsentrasi darah molekul dari makanan atau minuman tertentu dan menggunakannya sebagai pengukuran asupan yang objektif. Ketika Anda menyaring kopi, maka akan mendapatkan manfaat kesehatan dari banyak molekul lain yang ada, seperti zat fenolik.

Baca Juga:  Kabar Baik, Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 di Dumai Sembuh

“Dalam jumlah sedang, kafein juga memiliki positif efek kesehatan, “kata Landber.

Beberapa jenis kopi lainnya belum diselidiki secara khusus dalam penelitian ini. Misalnya kopi instan, espresso, cafetiere, dan lainnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar gembira untuk pencinta kopi. Menurut penelitian terbaru, kopi dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Internal Medicine itu mengungkapkan manfaat tersebut tergantung dari cara Anda meracik kopi.

Ternyata kopi yang disaring atau tanpa ampas jauh lebih bermanfaat bagi mereka yang berisiko terkena diabetes. Temuan dari Chalmers University of Technology dan Umea University di Swedia, menggunakan metode baru untuk membantu membedakan antara efek kopi yang disaring dan kopi rebus. Kesimpulannya, kopi disaring lebih sehat bagi mereka yang berisiko.

“Kami telah mengidentifikasi molekul spesifik ‘biomarker’ dalam darah pencinta kopi dari asupan berbagai jenis kopi. Biomarker ini kemudian digunakan untuk analisis ketika menghitung risiko diabetes tipe 2,” kata peneliti studi Rikard Landberg, Profesor di Universitas Umea seperti dilansir dari NDTV, Kamis (19/12).

Baca Juga:  Akan Dilaporkan Coki ke Polda, Gubsu Minta Dibela Wartawan

Hasilnya menunjukkan bahwa kopi yang disaring memiliki efek positif dalam hal mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Namun kopi biasa tidak menunjukkan manfaat itu.

Dengan penggunaan biomarker ini, para peneliti dapat menunjukkan bahwa orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi yang disaring tanpa ampas sehari memiliki risiko 60 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 daripada orang yang minum kurang dari satu cangkir kopi yang disaring. Para peserta juga diminta untuk menjawab kuesioner diet.

Peneliti mengidentifikasi konsentrasi darah molekul dari makanan atau minuman tertentu dan menggunakannya sebagai pengukuran asupan yang objektif. Ketika Anda menyaring kopi, maka akan mendapatkan manfaat kesehatan dari banyak molekul lain yang ada, seperti zat fenolik.

Baca Juga:  Dapat Penghargaan Khusus di IMAA, Ini Kata Rhoma Irama

“Dalam jumlah sedang, kafein juga memiliki positif efek kesehatan, “kata Landber.

Beberapa jenis kopi lainnya belum diselidiki secara khusus dalam penelitian ini. Misalnya kopi instan, espresso, cafetiere, dan lainnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari