Selasa, 31 Maret 2026
- Advertisement -

Gubri Sudah Koordinasi dengan Dirjen Perhubungan Darat

SIAK (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau H Syamsuar MSi meninjau dermaga Roro Mengkapan, Tanjung Buton,  Kecamatan Sungai Apit, Siak, Selasa malam (17/9/2019).

Dalam tinjauan tersebut Gubernur didamping Kepala Dinas Perhubungan Siak Arief Fadila, Camat Sei Apit Wahyudi langsung melihat kondisi demaga yang ambruk.

Dirinya mengaku prihatin dengan adanya salah satu korban yang merupakan pengawai dari Kementerian Perhubungan yang ditugasi di UPT Pelabuhan Tanjung Buton bernama Riandy. Gubri Syamsuar pada kesempatan tersebut juga menemui keluarga korban Riandy. 

Dirinya berharap semua kekuatan yang ada baik Badan Penanggulangan Bencana Alam, Basarnas, Angkatan Laut, Polisi Airun, Dinas Perhubungan dan semua pihak termasuk juga  camat serta masyarakat yang ikut membantu untuk bekerja keras menemui Riandy yang merupakan pengawai Kementerian Perhubungan, mudah- mudahan bisa ditemukan segera.

Baca Juga:  Minum Kopi Picu Kecanduan, Ini Pengaruhnya Pada Gula Darah

"Makanya saya ingin mengecek kesiapan semua pihak. Tadi di Pekanbaru saya langsung menghubungi Basarnas, mereka telah tugas sini. Semoga dalam waktu tidak akan begitu lama ditemukan. Kita berupaya keras untuk menemui saudara Riandy," jelasnya.

Kemudian lanjut Syamsuar, dia telah meminta bantuan kepada Dirjen Penghubungan Darat melalui program tanggap bencana dapat membantu Pemerintah Provinsi Riau untuk mempersiapkan penyeberangan pelabuhan roro yang saat ini terkendala.

Karena terkendalanya penyeberangan ini akan sangat mempengaruhi turunnya arus barang dan orang yang masuk yang sehari-hari ada hubungan antara Riau, Sumatera Barat bersama Kepulauan Riau, melalui Karimun, Batam juga Jambi.

"Kita tahu semakin tahun semakin berkembang Pelabuhan Buton. Dulu semasa menjabat Bupati Siak awal- awalnya masih sepi, sekarang sudah tinggi sekali.Ini mempergaruh orang dan barang dari Sumatera mau ke Pulau Meranti," katanya.(wik)

Baca Juga:  UD Trucks Pamer Kecanggihan Fitur Quester dan Kuzer

Laporan: Wiwiek/Siak
Editor: wws
 

SIAK (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau H Syamsuar MSi meninjau dermaga Roro Mengkapan, Tanjung Buton,  Kecamatan Sungai Apit, Siak, Selasa malam (17/9/2019).

Dalam tinjauan tersebut Gubernur didamping Kepala Dinas Perhubungan Siak Arief Fadila, Camat Sei Apit Wahyudi langsung melihat kondisi demaga yang ambruk.

Dirinya mengaku prihatin dengan adanya salah satu korban yang merupakan pengawai dari Kementerian Perhubungan yang ditugasi di UPT Pelabuhan Tanjung Buton bernama Riandy. Gubri Syamsuar pada kesempatan tersebut juga menemui keluarga korban Riandy. 

Dirinya berharap semua kekuatan yang ada baik Badan Penanggulangan Bencana Alam, Basarnas, Angkatan Laut, Polisi Airun, Dinas Perhubungan dan semua pihak termasuk juga  camat serta masyarakat yang ikut membantu untuk bekerja keras menemui Riandy yang merupakan pengawai Kementerian Perhubungan, mudah- mudahan bisa ditemukan segera.

Baca Juga:  Nadiem: UN Ditiadakan Demi Kesehatan Siswa dan Keluarganya

"Makanya saya ingin mengecek kesiapan semua pihak. Tadi di Pekanbaru saya langsung menghubungi Basarnas, mereka telah tugas sini. Semoga dalam waktu tidak akan begitu lama ditemukan. Kita berupaya keras untuk menemui saudara Riandy," jelasnya.

- Advertisement -

Kemudian lanjut Syamsuar, dia telah meminta bantuan kepada Dirjen Penghubungan Darat melalui program tanggap bencana dapat membantu Pemerintah Provinsi Riau untuk mempersiapkan penyeberangan pelabuhan roro yang saat ini terkendala.

Karena terkendalanya penyeberangan ini akan sangat mempengaruhi turunnya arus barang dan orang yang masuk yang sehari-hari ada hubungan antara Riau, Sumatera Barat bersama Kepulauan Riau, melalui Karimun, Batam juga Jambi.

- Advertisement -

"Kita tahu semakin tahun semakin berkembang Pelabuhan Buton. Dulu semasa menjabat Bupati Siak awal- awalnya masih sepi, sekarang sudah tinggi sekali.Ini mempergaruh orang dan barang dari Sumatera mau ke Pulau Meranti," katanya.(wik)

Baca Juga:  Minum Kopi Picu Kecanduan, Ini Pengaruhnya Pada Gula Darah

Laporan: Wiwiek/Siak
Editor: wws
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau H Syamsuar MSi meninjau dermaga Roro Mengkapan, Tanjung Buton,  Kecamatan Sungai Apit, Siak, Selasa malam (17/9/2019).

Dalam tinjauan tersebut Gubernur didamping Kepala Dinas Perhubungan Siak Arief Fadila, Camat Sei Apit Wahyudi langsung melihat kondisi demaga yang ambruk.

Dirinya mengaku prihatin dengan adanya salah satu korban yang merupakan pengawai dari Kementerian Perhubungan yang ditugasi di UPT Pelabuhan Tanjung Buton bernama Riandy. Gubri Syamsuar pada kesempatan tersebut juga menemui keluarga korban Riandy. 

Dirinya berharap semua kekuatan yang ada baik Badan Penanggulangan Bencana Alam, Basarnas, Angkatan Laut, Polisi Airun, Dinas Perhubungan dan semua pihak termasuk juga  camat serta masyarakat yang ikut membantu untuk bekerja keras menemui Riandy yang merupakan pengawai Kementerian Perhubungan, mudah- mudahan bisa ditemukan segera.

Baca Juga:  Wiranto Sebut 99 Persen Penyebab Karhutla adalah Manusia, Sisanya Faktor Alam

"Makanya saya ingin mengecek kesiapan semua pihak. Tadi di Pekanbaru saya langsung menghubungi Basarnas, mereka telah tugas sini. Semoga dalam waktu tidak akan begitu lama ditemukan. Kita berupaya keras untuk menemui saudara Riandy," jelasnya.

Kemudian lanjut Syamsuar, dia telah meminta bantuan kepada Dirjen Penghubungan Darat melalui program tanggap bencana dapat membantu Pemerintah Provinsi Riau untuk mempersiapkan penyeberangan pelabuhan roro yang saat ini terkendala.

Karena terkendalanya penyeberangan ini akan sangat mempengaruhi turunnya arus barang dan orang yang masuk yang sehari-hari ada hubungan antara Riau, Sumatera Barat bersama Kepulauan Riau, melalui Karimun, Batam juga Jambi.

"Kita tahu semakin tahun semakin berkembang Pelabuhan Buton. Dulu semasa menjabat Bupati Siak awal- awalnya masih sepi, sekarang sudah tinggi sekali.Ini mempergaruh orang dan barang dari Sumatera mau ke Pulau Meranti," katanya.(wik)

Baca Juga:  PPKM Level 3 Mulai Longgar

Laporan: Wiwiek/Siak
Editor: wws
 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari