Minggu, 6 April 2025
spot_img

BNPB Perketat Pengamanan Bantuan ke Mamuju untuk Antisipasi Penjarahan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk memperketat pengamanan pengiriman bantuan sosial (bansos) ke lokasi pengungsian korban bencana gempa bumi di Mejene dan Mamuju, Sulawesi Barat. 

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penjarahan. Sebelumnya viral di media sosial, video diduga penjarahan bantuan bagi korban gempa di Mamuju. Bantuan itu kabarnya disalurkan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). 

"Segera dilakukan pengetatan keamanan terutama oleh TNI dan Polri setempat," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam konferensi pers virtual, Ahad (17/1/2021).   

Sejumlah titik yang menjadi tempat penjarahan juga dijaga ketat. Masyarakat juga diminta untuk melapor ke petugas jika ditemukan insiden serupa. 

Baca Juga:  Selamatkan Warga, Rumah Ibadah Disemprot Disinfektan

"Ada informasi bisa disampaikan ke kami supaya bisa dikoordinasikan ke posko," ujar Radit. 

Dia menegaskan, pemerintah telah memastikan pasokan pangan yang cukup untuk seluruh korban. Bantuan dari relawan juga terus berdatangan. 

 "Pastinya tidak ada kelaparan nantinya," ujar dia meyakinkan masyarakat yang menjadi korban gempa.

Sumber: Antara/News/JPG
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk memperketat pengamanan pengiriman bantuan sosial (bansos) ke lokasi pengungsian korban bencana gempa bumi di Mejene dan Mamuju, Sulawesi Barat. 

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penjarahan. Sebelumnya viral di media sosial, video diduga penjarahan bantuan bagi korban gempa di Mamuju. Bantuan itu kabarnya disalurkan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). 

"Segera dilakukan pengetatan keamanan terutama oleh TNI dan Polri setempat," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam konferensi pers virtual, Ahad (17/1/2021).   

Sejumlah titik yang menjadi tempat penjarahan juga dijaga ketat. Masyarakat juga diminta untuk melapor ke petugas jika ditemukan insiden serupa. 

Baca Juga:  Bejat, Siswi SD Diperkosa di Depan Gereja HKBP

"Ada informasi bisa disampaikan ke kami supaya bisa dikoordinasikan ke posko," ujar Radit. 

Dia menegaskan, pemerintah telah memastikan pasokan pangan yang cukup untuk seluruh korban. Bantuan dari relawan juga terus berdatangan. 

 "Pastinya tidak ada kelaparan nantinya," ujar dia meyakinkan masyarakat yang menjadi korban gempa.

Sumber: Antara/News/JPG
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

BNPB Perketat Pengamanan Bantuan ke Mamuju untuk Antisipasi Penjarahan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk memperketat pengamanan pengiriman bantuan sosial (bansos) ke lokasi pengungsian korban bencana gempa bumi di Mejene dan Mamuju, Sulawesi Barat. 

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penjarahan. Sebelumnya viral di media sosial, video diduga penjarahan bantuan bagi korban gempa di Mamuju. Bantuan itu kabarnya disalurkan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). 

"Segera dilakukan pengetatan keamanan terutama oleh TNI dan Polri setempat," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam konferensi pers virtual, Ahad (17/1/2021).   

Sejumlah titik yang menjadi tempat penjarahan juga dijaga ketat. Masyarakat juga diminta untuk melapor ke petugas jika ditemukan insiden serupa. 

Baca Juga:  Airlangga: Saatnya Perkuat Solidaritas dan Kerja Sama IMT-GT

"Ada informasi bisa disampaikan ke kami supaya bisa dikoordinasikan ke posko," ujar Radit. 

Dia menegaskan, pemerintah telah memastikan pasokan pangan yang cukup untuk seluruh korban. Bantuan dari relawan juga terus berdatangan. 

 "Pastinya tidak ada kelaparan nantinya," ujar dia meyakinkan masyarakat yang menjadi korban gempa.

Sumber: Antara/News/JPG
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk memperketat pengamanan pengiriman bantuan sosial (bansos) ke lokasi pengungsian korban bencana gempa bumi di Mejene dan Mamuju, Sulawesi Barat. 

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penjarahan. Sebelumnya viral di media sosial, video diduga penjarahan bantuan bagi korban gempa di Mamuju. Bantuan itu kabarnya disalurkan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). 

"Segera dilakukan pengetatan keamanan terutama oleh TNI dan Polri setempat," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam konferensi pers virtual, Ahad (17/1/2021).   

Sejumlah titik yang menjadi tempat penjarahan juga dijaga ketat. Masyarakat juga diminta untuk melapor ke petugas jika ditemukan insiden serupa. 

Baca Juga:  Minta Pemprov Beri Perhatian Khusus Pondok Pesantren

"Ada informasi bisa disampaikan ke kami supaya bisa dikoordinasikan ke posko," ujar Radit. 

Dia menegaskan, pemerintah telah memastikan pasokan pangan yang cukup untuk seluruh korban. Bantuan dari relawan juga terus berdatangan. 

 "Pastinya tidak ada kelaparan nantinya," ujar dia meyakinkan masyarakat yang menjadi korban gempa.

Sumber: Antara/News/JPG
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari