Rabu, 14 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Henky Solaiman Punya Iman Kuat dan Humoris

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Verdi Solaiman akhirnya angkat bicara terkait meninggalnya sang ayahanda, Henky Solaiman. Dia mengaku ayahnya sudah memiliki kehidupan yang komplit sebelum meninggal. Mulai dari menekuni dunia akting yang memang menjadi kecintaanya selama ini hingga menyampaikan pesan-pesan untuk keluarga sebelum tutup usia.

Di mata Verdi, Henky termasuk orang yang humoris dan memiliki iman yang kuat. "Dia selalu positif, dia punya iman yang kuat dan mudah-mudahan itu menjadi pesan untuk kita. Papa orangnya jail. Ibu saya yang selalu dikerjain. Papa orangnya humoris dan sangat positif. Mau kita dalam situasi apapun dia selalu positif, selalu menyerahkan diri kepada Tuhan," ucap Verdi saat ditemui di rumah duka Husada di bilangan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (16/5).

Baca Juga:  Evaluasi sebelum Sekolah Tatap Muka

Dalam kesempatan itu dia juga mengucapkan terima kasih kepada sutradara, kru dan para pemain sinetron Dunia Terbaik, sinetron trakhir Henky Solaiman. "Di sinetron terakhirnya dia sempat berpamitan. Sampai meninggalnya pun ada pamitannya, ada kata-kata yang perlu disampaikan. Kayak semuanya sudah diatur," ungkapnya.

Selain itu, Verdi juga mengucapkan terima kasih kepada dokter dan para sahabat yang telah membantu Henky selama ini. Verdi tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada orang-orang yang telah membantu donorkan darahnya.

"Saya mengucapkan terima kasih buat semuanya, dotker yang merawat papa, sahabat-sahabat, buat para pendonor enggak cuma orang yang kita kenal, orang yang tidak kita kenal juga membantu papa," paparnya.

Baca Juga:  Program Germas Tim PKM UPP Disambut Antusias Warga Rambah Hilir

Henky Solaiman meninggal di usia 78 tahun pada Jumat (15/5) sekitar pukul 16.40 WIB akibat penyakit komplikasi yang dideritanya. Jenazahnya akan dikremasi dan abunya bakal dilarung di laut lepas.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Verdi Solaiman akhirnya angkat bicara terkait meninggalnya sang ayahanda, Henky Solaiman. Dia mengaku ayahnya sudah memiliki kehidupan yang komplit sebelum meninggal. Mulai dari menekuni dunia akting yang memang menjadi kecintaanya selama ini hingga menyampaikan pesan-pesan untuk keluarga sebelum tutup usia.

Di mata Verdi, Henky termasuk orang yang humoris dan memiliki iman yang kuat. "Dia selalu positif, dia punya iman yang kuat dan mudah-mudahan itu menjadi pesan untuk kita. Papa orangnya jail. Ibu saya yang selalu dikerjain. Papa orangnya humoris dan sangat positif. Mau kita dalam situasi apapun dia selalu positif, selalu menyerahkan diri kepada Tuhan," ucap Verdi saat ditemui di rumah duka Husada di bilangan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (16/5).

Baca Juga:  Ingatkan Prokes saat Operasi Zebra

Dalam kesempatan itu dia juga mengucapkan terima kasih kepada sutradara, kru dan para pemain sinetron Dunia Terbaik, sinetron trakhir Henky Solaiman. "Di sinetron terakhirnya dia sempat berpamitan. Sampai meninggalnya pun ada pamitannya, ada kata-kata yang perlu disampaikan. Kayak semuanya sudah diatur," ungkapnya.

Selain itu, Verdi juga mengucapkan terima kasih kepada dokter dan para sahabat yang telah membantu Henky selama ini. Verdi tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada orang-orang yang telah membantu donorkan darahnya.

"Saya mengucapkan terima kasih buat semuanya, dotker yang merawat papa, sahabat-sahabat, buat para pendonor enggak cuma orang yang kita kenal, orang yang tidak kita kenal juga membantu papa," paparnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Evaluasi sebelum Sekolah Tatap Muka

Henky Solaiman meninggal di usia 78 tahun pada Jumat (15/5) sekitar pukul 16.40 WIB akibat penyakit komplikasi yang dideritanya. Jenazahnya akan dikremasi dan abunya bakal dilarung di laut lepas.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Verdi Solaiman akhirnya angkat bicara terkait meninggalnya sang ayahanda, Henky Solaiman. Dia mengaku ayahnya sudah memiliki kehidupan yang komplit sebelum meninggal. Mulai dari menekuni dunia akting yang memang menjadi kecintaanya selama ini hingga menyampaikan pesan-pesan untuk keluarga sebelum tutup usia.

Di mata Verdi, Henky termasuk orang yang humoris dan memiliki iman yang kuat. "Dia selalu positif, dia punya iman yang kuat dan mudah-mudahan itu menjadi pesan untuk kita. Papa orangnya jail. Ibu saya yang selalu dikerjain. Papa orangnya humoris dan sangat positif. Mau kita dalam situasi apapun dia selalu positif, selalu menyerahkan diri kepada Tuhan," ucap Verdi saat ditemui di rumah duka Husada di bilangan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (16/5).

Baca Juga:  17 Tahun Rusak Berat, Warga Jalan Pesisir Tanam Pohon di Tengah Jalan

Dalam kesempatan itu dia juga mengucapkan terima kasih kepada sutradara, kru dan para pemain sinetron Dunia Terbaik, sinetron trakhir Henky Solaiman. "Di sinetron terakhirnya dia sempat berpamitan. Sampai meninggalnya pun ada pamitannya, ada kata-kata yang perlu disampaikan. Kayak semuanya sudah diatur," ungkapnya.

Selain itu, Verdi juga mengucapkan terima kasih kepada dokter dan para sahabat yang telah membantu Henky selama ini. Verdi tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada orang-orang yang telah membantu donorkan darahnya.

"Saya mengucapkan terima kasih buat semuanya, dotker yang merawat papa, sahabat-sahabat, buat para pendonor enggak cuma orang yang kita kenal, orang yang tidak kita kenal juga membantu papa," paparnya.

Baca Juga:  Film "1917" Kalahkan "Joker" dan "Parasite"

Henky Solaiman meninggal di usia 78 tahun pada Jumat (15/5) sekitar pukul 16.40 WIB akibat penyakit komplikasi yang dideritanya. Jenazahnya akan dikremasi dan abunya bakal dilarung di laut lepas.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari