Senin, 7 April 2025
spot_img

Teror Bom di Polrestabes Medan? Begini Respons Mahfud MD

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan atau Menko Polhukam Mahfud MD menolak anggapan bahwa pemerintah bersama aparat penegak hukum kecolongan sehingga terjadi aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11).

"Enggak lah. Memang teroris itu selalu nyolong," ucap Mahfud ditemui setelah menghadiri Rakornas Indonesia Maju di SICC, Jawa Barat, Rabu. (13/11).

Menurut Mahfud, narasi tentang kecolongan ketika terjadi serangan teroris, kental muatan politik. Dia pun lebih menekankan pada penindakan hukum setelah kejadian ledakan bom.

"Istilah kecolongan lalu dipolitisasi lagi. Pokoknya ditindak," lanjut dia.

Dia menekankan sistem pencegahan sudah dilaksanakan maksimal oleh aparat penegak hukum. Tanpa pencegahan, kejadian serangan teroris lebih banyak ketimbang yang terjadi saat ini.

Baca Juga:  Pilih Indonesia Jadi Ladang Dakwah

"Pencegahan sudah kami lakukan. Ada intelijen, informasi. Kalau tak ada pencegahan, makin banyak kayak begini (serangan teroris di Polrestabes Medan)," kata dia.(mg10/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan atau Menko Polhukam Mahfud MD menolak anggapan bahwa pemerintah bersama aparat penegak hukum kecolongan sehingga terjadi aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11).

"Enggak lah. Memang teroris itu selalu nyolong," ucap Mahfud ditemui setelah menghadiri Rakornas Indonesia Maju di SICC, Jawa Barat, Rabu. (13/11).

Menurut Mahfud, narasi tentang kecolongan ketika terjadi serangan teroris, kental muatan politik. Dia pun lebih menekankan pada penindakan hukum setelah kejadian ledakan bom.

"Istilah kecolongan lalu dipolitisasi lagi. Pokoknya ditindak," lanjut dia.

Dia menekankan sistem pencegahan sudah dilaksanakan maksimal oleh aparat penegak hukum. Tanpa pencegahan, kejadian serangan teroris lebih banyak ketimbang yang terjadi saat ini.

Baca Juga:  Jangan Sampai Ketinggalan, Ini Daftar Drama Korea Bertema Medis

"Pencegahan sudah kami lakukan. Ada intelijen, informasi. Kalau tak ada pencegahan, makin banyak kayak begini (serangan teroris di Polrestabes Medan)," kata dia.(mg10/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Teror Bom di Polrestabes Medan? Begini Respons Mahfud MD

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan atau Menko Polhukam Mahfud MD menolak anggapan bahwa pemerintah bersama aparat penegak hukum kecolongan sehingga terjadi aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11).

"Enggak lah. Memang teroris itu selalu nyolong," ucap Mahfud ditemui setelah menghadiri Rakornas Indonesia Maju di SICC, Jawa Barat, Rabu. (13/11).

Menurut Mahfud, narasi tentang kecolongan ketika terjadi serangan teroris, kental muatan politik. Dia pun lebih menekankan pada penindakan hukum setelah kejadian ledakan bom.

"Istilah kecolongan lalu dipolitisasi lagi. Pokoknya ditindak," lanjut dia.

Dia menekankan sistem pencegahan sudah dilaksanakan maksimal oleh aparat penegak hukum. Tanpa pencegahan, kejadian serangan teroris lebih banyak ketimbang yang terjadi saat ini.

Baca Juga:  Tangis Bahagia Sambut Kedatangan Jamaah Haji Siak

"Pencegahan sudah kami lakukan. Ada intelijen, informasi. Kalau tak ada pencegahan, makin banyak kayak begini (serangan teroris di Polrestabes Medan)," kata dia.(mg10/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan atau Menko Polhukam Mahfud MD menolak anggapan bahwa pemerintah bersama aparat penegak hukum kecolongan sehingga terjadi aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11).

"Enggak lah. Memang teroris itu selalu nyolong," ucap Mahfud ditemui setelah menghadiri Rakornas Indonesia Maju di SICC, Jawa Barat, Rabu. (13/11).

Menurut Mahfud, narasi tentang kecolongan ketika terjadi serangan teroris, kental muatan politik. Dia pun lebih menekankan pada penindakan hukum setelah kejadian ledakan bom.

"Istilah kecolongan lalu dipolitisasi lagi. Pokoknya ditindak," lanjut dia.

Dia menekankan sistem pencegahan sudah dilaksanakan maksimal oleh aparat penegak hukum. Tanpa pencegahan, kejadian serangan teroris lebih banyak ketimbang yang terjadi saat ini.

Baca Juga:  Wabup Dorong Peningkatan Disiplin ASN

"Pencegahan sudah kami lakukan. Ada intelijen, informasi. Kalau tak ada pencegahan, makin banyak kayak begini (serangan teroris di Polrestabes Medan)," kata dia.(mg10/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari