Senin, 7 April 2025
spot_img

Mengaku Dikeroyok Oknum Anak Kadis

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Sudah lebih dari tiga pekan peristiwa pengoroyokan yang dialami Farhan, warga Desa Ranah, Kecamatan Kampar. Sudah selama itu pula, laporan telah dilayangkannya ke Polres Kampar. Para pelaku pengeroyokan, menurut Farhan, salah satunya adalah MF oknum anak salah satu Kepala Dinas (Kadis) di Kabupaten Kampar.

Peristiwa yang dialami Farhan ini bermula ketika dirinya mendapat perkataan kasar lewat percakapan video call. Tidak terima dengan perlakukan MF, permasalahan ini berlanjut ke tantangan duel korban dan pelaku tidak jauh dari SD Muhammadiyah, Jalan Ali Rasyid, Bangkinang. Tidak hanya sekali, MF menurut Farhan kembali mengajak duel dirinya. Kali ini di lapangan pelajar.

Baca Juga:  Survey SMRC: 49 Persen Warga Nilai Bansos Terkait Corona Tak Tepat Sasaran

‘’Setelah perkelahian duel 1 lawan 1 dilerai, selanjutnya dia (MF, red) mengajak kembali melanjutkan duel di Lapangan Pelajar. Ternyata di Lapangan Pelajar ternyata dia telah menanti bersama teman-temannya dan langsung mengeroyok saya,’’ sebut Farhan.

Farhan menyebutkan, saat melakukan pengeroyokan, MF menyerangnya dengan menggunakan benda tumpul seperti besi. Benda itu digunakan MF untuk menusuk-nusuk badannya. Dirinya tidak berdaya karena dikeroyok bertiga oleh para pelaku.

‘’Saya dipegang oleh Fi dan dipukul bagian kepala belakang hingga tersungkur.  Saya juga ditendang oleh RA dan ditusuk-tusuk dengan menggunakan besi oleh MF. Waktu itu saya bisa lari, karena baju saya terlepas saat dikeroyok,’’ sebut Farhan.

Berdasarkan cerita Farhan, dirinya lolos karena baju yang dikenakannya pada Rabu (6/5) malam itu terlepas. Dirinya mengaku bisa kabur dan langsung memasuki mobil yang dia bawa memenuhi tantangan MF ke Lapangan Pelajar malam itu. Para pelaku menurutnya sempat mengejarnya ke mobil dan memukul-mukul kaca mobil hingga menggores badan mobil Farhan.  

Baca Juga:  Gubernur DKI Anies Penuhi Panggilan Polisi

 Riau Pos  mengkonfirmasi ke Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri. Menurut Fajri, pihaknya  sudah menerima laporan tersebut. Namun, kedua belah pihak saling melapor atas kejadian yang sama.

‘’Kedua laporan itu bakal kita tindaklanjuti. Nanti Saya cek lagi perkembangannya ke penyidik,’’ sebut Fajri, Senin (11/5) petang. (end)

 

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Sudah lebih dari tiga pekan peristiwa pengoroyokan yang dialami Farhan, warga Desa Ranah, Kecamatan Kampar. Sudah selama itu pula, laporan telah dilayangkannya ke Polres Kampar. Para pelaku pengeroyokan, menurut Farhan, salah satunya adalah MF oknum anak salah satu Kepala Dinas (Kadis) di Kabupaten Kampar.

Peristiwa yang dialami Farhan ini bermula ketika dirinya mendapat perkataan kasar lewat percakapan video call. Tidak terima dengan perlakukan MF, permasalahan ini berlanjut ke tantangan duel korban dan pelaku tidak jauh dari SD Muhammadiyah, Jalan Ali Rasyid, Bangkinang. Tidak hanya sekali, MF menurut Farhan kembali mengajak duel dirinya. Kali ini di lapangan pelajar.

Baca Juga:  Gubernur DKI Anies Penuhi Panggilan Polisi

‘’Setelah perkelahian duel 1 lawan 1 dilerai, selanjutnya dia (MF, red) mengajak kembali melanjutkan duel di Lapangan Pelajar. Ternyata di Lapangan Pelajar ternyata dia telah menanti bersama teman-temannya dan langsung mengeroyok saya,’’ sebut Farhan.

Farhan menyebutkan, saat melakukan pengeroyokan, MF menyerangnya dengan menggunakan benda tumpul seperti besi. Benda itu digunakan MF untuk menusuk-nusuk badannya. Dirinya tidak berdaya karena dikeroyok bertiga oleh para pelaku.

‘’Saya dipegang oleh Fi dan dipukul bagian kepala belakang hingga tersungkur.  Saya juga ditendang oleh RA dan ditusuk-tusuk dengan menggunakan besi oleh MF. Waktu itu saya bisa lari, karena baju saya terlepas saat dikeroyok,’’ sebut Farhan.

Berdasarkan cerita Farhan, dirinya lolos karena baju yang dikenakannya pada Rabu (6/5) malam itu terlepas. Dirinya mengaku bisa kabur dan langsung memasuki mobil yang dia bawa memenuhi tantangan MF ke Lapangan Pelajar malam itu. Para pelaku menurutnya sempat mengejarnya ke mobil dan memukul-mukul kaca mobil hingga menggores badan mobil Farhan.  

Baca Juga:  Pijat Tradisional Thailand Jadi Warisan Dunia

 Riau Pos  mengkonfirmasi ke Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri. Menurut Fajri, pihaknya  sudah menerima laporan tersebut. Namun, kedua belah pihak saling melapor atas kejadian yang sama.

‘’Kedua laporan itu bakal kita tindaklanjuti. Nanti Saya cek lagi perkembangannya ke penyidik,’’ sebut Fajri, Senin (11/5) petang. (end)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Mengaku Dikeroyok Oknum Anak Kadis

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Sudah lebih dari tiga pekan peristiwa pengoroyokan yang dialami Farhan, warga Desa Ranah, Kecamatan Kampar. Sudah selama itu pula, laporan telah dilayangkannya ke Polres Kampar. Para pelaku pengeroyokan, menurut Farhan, salah satunya adalah MF oknum anak salah satu Kepala Dinas (Kadis) di Kabupaten Kampar.

Peristiwa yang dialami Farhan ini bermula ketika dirinya mendapat perkataan kasar lewat percakapan video call. Tidak terima dengan perlakukan MF, permasalahan ini berlanjut ke tantangan duel korban dan pelaku tidak jauh dari SD Muhammadiyah, Jalan Ali Rasyid, Bangkinang. Tidak hanya sekali, MF menurut Farhan kembali mengajak duel dirinya. Kali ini di lapangan pelajar.

Baca Juga:  PKB Sodorkan Sepuluh Nama

‘’Setelah perkelahian duel 1 lawan 1 dilerai, selanjutnya dia (MF, red) mengajak kembali melanjutkan duel di Lapangan Pelajar. Ternyata di Lapangan Pelajar ternyata dia telah menanti bersama teman-temannya dan langsung mengeroyok saya,’’ sebut Farhan.

Farhan menyebutkan, saat melakukan pengeroyokan, MF menyerangnya dengan menggunakan benda tumpul seperti besi. Benda itu digunakan MF untuk menusuk-nusuk badannya. Dirinya tidak berdaya karena dikeroyok bertiga oleh para pelaku.

‘’Saya dipegang oleh Fi dan dipukul bagian kepala belakang hingga tersungkur.  Saya juga ditendang oleh RA dan ditusuk-tusuk dengan menggunakan besi oleh MF. Waktu itu saya bisa lari, karena baju saya terlepas saat dikeroyok,’’ sebut Farhan.

Berdasarkan cerita Farhan, dirinya lolos karena baju yang dikenakannya pada Rabu (6/5) malam itu terlepas. Dirinya mengaku bisa kabur dan langsung memasuki mobil yang dia bawa memenuhi tantangan MF ke Lapangan Pelajar malam itu. Para pelaku menurutnya sempat mengejarnya ke mobil dan memukul-mukul kaca mobil hingga menggores badan mobil Farhan.  

Baca Juga:  Komitmen Pemerintah Terhadap Eksistensi Perempuan Perlu Dukungan Bersama

 Riau Pos  mengkonfirmasi ke Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri. Menurut Fajri, pihaknya  sudah menerima laporan tersebut. Namun, kedua belah pihak saling melapor atas kejadian yang sama.

‘’Kedua laporan itu bakal kita tindaklanjuti. Nanti Saya cek lagi perkembangannya ke penyidik,’’ sebut Fajri, Senin (11/5) petang. (end)

 

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Sudah lebih dari tiga pekan peristiwa pengoroyokan yang dialami Farhan, warga Desa Ranah, Kecamatan Kampar. Sudah selama itu pula, laporan telah dilayangkannya ke Polres Kampar. Para pelaku pengeroyokan, menurut Farhan, salah satunya adalah MF oknum anak salah satu Kepala Dinas (Kadis) di Kabupaten Kampar.

Peristiwa yang dialami Farhan ini bermula ketika dirinya mendapat perkataan kasar lewat percakapan video call. Tidak terima dengan perlakukan MF, permasalahan ini berlanjut ke tantangan duel korban dan pelaku tidak jauh dari SD Muhammadiyah, Jalan Ali Rasyid, Bangkinang. Tidak hanya sekali, MF menurut Farhan kembali mengajak duel dirinya. Kali ini di lapangan pelajar.

Baca Juga:  Mengulang Dikigh Mulub

‘’Setelah perkelahian duel 1 lawan 1 dilerai, selanjutnya dia (MF, red) mengajak kembali melanjutkan duel di Lapangan Pelajar. Ternyata di Lapangan Pelajar ternyata dia telah menanti bersama teman-temannya dan langsung mengeroyok saya,’’ sebut Farhan.

Farhan menyebutkan, saat melakukan pengeroyokan, MF menyerangnya dengan menggunakan benda tumpul seperti besi. Benda itu digunakan MF untuk menusuk-nusuk badannya. Dirinya tidak berdaya karena dikeroyok bertiga oleh para pelaku.

‘’Saya dipegang oleh Fi dan dipukul bagian kepala belakang hingga tersungkur.  Saya juga ditendang oleh RA dan ditusuk-tusuk dengan menggunakan besi oleh MF. Waktu itu saya bisa lari, karena baju saya terlepas saat dikeroyok,’’ sebut Farhan.

Berdasarkan cerita Farhan, dirinya lolos karena baju yang dikenakannya pada Rabu (6/5) malam itu terlepas. Dirinya mengaku bisa kabur dan langsung memasuki mobil yang dia bawa memenuhi tantangan MF ke Lapangan Pelajar malam itu. Para pelaku menurutnya sempat mengejarnya ke mobil dan memukul-mukul kaca mobil hingga menggores badan mobil Farhan.  

Baca Juga:  Gubernur DKI Anies Penuhi Panggilan Polisi

 Riau Pos  mengkonfirmasi ke Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri. Menurut Fajri, pihaknya  sudah menerima laporan tersebut. Namun, kedua belah pihak saling melapor atas kejadian yang sama.

‘’Kedua laporan itu bakal kita tindaklanjuti. Nanti Saya cek lagi perkembangannya ke penyidik,’’ sebut Fajri, Senin (11/5) petang. (end)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari