Minggu, 29 Maret 2026
- Advertisement -

Novel: Semoga Pegawai KPK Terus Bersemangat Melawan Korupsi

PUTRAJAYA (RIAUPOS.CO) — Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mendapat penghargaan dari Perdana Internasional Anti-Corruption Champion Foundation (PIACF) di Putrajaya, Malaysia, Selasa (11/2) malam. Novel mengharapkan, penghargaan yang diterimanya memberikan semangat kepada pegawai KPK untuk terus berjuang melawan pelemahan pemberantasan korupsi.

"Saya berharap semoga pegawai KPK, dan para aktivis antikorupsi di Indonesia terus bersemangat untuk berjuang melawan korupsi, di tengah pelemahan terhadap KPK yang sekarang sedang terjadi," kata Novel dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (11/2).

Novel mengucap rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diterimanya merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap semua pihak untuk berjuang memberantas korupsi, baik di Malaysia maupun Indonesia dan di seluruh dunia.

Baca Juga:  Divonis 18 Bulan Rehabilitasi

"Inisiatif ini menegaskan bahwa isu pemberantasan korupsi bukan hanya permasalahan masing-masing negara saja, tetapi juga merupakan masalah bersama masyarakat dunia," tegas Novel.

Novel pun mengapresiasi pemerintah Malaysia atas pencapaian peningkatan Indeks Persepsi Korupsi sebesar enam point pada 2019. Dia memandang, hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa, yang hanya bisa tercapai atas kerja keras dan konsistensi dalam menindak dan mencegah korupsi.

Selain itu, Novel pun turut memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Malaysia dalam memberikan perlindungan kepada para petugasnya dalam melaksanakan tugas pemberantasan korupsi.

"Saya berharap Pemerintah Malaysia dalam hal ini Perdana Menteri, Tun Dr Mahathir bin Mohamad, untuk dapat menularkan keberhasilan dalam memberantas korupsi dan melindungi petugas pemberantas korupsi kepada negara lain, khususnya Pemerintah Indonesia," harapnya.

Baca Juga:  Ini 37 Aplikasi Kamera Kecantikan Berbahaya, Segera Hapus

Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

PUTRAJAYA (RIAUPOS.CO) — Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mendapat penghargaan dari Perdana Internasional Anti-Corruption Champion Foundation (PIACF) di Putrajaya, Malaysia, Selasa (11/2) malam. Novel mengharapkan, penghargaan yang diterimanya memberikan semangat kepada pegawai KPK untuk terus berjuang melawan pelemahan pemberantasan korupsi.

"Saya berharap semoga pegawai KPK, dan para aktivis antikorupsi di Indonesia terus bersemangat untuk berjuang melawan korupsi, di tengah pelemahan terhadap KPK yang sekarang sedang terjadi," kata Novel dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (11/2).

Novel mengucap rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diterimanya merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap semua pihak untuk berjuang memberantas korupsi, baik di Malaysia maupun Indonesia dan di seluruh dunia.

Baca Juga:  Sembilan Bangunan Liar di Jalan Soekarno-Hatta Ditertibkan

"Inisiatif ini menegaskan bahwa isu pemberantasan korupsi bukan hanya permasalahan masing-masing negara saja, tetapi juga merupakan masalah bersama masyarakat dunia," tegas Novel.

Novel pun mengapresiasi pemerintah Malaysia atas pencapaian peningkatan Indeks Persepsi Korupsi sebesar enam point pada 2019. Dia memandang, hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa, yang hanya bisa tercapai atas kerja keras dan konsistensi dalam menindak dan mencegah korupsi.

- Advertisement -

Selain itu, Novel pun turut memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Malaysia dalam memberikan perlindungan kepada para petugasnya dalam melaksanakan tugas pemberantasan korupsi.

"Saya berharap Pemerintah Malaysia dalam hal ini Perdana Menteri, Tun Dr Mahathir bin Mohamad, untuk dapat menularkan keberhasilan dalam memberantas korupsi dan melindungi petugas pemberantas korupsi kepada negara lain, khususnya Pemerintah Indonesia," harapnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Tol Pekanbaru-Dumai Dijadwalkan Diresmikan Presiden

Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PUTRAJAYA (RIAUPOS.CO) — Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mendapat penghargaan dari Perdana Internasional Anti-Corruption Champion Foundation (PIACF) di Putrajaya, Malaysia, Selasa (11/2) malam. Novel mengharapkan, penghargaan yang diterimanya memberikan semangat kepada pegawai KPK untuk terus berjuang melawan pelemahan pemberantasan korupsi.

"Saya berharap semoga pegawai KPK, dan para aktivis antikorupsi di Indonesia terus bersemangat untuk berjuang melawan korupsi, di tengah pelemahan terhadap KPK yang sekarang sedang terjadi," kata Novel dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (11/2).

Novel mengucap rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diterimanya merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap semua pihak untuk berjuang memberantas korupsi, baik di Malaysia maupun Indonesia dan di seluruh dunia.

Baca Juga:  Warganet Masih Favoritkan Pasangan "Hometown ChaChaCha"

"Inisiatif ini menegaskan bahwa isu pemberantasan korupsi bukan hanya permasalahan masing-masing negara saja, tetapi juga merupakan masalah bersama masyarakat dunia," tegas Novel.

Novel pun mengapresiasi pemerintah Malaysia atas pencapaian peningkatan Indeks Persepsi Korupsi sebesar enam point pada 2019. Dia memandang, hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa, yang hanya bisa tercapai atas kerja keras dan konsistensi dalam menindak dan mencegah korupsi.

Selain itu, Novel pun turut memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Malaysia dalam memberikan perlindungan kepada para petugasnya dalam melaksanakan tugas pemberantasan korupsi.

"Saya berharap Pemerintah Malaysia dalam hal ini Perdana Menteri, Tun Dr Mahathir bin Mohamad, untuk dapat menularkan keberhasilan dalam memberantas korupsi dan melindungi petugas pemberantas korupsi kepada negara lain, khususnya Pemerintah Indonesia," harapnya.

Baca Juga:  KLHK Lakukan Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Lokasi Sulit dan Kritis

Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari