Kamis, 22 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Di Inhu, TK sampai SMP Mulai Diliburkan

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) masih terjadi. Akibatnya, kabut asap hingga, Selasa (10/9) siang masih saja menyelimuti wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 

Dengan kondisi itu, Pemerintah Kabupatren Inhu langsung menggelar rapat terbatas bersama instansi terkait. "Tadi rapat dipimpin Wabup H Khairizal untuk menetukan kebijakan atas dampak kabut asap," ujar Sekdakab Inhu Ir H Hendrizal Msi usai rapat, Selasa (10/9).

Salah satu kebijakan dari rapat tersebut yakni, mulai tingkat TK hingga pelajar SMP dipulangkan dari sekolah sejak Selasa (10/9). Libur sekolah ini masih akan berlanjut hingga kondisi kabut asap tidak membahayakan.

Di mana kabut asap ini bisa dikategorikan tidak berbahaya setelah ada rekomendasi dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup. "Kebijakan meliburkan siswa ini langsung disampaikan kepada masing-masing sekokah malalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," ungkapnya. 

Baca Juga:  Bank BJB Serahkan 1.500 Kaos dan 1.000 Topi pada Relawan Wisma Atlet

Sedangkan untuk penanganan Karhutlah yang masih terjadi sebutnya, tetap dilakukan pemadaman. Bahkan sejumlah personil KPBD masih berada dilapangan.

Begitu juga sebutnya, dalam rapat tersebut juga dibahas tentang penanganan warga yang terserang dampak kabut asap. 

"Pihak Puskesmas diminta turun cek warga, jika tidak bisa ditangani bisa dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat," terangnya.(kas)

Laporan: Raja Kasmedi/Rengat
Editor: Edwir

 

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) masih terjadi. Akibatnya, kabut asap hingga, Selasa (10/9) siang masih saja menyelimuti wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 

Dengan kondisi itu, Pemerintah Kabupatren Inhu langsung menggelar rapat terbatas bersama instansi terkait. "Tadi rapat dipimpin Wabup H Khairizal untuk menetukan kebijakan atas dampak kabut asap," ujar Sekdakab Inhu Ir H Hendrizal Msi usai rapat, Selasa (10/9).

Salah satu kebijakan dari rapat tersebut yakni, mulai tingkat TK hingga pelajar SMP dipulangkan dari sekolah sejak Selasa (10/9). Libur sekolah ini masih akan berlanjut hingga kondisi kabut asap tidak membahayakan.

Di mana kabut asap ini bisa dikategorikan tidak berbahaya setelah ada rekomendasi dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup. "Kebijakan meliburkan siswa ini langsung disampaikan kepada masing-masing sekokah malalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," ungkapnya. 

Baca Juga:  Tindak Tegas Oknum yang Menjelekkan Kualitas Beras Bulog

Sedangkan untuk penanganan Karhutlah yang masih terjadi sebutnya, tetap dilakukan pemadaman. Bahkan sejumlah personil KPBD masih berada dilapangan.

- Advertisement -

Begitu juga sebutnya, dalam rapat tersebut juga dibahas tentang penanganan warga yang terserang dampak kabut asap. 

"Pihak Puskesmas diminta turun cek warga, jika tidak bisa ditangani bisa dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat," terangnya.(kas)

- Advertisement -

Laporan: Raja Kasmedi/Rengat
Editor: Edwir

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) masih terjadi. Akibatnya, kabut asap hingga, Selasa (10/9) siang masih saja menyelimuti wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 

Dengan kondisi itu, Pemerintah Kabupatren Inhu langsung menggelar rapat terbatas bersama instansi terkait. "Tadi rapat dipimpin Wabup H Khairizal untuk menetukan kebijakan atas dampak kabut asap," ujar Sekdakab Inhu Ir H Hendrizal Msi usai rapat, Selasa (10/9).

Salah satu kebijakan dari rapat tersebut yakni, mulai tingkat TK hingga pelajar SMP dipulangkan dari sekolah sejak Selasa (10/9). Libur sekolah ini masih akan berlanjut hingga kondisi kabut asap tidak membahayakan.

Di mana kabut asap ini bisa dikategorikan tidak berbahaya setelah ada rekomendasi dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup. "Kebijakan meliburkan siswa ini langsung disampaikan kepada masing-masing sekokah malalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," ungkapnya. 

Baca Juga:  Iran Kosongkan Penjara, 85 Ribu Napi Dibebaskan

Sedangkan untuk penanganan Karhutlah yang masih terjadi sebutnya, tetap dilakukan pemadaman. Bahkan sejumlah personil KPBD masih berada dilapangan.

Begitu juga sebutnya, dalam rapat tersebut juga dibahas tentang penanganan warga yang terserang dampak kabut asap. 

"Pihak Puskesmas diminta turun cek warga, jika tidak bisa ditangani bisa dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat," terangnya.(kas)

Laporan: Raja Kasmedi/Rengat
Editor: Edwir

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari