Minggu, 30 November 2025
spot_img

Pandemi Covid-19, BPMD Batasi Peserta Donor Darah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Riau, kembali mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia (BI) Riau, Senin (7/12). Ketua BMPD Riau Decymus mengatakan, aksi ini merupakan bentuk kepedulian perbankan, begitu juga di masa Pandemi saat ini.

"Tujuannya untuk membantu ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI). Di masa pandemi ini, orang relatif sedikit melakukan donor darah. Sementara keperluab darah di PMI relatif meningkat. Kondisi ini membuat stok darah PMI menurun. Inilah  yang membuat kami melaksanakan kegiatan donor darah," ujar Ketua BMPD Riau Decymus, Senin (7/12).

Decymus menambahkan, kegiatan donor darah saat ini adalah kali kedua dilakukan di masa pandemi tahun 2020 ini. Tahun-tahun sebelumnya, kegiatan donor darah BMPD digelar empat kali selama setahun. "Kami memang membatasi jumlah pendonor hanya 300 kantong darah. Pembatasan dilakukan dengan pendaftaran sebagai pendonor melalui online," ujarnya.

"Ketika jumlahnya sudah 300, sistem kemudian menolak pendaftar baru. Padahal tahun-tahun sebelumnya, setiap kali digelar kegiatan donor darah, jumlah pendonor tak kurang dari 500 orang. Tujuannya adalah agar tidak terjadi kerumunan dan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan," terang Decymus.

Baca Juga:  Bantuan Asing Jangan Sampai Merugikan Indonesia

Salah satu pendonor, Pimpinan Cabang Bank Bukopin Pekanbaru, Doni Valiandra mengatakan bahwa donor darah yang dilakukan saat ini adalah donor darah untuk yang ke 47 kali. Delapan kali di antaranya adalah donor darah yang dilaksanakan di BI. Sejak kuliah, dirinya sudah mendonorkan darahnya. Kemudian selama bertugas di Bukopin di berbagai kota ia selalu mendonorkan darahnya.

"Darah itu memang 100 hari mati dengan sendirinya. Jadi daripada mati sia-sia lebih baik di sumbang kan ke yang memerlukan. Kita berharap kepada seluruh pegawai di perbankan untuk mendonorkan darahnya. Selain berpahala, juga menyehatkan tubuh karena dengan pergantian darah bisa memuat banyak oksigen dalam darah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah (SP PUR)  Asral Mashuri mengatakan, selain kegiatan donor darah, aksi peduli BMPD juga diisi dengan pemberian bantuan ke rumah ibadah, panti asuhan, fakir miskin dan lainnya serta kegiatan kehumasan terhadap UKM binaan perbankan.

Baca Juga:  Dirut BPJS Sebut Antara Orang Dalam dan Luar

"Untuk tahun ini, selain kegiatan penyaluran bantuan ke rumah ibadah, panti asuhan dan fakir miskin, juga dilaksanakan penyaluran bantuan terhadap penanganan Covid 19. Seperti pemberian APD dari baju hazmat, masker, hand sanitizer dan lainnya ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19, juga menyalurkan bantuan sosial berupa bahan pangan. Bantuan itupun diberikan kepada masyarakat terdampak pandemi melalui gugus tugas covid 19 di Riau untuk disalurkan," ujarnya.(anf/das/rio)

 

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Riau, kembali mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia (BI) Riau, Senin (7/12). Ketua BMPD Riau Decymus mengatakan, aksi ini merupakan bentuk kepedulian perbankan, begitu juga di masa Pandemi saat ini.

"Tujuannya untuk membantu ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI). Di masa pandemi ini, orang relatif sedikit melakukan donor darah. Sementara keperluab darah di PMI relatif meningkat. Kondisi ini membuat stok darah PMI menurun. Inilah  yang membuat kami melaksanakan kegiatan donor darah," ujar Ketua BMPD Riau Decymus, Senin (7/12).

Decymus menambahkan, kegiatan donor darah saat ini adalah kali kedua dilakukan di masa pandemi tahun 2020 ini. Tahun-tahun sebelumnya, kegiatan donor darah BMPD digelar empat kali selama setahun. "Kami memang membatasi jumlah pendonor hanya 300 kantong darah. Pembatasan dilakukan dengan pendaftaran sebagai pendonor melalui online," ujarnya.

"Ketika jumlahnya sudah 300, sistem kemudian menolak pendaftar baru. Padahal tahun-tahun sebelumnya, setiap kali digelar kegiatan donor darah, jumlah pendonor tak kurang dari 500 orang. Tujuannya adalah agar tidak terjadi kerumunan dan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan," terang Decymus.

Baca Juga:  Tarif Tertinggi Rapid Test Antigen Rp275 Ribu

Salah satu pendonor, Pimpinan Cabang Bank Bukopin Pekanbaru, Doni Valiandra mengatakan bahwa donor darah yang dilakukan saat ini adalah donor darah untuk yang ke 47 kali. Delapan kali di antaranya adalah donor darah yang dilaksanakan di BI. Sejak kuliah, dirinya sudah mendonorkan darahnya. Kemudian selama bertugas di Bukopin di berbagai kota ia selalu mendonorkan darahnya.

- Advertisement -

"Darah itu memang 100 hari mati dengan sendirinya. Jadi daripada mati sia-sia lebih baik di sumbang kan ke yang memerlukan. Kita berharap kepada seluruh pegawai di perbankan untuk mendonorkan darahnya. Selain berpahala, juga menyehatkan tubuh karena dengan pergantian darah bisa memuat banyak oksigen dalam darah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah (SP PUR)  Asral Mashuri mengatakan, selain kegiatan donor darah, aksi peduli BMPD juga diisi dengan pemberian bantuan ke rumah ibadah, panti asuhan, fakir miskin dan lainnya serta kegiatan kehumasan terhadap UKM binaan perbankan.

- Advertisement -
Baca Juga:  AS Siapkan Sanksi bagi Militer Myanmar Setelah 18 Demonstran Tewas

"Untuk tahun ini, selain kegiatan penyaluran bantuan ke rumah ibadah, panti asuhan dan fakir miskin, juga dilaksanakan penyaluran bantuan terhadap penanganan Covid 19. Seperti pemberian APD dari baju hazmat, masker, hand sanitizer dan lainnya ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19, juga menyalurkan bantuan sosial berupa bahan pangan. Bantuan itupun diberikan kepada masyarakat terdampak pandemi melalui gugus tugas covid 19 di Riau untuk disalurkan," ujarnya.(anf/das/rio)

 

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Riau, kembali mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia (BI) Riau, Senin (7/12). Ketua BMPD Riau Decymus mengatakan, aksi ini merupakan bentuk kepedulian perbankan, begitu juga di masa Pandemi saat ini.

"Tujuannya untuk membantu ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI). Di masa pandemi ini, orang relatif sedikit melakukan donor darah. Sementara keperluab darah di PMI relatif meningkat. Kondisi ini membuat stok darah PMI menurun. Inilah  yang membuat kami melaksanakan kegiatan donor darah," ujar Ketua BMPD Riau Decymus, Senin (7/12).

Decymus menambahkan, kegiatan donor darah saat ini adalah kali kedua dilakukan di masa pandemi tahun 2020 ini. Tahun-tahun sebelumnya, kegiatan donor darah BMPD digelar empat kali selama setahun. "Kami memang membatasi jumlah pendonor hanya 300 kantong darah. Pembatasan dilakukan dengan pendaftaran sebagai pendonor melalui online," ujarnya.

"Ketika jumlahnya sudah 300, sistem kemudian menolak pendaftar baru. Padahal tahun-tahun sebelumnya, setiap kali digelar kegiatan donor darah, jumlah pendonor tak kurang dari 500 orang. Tujuannya adalah agar tidak terjadi kerumunan dan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan," terang Decymus.

Baca Juga:  PNS dan PPPK yang Mudik Bakal Disanksi

Salah satu pendonor, Pimpinan Cabang Bank Bukopin Pekanbaru, Doni Valiandra mengatakan bahwa donor darah yang dilakukan saat ini adalah donor darah untuk yang ke 47 kali. Delapan kali di antaranya adalah donor darah yang dilaksanakan di BI. Sejak kuliah, dirinya sudah mendonorkan darahnya. Kemudian selama bertugas di Bukopin di berbagai kota ia selalu mendonorkan darahnya.

"Darah itu memang 100 hari mati dengan sendirinya. Jadi daripada mati sia-sia lebih baik di sumbang kan ke yang memerlukan. Kita berharap kepada seluruh pegawai di perbankan untuk mendonorkan darahnya. Selain berpahala, juga menyehatkan tubuh karena dengan pergantian darah bisa memuat banyak oksigen dalam darah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah (SP PUR)  Asral Mashuri mengatakan, selain kegiatan donor darah, aksi peduli BMPD juga diisi dengan pemberian bantuan ke rumah ibadah, panti asuhan, fakir miskin dan lainnya serta kegiatan kehumasan terhadap UKM binaan perbankan.

Baca Juga:  Gratis Biaya Kuliah bagi Hafiz 30 Juz Laporan Marrio Kisaz, Kota

"Untuk tahun ini, selain kegiatan penyaluran bantuan ke rumah ibadah, panti asuhan dan fakir miskin, juga dilaksanakan penyaluran bantuan terhadap penanganan Covid 19. Seperti pemberian APD dari baju hazmat, masker, hand sanitizer dan lainnya ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19, juga menyalurkan bantuan sosial berupa bahan pangan. Bantuan itupun diberikan kepada masyarakat terdampak pandemi melalui gugus tugas covid 19 di Riau untuk disalurkan," ujarnya.(anf/das/rio)

 

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari