Minggu, 6 April 2025
spot_img

1.166 Nakes di Rohul Divaksin

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Realisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap I terhadap 2.095 tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi sasaan pertama, dan telah  mendaftar di 22 puskesmas dan 4 rumah sakit rujukan penanganan Covid- 19 di Kabupaten Rokan Hulu hingga Ahad (75/2) sudah mencapai 56 persen atau 1.166 nakes yang telah disuntik vaksin Sinovac.

Namun sisanya, nakes yang menjadi sasaran tersebut tenyata tidak semuanya bisa diberi vaksin, karena saat dilaksanakan screening oleh tim vaksinator, kondisi nakes tubuhnya ada yang deman, tensi tidak normal dan lainnya.

‘’Jika hasil screening tidak memenuhi syarat sebagai penerima vaksin, otomatis tidak divaksin. Seperti darah tinggi serta punya riwayat penyakit penyertaan lainnya. Termasuk juga pernah atau sedang terkonfirmasi positif Covid-19. Hingga saat ini ada 393 nakes yang ditunda untuk divaksin, dengan harapan pekan depan sudah bisa realisasi nakes yang divaksin mencapai 70 persen dari jumlah sasaran,’’ ungkap Kadiskes Rohul dr Bambang Triono, Ahad (7/2), terkait realisasi pelaksanaan Vaksin Covid- 19 terhadap Nakes di Rohul.

Baca Juga:  Pukau UAS dan Syair "Dikau"

Sementara itu, lanjutnya, dari jumlah nakes yang menjadi asaran vaksin, selain ditunda dari hasil screening tidak memenuhi syarat, juga terdapat 428 nakes tidak bisa diberikan vaksin, karena dari hasil screening masuk dalam katagori beresiko atau riwayat penyakit penyertaan lainnya serta pernah terpapar positif Covid-19.

‘’Jadi dari 2.095 nakes yang menjadi sasaran pertama divaksin terdapat 428 nakes yang memiliki penyakit penyerta dan pernah terpapar Covid- 19. Kita memberikan apresiasi, nakes di Rohul antusias untuk melaksanakan program vaksinasi dalam mendukung upaya pemerintah, dalam mencegah nakes terpapar wabah Covid-19,’’ tuturnya.

Bambang mengatakan, bagi nakes tahap I yang telah disuntik vaksin Sinovac, maka mereka akan kembali diberikan vaksin tahap 2 yang akan dilaksanakan 15 Februari mendatang. Dimana suntikan tahap dua vaksin terhadap nakes nantinya dapat pembentukan antibodi di dalam tubuh penerima, sehingga resiko untuk tertular wabah Covid- 19 bisa lebih kecil.

Baca Juga:  Plagiat, Jawa Pos Cabut "Bidadari Bunga Sepatu" AS Laksana

‘’Kita sudah instruksikan kepada seluruh kepala puskesmas dan 4 rumah sakit rujukan penanganan Covid- 19 di Rohul, pada Sabtu dan Ahad, tetap melaksanakan vaksinasi Covid- 19 terhadap nakes yang sebelumnya belum memenuhi syarat saat dilakukan screening ,’’ tambah Bambang.(epp)

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Realisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap I terhadap 2.095 tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi sasaan pertama, dan telah  mendaftar di 22 puskesmas dan 4 rumah sakit rujukan penanganan Covid- 19 di Kabupaten Rokan Hulu hingga Ahad (75/2) sudah mencapai 56 persen atau 1.166 nakes yang telah disuntik vaksin Sinovac.

Namun sisanya, nakes yang menjadi sasaran tersebut tenyata tidak semuanya bisa diberi vaksin, karena saat dilaksanakan screening oleh tim vaksinator, kondisi nakes tubuhnya ada yang deman, tensi tidak normal dan lainnya.

‘’Jika hasil screening tidak memenuhi syarat sebagai penerima vaksin, otomatis tidak divaksin. Seperti darah tinggi serta punya riwayat penyakit penyertaan lainnya. Termasuk juga pernah atau sedang terkonfirmasi positif Covid-19. Hingga saat ini ada 393 nakes yang ditunda untuk divaksin, dengan harapan pekan depan sudah bisa realisasi nakes yang divaksin mencapai 70 persen dari jumlah sasaran,’’ ungkap Kadiskes Rohul dr Bambang Triono, Ahad (7/2), terkait realisasi pelaksanaan Vaksin Covid- 19 terhadap Nakes di Rohul.

Baca Juga:  Plagiat, Jawa Pos Cabut "Bidadari Bunga Sepatu" AS Laksana

Sementara itu, lanjutnya, dari jumlah nakes yang menjadi asaran vaksin, selain ditunda dari hasil screening tidak memenuhi syarat, juga terdapat 428 nakes tidak bisa diberikan vaksin, karena dari hasil screening masuk dalam katagori beresiko atau riwayat penyakit penyertaan lainnya serta pernah terpapar positif Covid-19.

‘’Jadi dari 2.095 nakes yang menjadi sasaran pertama divaksin terdapat 428 nakes yang memiliki penyakit penyerta dan pernah terpapar Covid- 19. Kita memberikan apresiasi, nakes di Rohul antusias untuk melaksanakan program vaksinasi dalam mendukung upaya pemerintah, dalam mencegah nakes terpapar wabah Covid-19,’’ tuturnya.

Bambang mengatakan, bagi nakes tahap I yang telah disuntik vaksin Sinovac, maka mereka akan kembali diberikan vaksin tahap 2 yang akan dilaksanakan 15 Februari mendatang. Dimana suntikan tahap dua vaksin terhadap nakes nantinya dapat pembentukan antibodi di dalam tubuh penerima, sehingga resiko untuk tertular wabah Covid- 19 bisa lebih kecil.

Baca Juga:  Rohul Dipusatkan di Convention Hall Islamic

‘’Kita sudah instruksikan kepada seluruh kepala puskesmas dan 4 rumah sakit rujukan penanganan Covid- 19 di Rohul, pada Sabtu dan Ahad, tetap melaksanakan vaksinasi Covid- 19 terhadap nakes yang sebelumnya belum memenuhi syarat saat dilakukan screening ,’’ tambah Bambang.(epp)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

1.166 Nakes di Rohul Divaksin

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Realisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap I terhadap 2.095 tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi sasaan pertama, dan telah  mendaftar di 22 puskesmas dan 4 rumah sakit rujukan penanganan Covid- 19 di Kabupaten Rokan Hulu hingga Ahad (75/2) sudah mencapai 56 persen atau 1.166 nakes yang telah disuntik vaksin Sinovac.

Namun sisanya, nakes yang menjadi sasaran tersebut tenyata tidak semuanya bisa diberi vaksin, karena saat dilaksanakan screening oleh tim vaksinator, kondisi nakes tubuhnya ada yang deman, tensi tidak normal dan lainnya.

‘’Jika hasil screening tidak memenuhi syarat sebagai penerima vaksin, otomatis tidak divaksin. Seperti darah tinggi serta punya riwayat penyakit penyertaan lainnya. Termasuk juga pernah atau sedang terkonfirmasi positif Covid-19. Hingga saat ini ada 393 nakes yang ditunda untuk divaksin, dengan harapan pekan depan sudah bisa realisasi nakes yang divaksin mencapai 70 persen dari jumlah sasaran,’’ ungkap Kadiskes Rohul dr Bambang Triono, Ahad (7/2), terkait realisasi pelaksanaan Vaksin Covid- 19 terhadap Nakes di Rohul.

Baca Juga:  Syarief Minta DPR Libatkan Penuh MPR dalam Pembahasan RUU HIP

Sementara itu, lanjutnya, dari jumlah nakes yang menjadi asaran vaksin, selain ditunda dari hasil screening tidak memenuhi syarat, juga terdapat 428 nakes tidak bisa diberikan vaksin, karena dari hasil screening masuk dalam katagori beresiko atau riwayat penyakit penyertaan lainnya serta pernah terpapar positif Covid-19.

‘’Jadi dari 2.095 nakes yang menjadi sasaran pertama divaksin terdapat 428 nakes yang memiliki penyakit penyerta dan pernah terpapar Covid- 19. Kita memberikan apresiasi, nakes di Rohul antusias untuk melaksanakan program vaksinasi dalam mendukung upaya pemerintah, dalam mencegah nakes terpapar wabah Covid-19,’’ tuturnya.

Bambang mengatakan, bagi nakes tahap I yang telah disuntik vaksin Sinovac, maka mereka akan kembali diberikan vaksin tahap 2 yang akan dilaksanakan 15 Februari mendatang. Dimana suntikan tahap dua vaksin terhadap nakes nantinya dapat pembentukan antibodi di dalam tubuh penerima, sehingga resiko untuk tertular wabah Covid- 19 bisa lebih kecil.

Baca Juga:  Militer Myanmar Kerahkan Kendaraan Lapis Baja Hadapi Demonstran

‘’Kita sudah instruksikan kepada seluruh kepala puskesmas dan 4 rumah sakit rujukan penanganan Covid- 19 di Rohul, pada Sabtu dan Ahad, tetap melaksanakan vaksinasi Covid- 19 terhadap nakes yang sebelumnya belum memenuhi syarat saat dilakukan screening ,’’ tambah Bambang.(epp)

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Realisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap I terhadap 2.095 tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi sasaan pertama, dan telah  mendaftar di 22 puskesmas dan 4 rumah sakit rujukan penanganan Covid- 19 di Kabupaten Rokan Hulu hingga Ahad (75/2) sudah mencapai 56 persen atau 1.166 nakes yang telah disuntik vaksin Sinovac.

Namun sisanya, nakes yang menjadi sasaran tersebut tenyata tidak semuanya bisa diberi vaksin, karena saat dilaksanakan screening oleh tim vaksinator, kondisi nakes tubuhnya ada yang deman, tensi tidak normal dan lainnya.

‘’Jika hasil screening tidak memenuhi syarat sebagai penerima vaksin, otomatis tidak divaksin. Seperti darah tinggi serta punya riwayat penyakit penyertaan lainnya. Termasuk juga pernah atau sedang terkonfirmasi positif Covid-19. Hingga saat ini ada 393 nakes yang ditunda untuk divaksin, dengan harapan pekan depan sudah bisa realisasi nakes yang divaksin mencapai 70 persen dari jumlah sasaran,’’ ungkap Kadiskes Rohul dr Bambang Triono, Ahad (7/2), terkait realisasi pelaksanaan Vaksin Covid- 19 terhadap Nakes di Rohul.

Baca Juga:  Kedatangan UAS hingga Pimpinan Terpilih

Sementara itu, lanjutnya, dari jumlah nakes yang menjadi asaran vaksin, selain ditunda dari hasil screening tidak memenuhi syarat, juga terdapat 428 nakes tidak bisa diberikan vaksin, karena dari hasil screening masuk dalam katagori beresiko atau riwayat penyakit penyertaan lainnya serta pernah terpapar positif Covid-19.

‘’Jadi dari 2.095 nakes yang menjadi sasaran pertama divaksin terdapat 428 nakes yang memiliki penyakit penyerta dan pernah terpapar Covid- 19. Kita memberikan apresiasi, nakes di Rohul antusias untuk melaksanakan program vaksinasi dalam mendukung upaya pemerintah, dalam mencegah nakes terpapar wabah Covid-19,’’ tuturnya.

Bambang mengatakan, bagi nakes tahap I yang telah disuntik vaksin Sinovac, maka mereka akan kembali diberikan vaksin tahap 2 yang akan dilaksanakan 15 Februari mendatang. Dimana suntikan tahap dua vaksin terhadap nakes nantinya dapat pembentukan antibodi di dalam tubuh penerima, sehingga resiko untuk tertular wabah Covid- 19 bisa lebih kecil.

Baca Juga:  BPOM Belum Pernah Keluarkan Izin Obat Herbal Penangkal Corona

‘’Kita sudah instruksikan kepada seluruh kepala puskesmas dan 4 rumah sakit rujukan penanganan Covid- 19 di Rohul, pada Sabtu dan Ahad, tetap melaksanakan vaksinasi Covid- 19 terhadap nakes yang sebelumnya belum memenuhi syarat saat dilakukan screening ,’’ tambah Bambang.(epp)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari