Sabtu, 11 April 2026
- Advertisement -

Lingkungan Sungai Garam Ditata Kembali

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat menata kembali sungai Suak Garam. Dengan harapan dapat dijadikan salah satu taman wisata Kota Bagansiapiapi.

"Untuk Suak Garam ini rencananya akan ditata dan dijadikan salah satu taman wisata di Kota Bagansiapiapi. Makanya dilakukan pembenahan dan pembersihan drainase, anak sungai yang ada," kata Kepala DLH Rohil Suwandi SSos, Senin (6/1).

Mantan Camat Bagan Sinembah ini menjelaskan, keberadaan Suak Garam yang merupakan titik tempat pembuangan air di Kota Bagansiapiapi terletak di tengah perkotaan Bagansiapiapi.

Maka tentunya harus menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menata kembali baik dari segi pembersihan hingga dijadikan taman wisata.

Baca Juga:  Jadi Buah Tangan di Pengujung Masa Jabatan Firdaus

"Keberadaan sungai ini juga tidak terlepas dari sejarah yang ada. Karena dihubungkan dengan Bagansiapiapi tempo dulu yang sempat menjadi titik penting. Bahkan berkaitan dengan akses perekonomian masyarakat pada saat itu. Karena terdapat pelabuhan dan begitu juga sampai saat ini, walaupun tidak ada lagi pelabuhan. Tapi areal di lingkungan ini menjadi tempat warga melakukan berbagai usaha seperti berjualan atau berdagang," terangnya.

Mengingat itu penting dilakukan penataan lebih lanjut, sekaligus langkah itu diharapkan dapat menanggulangi atau mengurangi banjir yang kerap terjadi di Bagansiapiapi. Banjir yang terjadi diperkirakan karena buruknya aliran drainase untuk pembuangan sehingga genangan air dalam sekejab menjadi cepat terjadi.

"Selain itu kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, caranya jangan membuang sampah sembarangan. Apa yang sudah ditata oleh pemerintah harus bisa dirawat bersama karena itu adalah merupakan aset bersama bagi publik," ajaknya.

Baca Juga:  AHY Didesak Pecat Kader Penghianat

Suwandi menjelaskan untuk rencana dimaksud selain membersihkan aliran parit, sungai di lingkungan sekitarnya akan dilakukan pengecatan warna-warni dari simpang Sungai Garam sampai menuju Simpang Jalan Muslimin.  Selanjutnya akan dilengkapi taman, pohon, jembatan semi permanen dan air mancur.(adv)

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat menata kembali sungai Suak Garam. Dengan harapan dapat dijadikan salah satu taman wisata Kota Bagansiapiapi.

"Untuk Suak Garam ini rencananya akan ditata dan dijadikan salah satu taman wisata di Kota Bagansiapiapi. Makanya dilakukan pembenahan dan pembersihan drainase, anak sungai yang ada," kata Kepala DLH Rohil Suwandi SSos, Senin (6/1).

Mantan Camat Bagan Sinembah ini menjelaskan, keberadaan Suak Garam yang merupakan titik tempat pembuangan air di Kota Bagansiapiapi terletak di tengah perkotaan Bagansiapiapi.

Maka tentunya harus menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menata kembali baik dari segi pembersihan hingga dijadikan taman wisata.

Baca Juga:  Insentif Covid Hanya untuk Masyarakat dan Nakes

"Keberadaan sungai ini juga tidak terlepas dari sejarah yang ada. Karena dihubungkan dengan Bagansiapiapi tempo dulu yang sempat menjadi titik penting. Bahkan berkaitan dengan akses perekonomian masyarakat pada saat itu. Karena terdapat pelabuhan dan begitu juga sampai saat ini, walaupun tidak ada lagi pelabuhan. Tapi areal di lingkungan ini menjadi tempat warga melakukan berbagai usaha seperti berjualan atau berdagang," terangnya.

- Advertisement -

Mengingat itu penting dilakukan penataan lebih lanjut, sekaligus langkah itu diharapkan dapat menanggulangi atau mengurangi banjir yang kerap terjadi di Bagansiapiapi. Banjir yang terjadi diperkirakan karena buruknya aliran drainase untuk pembuangan sehingga genangan air dalam sekejab menjadi cepat terjadi.

"Selain itu kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, caranya jangan membuang sampah sembarangan. Apa yang sudah ditata oleh pemerintah harus bisa dirawat bersama karena itu adalah merupakan aset bersama bagi publik," ajaknya.

- Advertisement -
Baca Juga:  MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Ini Kata Menkeu

Suwandi menjelaskan untuk rencana dimaksud selain membersihkan aliran parit, sungai di lingkungan sekitarnya akan dilakukan pengecatan warna-warni dari simpang Sungai Garam sampai menuju Simpang Jalan Muslimin.  Selanjutnya akan dilengkapi taman, pohon, jembatan semi permanen dan air mancur.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Tinggal Lengkuas

Tetap Ingin Bercerai

Trending Tags

Rubrik dicari

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat menata kembali sungai Suak Garam. Dengan harapan dapat dijadikan salah satu taman wisata Kota Bagansiapiapi.

"Untuk Suak Garam ini rencananya akan ditata dan dijadikan salah satu taman wisata di Kota Bagansiapiapi. Makanya dilakukan pembenahan dan pembersihan drainase, anak sungai yang ada," kata Kepala DLH Rohil Suwandi SSos, Senin (6/1).

Mantan Camat Bagan Sinembah ini menjelaskan, keberadaan Suak Garam yang merupakan titik tempat pembuangan air di Kota Bagansiapiapi terletak di tengah perkotaan Bagansiapiapi.

Maka tentunya harus menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menata kembali baik dari segi pembersihan hingga dijadikan taman wisata.

Baca Juga:  Jadi Buah Tangan di Pengujung Masa Jabatan Firdaus

"Keberadaan sungai ini juga tidak terlepas dari sejarah yang ada. Karena dihubungkan dengan Bagansiapiapi tempo dulu yang sempat menjadi titik penting. Bahkan berkaitan dengan akses perekonomian masyarakat pada saat itu. Karena terdapat pelabuhan dan begitu juga sampai saat ini, walaupun tidak ada lagi pelabuhan. Tapi areal di lingkungan ini menjadi tempat warga melakukan berbagai usaha seperti berjualan atau berdagang," terangnya.

Mengingat itu penting dilakukan penataan lebih lanjut, sekaligus langkah itu diharapkan dapat menanggulangi atau mengurangi banjir yang kerap terjadi di Bagansiapiapi. Banjir yang terjadi diperkirakan karena buruknya aliran drainase untuk pembuangan sehingga genangan air dalam sekejab menjadi cepat terjadi.

"Selain itu kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, caranya jangan membuang sampah sembarangan. Apa yang sudah ditata oleh pemerintah harus bisa dirawat bersama karena itu adalah merupakan aset bersama bagi publik," ajaknya.

Baca Juga:  Ini 5 Syarat Bagi Lansia Agar Divaksinasi Covid-19

Suwandi menjelaskan untuk rencana dimaksud selain membersihkan aliran parit, sungai di lingkungan sekitarnya akan dilakukan pengecatan warna-warni dari simpang Sungai Garam sampai menuju Simpang Jalan Muslimin.  Selanjutnya akan dilengkapi taman, pohon, jembatan semi permanen dan air mancur.(adv)

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Tinggal Lengkuas

Tetap Ingin Bercerai

Trending Tags

Rubrik dicari