Minggu, 18 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Alokasi Pengembangan SDM Rp66,9 M

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) – PEMERINTAH daerah telah merumuskan 5 (lima) isu strategis pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul untuk tiga tahun ke depan yakni tahun 2022-2024 mendatang.

Untuk mendukung pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul tersebut, akan menghabiskan anggaran sekitar Rp66,9 miliar. Karena pengembangan sumber daya aparatur menjadi program prioritas selain pembangunan infrastruktur.

"Pemkab Rohul telah memproyeksikan alokasi anggaran dalam rencana aksi pengembangan sumber daya aparatur untuk tiga tahun ke depan membutuhkan anggaran sebesar Rp66.964.707.861," ungkap Bupati Rohul H Sukiman, baru-baru ini.

Menurutnya, 5 isu stratgis pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul yang telah dirumuskan yakni, menggunakan kewenangan yang ada untuk mengambil keputusan, mengarahkan dan memberi perintah guna pengembangan sumber daya aparatur, mengendalikan dan mengoptimalkan biaya pengembangan sumber daya aparatur, membangun kerja sama dengan lembaga terakreditasi dalam pengembangan sumber daya aparatur.

Baca Juga:  Amerika Serikat Gelar Pilpres di Tengah Wabah Corona

"Menentukan skala prioritas dalam pengembangan SDM dan memanfaatkan fasilitas pendidikan yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan ASN dalam bekerja," ujar Bupati.

Bupati menegaskan, pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pembkab Rohul 3 tahun ke depan itu, merupakan grand design melihat persoalan dan isu strategis, sehingga menjadi rujukan perencanaan di RPJMD Rohul tahun 2021-2026 yang mengacu visi dan misi Kabupaten Rohul.

Orang nomor satu di Rohul itu menyebutkan, dalam pengembangan sumber daya aparatur tersebut terdapat beberapa permasalahan, terutama keterbatasan anggaran. Selain belum tersedianya sarana dan prasarana pendukung pembinaan pendidikan, pelatihan guna pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul.(adv)

Lanjutnya, masih rendahnya indeks profesionalisme ASN (aparatur sipil negara) di lingkungan Pemkab Rohul dan persentase pejabat yang mengikuti pendidikan pelatihan kepemimpinan dan belum terbangunnya motivasi ASN untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam upaya mendukung peningkatan kemampuan untuk meningkatkan kinerja.

Baca Juga:  Rektor Unri Monitor Langsung Kegiatan PKM di Desa Siabu

"Kita berharap rencana aksi pengembangan sumber daya aparatur yang direncanakan 3 tahun ke depan, dapat terealisasi dalam memajukan Kabupaten Rokan Hulu dan berdaya saing serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera," ujarnya.(adv)

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) – PEMERINTAH daerah telah merumuskan 5 (lima) isu strategis pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul untuk tiga tahun ke depan yakni tahun 2022-2024 mendatang.

Untuk mendukung pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul tersebut, akan menghabiskan anggaran sekitar Rp66,9 miliar. Karena pengembangan sumber daya aparatur menjadi program prioritas selain pembangunan infrastruktur.

"Pemkab Rohul telah memproyeksikan alokasi anggaran dalam rencana aksi pengembangan sumber daya aparatur untuk tiga tahun ke depan membutuhkan anggaran sebesar Rp66.964.707.861," ungkap Bupati Rohul H Sukiman, baru-baru ini.

Menurutnya, 5 isu stratgis pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul yang telah dirumuskan yakni, menggunakan kewenangan yang ada untuk mengambil keputusan, mengarahkan dan memberi perintah guna pengembangan sumber daya aparatur, mengendalikan dan mengoptimalkan biaya pengembangan sumber daya aparatur, membangun kerja sama dengan lembaga terakreditasi dalam pengembangan sumber daya aparatur.

Baca Juga:  Sidang Isbat Awal Zulhijah 1441 H Digelar 21 Juli

"Menentukan skala prioritas dalam pengembangan SDM dan memanfaatkan fasilitas pendidikan yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan ASN dalam bekerja," ujar Bupati.

- Advertisement -

Bupati menegaskan, pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pembkab Rohul 3 tahun ke depan itu, merupakan grand design melihat persoalan dan isu strategis, sehingga menjadi rujukan perencanaan di RPJMD Rohul tahun 2021-2026 yang mengacu visi dan misi Kabupaten Rohul.

Orang nomor satu di Rohul itu menyebutkan, dalam pengembangan sumber daya aparatur tersebut terdapat beberapa permasalahan, terutama keterbatasan anggaran. Selain belum tersedianya sarana dan prasarana pendukung pembinaan pendidikan, pelatihan guna pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul.(adv)

- Advertisement -

Lanjutnya, masih rendahnya indeks profesionalisme ASN (aparatur sipil negara) di lingkungan Pemkab Rohul dan persentase pejabat yang mengikuti pendidikan pelatihan kepemimpinan dan belum terbangunnya motivasi ASN untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam upaya mendukung peningkatan kemampuan untuk meningkatkan kinerja.

Baca Juga:  Telepon Genggam, Pisau Hingga Uang Tunai Ditemukan

"Kita berharap rencana aksi pengembangan sumber daya aparatur yang direncanakan 3 tahun ke depan, dapat terealisasi dalam memajukan Kabupaten Rokan Hulu dan berdaya saing serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera," ujarnya.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) – PEMERINTAH daerah telah merumuskan 5 (lima) isu strategis pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul untuk tiga tahun ke depan yakni tahun 2022-2024 mendatang.

Untuk mendukung pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul tersebut, akan menghabiskan anggaran sekitar Rp66,9 miliar. Karena pengembangan sumber daya aparatur menjadi program prioritas selain pembangunan infrastruktur.

"Pemkab Rohul telah memproyeksikan alokasi anggaran dalam rencana aksi pengembangan sumber daya aparatur untuk tiga tahun ke depan membutuhkan anggaran sebesar Rp66.964.707.861," ungkap Bupati Rohul H Sukiman, baru-baru ini.

Menurutnya, 5 isu stratgis pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul yang telah dirumuskan yakni, menggunakan kewenangan yang ada untuk mengambil keputusan, mengarahkan dan memberi perintah guna pengembangan sumber daya aparatur, mengendalikan dan mengoptimalkan biaya pengembangan sumber daya aparatur, membangun kerja sama dengan lembaga terakreditasi dalam pengembangan sumber daya aparatur.

Baca Juga:  Kata Jaksa Agung Berjanji Tujuh Calon Tersangka Asabri Segera Diumumkan

"Menentukan skala prioritas dalam pengembangan SDM dan memanfaatkan fasilitas pendidikan yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan ASN dalam bekerja," ujar Bupati.

Bupati menegaskan, pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pembkab Rohul 3 tahun ke depan itu, merupakan grand design melihat persoalan dan isu strategis, sehingga menjadi rujukan perencanaan di RPJMD Rohul tahun 2021-2026 yang mengacu visi dan misi Kabupaten Rohul.

Orang nomor satu di Rohul itu menyebutkan, dalam pengembangan sumber daya aparatur tersebut terdapat beberapa permasalahan, terutama keterbatasan anggaran. Selain belum tersedianya sarana dan prasarana pendukung pembinaan pendidikan, pelatihan guna pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemkab Rohul.(adv)

Lanjutnya, masih rendahnya indeks profesionalisme ASN (aparatur sipil negara) di lingkungan Pemkab Rohul dan persentase pejabat yang mengikuti pendidikan pelatihan kepemimpinan dan belum terbangunnya motivasi ASN untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam upaya mendukung peningkatan kemampuan untuk meningkatkan kinerja.

Baca Juga:  Gubernur Riau Bakal Hadiri Pelantikan Ika USU pada 26 Juni

"Kita berharap rencana aksi pengembangan sumber daya aparatur yang direncanakan 3 tahun ke depan, dapat terealisasi dalam memajukan Kabupaten Rokan Hulu dan berdaya saing serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera," ujarnya.(adv)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari