Minggu, 6 April 2025
spot_img

Singapura Rahasiakan Identitas WNI Positif Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — KBRI Singapura belum bisa menemui langsung WNI yang terinfeksi virus di Negeri Singa tersebut. Identitas WNI pertama yang didiagnosa positif terjangkit virus corona itu pun masih ditutupi otoritas setempat.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, WNI tersebut kini tengah diisolasi di Rumah Sakit Singapore General Hospital.

"Kalau (bertemu) secara langsung tidak bisa karena yang bersangkutan masih diisolasi, namun komunikasi terus kami lakukan dengan pemerintah Singapura untuk memastikan kondisi yang bersangkutan,” kata Faizasyah saat ditemui di Jakarta, Rabu (5/2).

Meskipun belum bisa menemui WNI tersebut, KBRI Singapura terus berkomunikasi dengan otoritas setempat terutama Kementerian Kesehatan Singapura untuk memastikan perawatan dan proses pemulihan berjalan baik. Faizasyah memastikan, pemerintah menaruh perhatian besar terhadap kondisi WNI itu.

Baca Juga:  KPPU Lanjutkan Perkara Migor ke Tahap Penyelidikan

Pihak KBRI juga telah menitipkan nomor telepon darurat yang setiap saat bisa dihubungi oleh WNI itu jika ingin berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia.

“Jadi yang kita pastikan sekarang adalah komitmen dari pihak Singapura untuk memastikan perawatannya, dan harapan kita bersama segera pulih kembali,” tutur Faizasyah.

Sampai sekarang baik pihak Kemenlu maupun KBRI Singapura belum mendapatkan identitas WNI tersebut. Pasalnya, identitas sang WNI dilindungi Personal Data Protection Act Singapura.

“Terkait dengan identitas, sesuai hukum tentang privasi, otoritas Singapura masih menunggu persetujuan dari yang bersangkutan agar datanya bisa disampaikan ke KBRI,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha di Jakarta.

Baca Juga:  Menteri LHK Paparkan Pengelolaan Kebijakan Moratorium dan Alokasi Hutan Untuk Rakyat

Sejauh ini yang diketahui adalah WNI itu merupakan pekerja rumah tangga. Dia diduga tertular virus corona dari majikannya, warga negara Singapura yang sebelumnya juga telah ditetapkan positif terjangkit virus mirip flu itu. 

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — KBRI Singapura belum bisa menemui langsung WNI yang terinfeksi virus di Negeri Singa tersebut. Identitas WNI pertama yang didiagnosa positif terjangkit virus corona itu pun masih ditutupi otoritas setempat.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, WNI tersebut kini tengah diisolasi di Rumah Sakit Singapore General Hospital.

"Kalau (bertemu) secara langsung tidak bisa karena yang bersangkutan masih diisolasi, namun komunikasi terus kami lakukan dengan pemerintah Singapura untuk memastikan kondisi yang bersangkutan,” kata Faizasyah saat ditemui di Jakarta, Rabu (5/2).

Meskipun belum bisa menemui WNI tersebut, KBRI Singapura terus berkomunikasi dengan otoritas setempat terutama Kementerian Kesehatan Singapura untuk memastikan perawatan dan proses pemulihan berjalan baik. Faizasyah memastikan, pemerintah menaruh perhatian besar terhadap kondisi WNI itu.

Baca Juga:  Dituntut 8 Tahun Penjara, Munarman Tertawa, Anggap Jaksa Tak Serius

Pihak KBRI juga telah menitipkan nomor telepon darurat yang setiap saat bisa dihubungi oleh WNI itu jika ingin berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia.

“Jadi yang kita pastikan sekarang adalah komitmen dari pihak Singapura untuk memastikan perawatannya, dan harapan kita bersama segera pulih kembali,” tutur Faizasyah.

Sampai sekarang baik pihak Kemenlu maupun KBRI Singapura belum mendapatkan identitas WNI tersebut. Pasalnya, identitas sang WNI dilindungi Personal Data Protection Act Singapura.

“Terkait dengan identitas, sesuai hukum tentang privasi, otoritas Singapura masih menunggu persetujuan dari yang bersangkutan agar datanya bisa disampaikan ke KBRI,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha di Jakarta.

Baca Juga:  KPPU Lanjutkan Perkara Migor ke Tahap Penyelidikan

Sejauh ini yang diketahui adalah WNI itu merupakan pekerja rumah tangga. Dia diduga tertular virus corona dari majikannya, warga negara Singapura yang sebelumnya juga telah ditetapkan positif terjangkit virus mirip flu itu. 

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Singapura Rahasiakan Identitas WNI Positif Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — KBRI Singapura belum bisa menemui langsung WNI yang terinfeksi virus di Negeri Singa tersebut. Identitas WNI pertama yang didiagnosa positif terjangkit virus corona itu pun masih ditutupi otoritas setempat.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, WNI tersebut kini tengah diisolasi di Rumah Sakit Singapore General Hospital.

"Kalau (bertemu) secara langsung tidak bisa karena yang bersangkutan masih diisolasi, namun komunikasi terus kami lakukan dengan pemerintah Singapura untuk memastikan kondisi yang bersangkutan,” kata Faizasyah saat ditemui di Jakarta, Rabu (5/2).

Meskipun belum bisa menemui WNI tersebut, KBRI Singapura terus berkomunikasi dengan otoritas setempat terutama Kementerian Kesehatan Singapura untuk memastikan perawatan dan proses pemulihan berjalan baik. Faizasyah memastikan, pemerintah menaruh perhatian besar terhadap kondisi WNI itu.

Baca Juga:  Ketua Satkar Ulama Partai Golkar Optimis Gus Yahya Bawa NU Mendunia

Pihak KBRI juga telah menitipkan nomor telepon darurat yang setiap saat bisa dihubungi oleh WNI itu jika ingin berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia.

“Jadi yang kita pastikan sekarang adalah komitmen dari pihak Singapura untuk memastikan perawatannya, dan harapan kita bersama segera pulih kembali,” tutur Faizasyah.

Sampai sekarang baik pihak Kemenlu maupun KBRI Singapura belum mendapatkan identitas WNI tersebut. Pasalnya, identitas sang WNI dilindungi Personal Data Protection Act Singapura.

“Terkait dengan identitas, sesuai hukum tentang privasi, otoritas Singapura masih menunggu persetujuan dari yang bersangkutan agar datanya bisa disampaikan ke KBRI,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha di Jakarta.

Baca Juga:  Terlilit Utang, Potong Empat Jari Sendiri, Lalu Mengaku Dibegal

Sejauh ini yang diketahui adalah WNI itu merupakan pekerja rumah tangga. Dia diduga tertular virus corona dari majikannya, warga negara Singapura yang sebelumnya juga telah ditetapkan positif terjangkit virus mirip flu itu. 

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — KBRI Singapura belum bisa menemui langsung WNI yang terinfeksi virus di Negeri Singa tersebut. Identitas WNI pertama yang didiagnosa positif terjangkit virus corona itu pun masih ditutupi otoritas setempat.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, WNI tersebut kini tengah diisolasi di Rumah Sakit Singapore General Hospital.

"Kalau (bertemu) secara langsung tidak bisa karena yang bersangkutan masih diisolasi, namun komunikasi terus kami lakukan dengan pemerintah Singapura untuk memastikan kondisi yang bersangkutan,” kata Faizasyah saat ditemui di Jakarta, Rabu (5/2).

Meskipun belum bisa menemui WNI tersebut, KBRI Singapura terus berkomunikasi dengan otoritas setempat terutama Kementerian Kesehatan Singapura untuk memastikan perawatan dan proses pemulihan berjalan baik. Faizasyah memastikan, pemerintah menaruh perhatian besar terhadap kondisi WNI itu.

Baca Juga:  Meninggal Akibat Covid, Ini Riwat Sakit Jane Shalimar

Pihak KBRI juga telah menitipkan nomor telepon darurat yang setiap saat bisa dihubungi oleh WNI itu jika ingin berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia.

“Jadi yang kita pastikan sekarang adalah komitmen dari pihak Singapura untuk memastikan perawatannya, dan harapan kita bersama segera pulih kembali,” tutur Faizasyah.

Sampai sekarang baik pihak Kemenlu maupun KBRI Singapura belum mendapatkan identitas WNI tersebut. Pasalnya, identitas sang WNI dilindungi Personal Data Protection Act Singapura.

“Terkait dengan identitas, sesuai hukum tentang privasi, otoritas Singapura masih menunggu persetujuan dari yang bersangkutan agar datanya bisa disampaikan ke KBRI,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha di Jakarta.

Baca Juga:  Menteri LHK Paparkan Pengelolaan Kebijakan Moratorium dan Alokasi Hutan Untuk Rakyat

Sejauh ini yang diketahui adalah WNI itu merupakan pekerja rumah tangga. Dia diduga tertular virus corona dari majikannya, warga negara Singapura yang sebelumnya juga telah ditetapkan positif terjangkit virus mirip flu itu. 

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari