31.2 C
Pekanbaru
Kamis, 3 April 2025
spot_img

Virus Corona, Timor Leste Minta Bantuan Indonesia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Timor Leste meminta bantuan kepada Indonesia untuk menyediakan tempat karantina bagi warga negaranya yang dievakuasi dari Wuhan, Cina. Permintaan itu langsung diungkapkan oleh Menteri Perencanaan dan Investasi Timor Leste Xanana Gusmao.

Menurut Xanana, Timor Leste tidak memiliki fasilitas mumpuni untuk melakukan karantina terkait wabah virus corona. Sementara, Indonesia merupakan negara yang memiliki kapasitas melakukannya.

"Kami enggak punya fasilitias, enggak punya apa-apa. Karena itu kami minta bantuan pada pemerintah Indonesia," ujar Xanana setelah berkunjung ke Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/2).

Xanana percaya, Indonesia akan memberikan bantuan ke Timor Leste. Karena punya pengalaman dalam menghadapi wabah virus.

Baca Juga:  Tuna Wicara

"Saya percaya karena Indonesia punya kemampuan yang lebih besar dari pada kami, akan membantu kami untuk mengatasi situasi ini," ucap dia.

Namun, menurut Xanana, kedatangannya ke Kemenko Polhukam bukan untuk meminta bantuan itu. Tapi lebih pada pembahasan soal perbatasan negara antara Indonesia dengan Timor Leste. "Tidak. Itu (bantuan karantina, red) antara pemerintah. Saya utusan untuk menteri land border," Kata dia.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi I DPR Sukamta meminta pemerintah berhati-hati dalam merespons permintaan Pemerintah Timor Leste yang meminta bantuan untuk mengarantina warganya yang baru kembali dari Wuhan, Cina.

Sukamta mengaku khawatir, jika pemerintah Indonesia mengabulkan, nanti warga di sekitar lokasi akan menolak seperti yang terjadi di Natuna.

- Advertisement -
Baca Juga:  Masyarakat Sehat, Kinerja Membaik, Ekonomi Meningkat

"Ada kemungkinan penolakan seperti di Natuna. Walaupun kalau pemerintah memandang perlu membantu negara tetangga," ujarnya.

Sukamta menyerahkan kepada pemerintah apakah permintaan bantuan itu nantinya akan dipenuhi atau tidak.

"Ya kalau pemerintah melihat ada peluang membantu dan secara teknis memungkinkan, bagus. Ini kan masalah kemanusiaan," katanya.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

BERITA LAINNYA

Genangan Tak Surut, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton

Selama dua bulan terakhir, Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton di perbatasan Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, dengan Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, masih tergenang air.

Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Guyur Riau Saat Malam Takbiran

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah di Riau pada malam Takbiran Idulfitri 1446 H, yang jatuh pada Ahad (30/3/2025).

Bandara SSK II Pekanbaru Buka Rute Baru ke Padang dan Rengat, Mudahkan Akses Mudik

Penerbangan perdana rute Pekanbaru-Padang dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025, pukul 07:00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Radityo Ari Purwoko, General Manager Bandara SSK II, Roni Rakhmat SSTP MSi

Gubernur Riau Abdul Wahid Gelar Open House Idulfitri, Ajak Masyarakat Jalin Silaturahmi

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa open house ini terbuka bagi semua kalangan tanpa ada pembatasan. Masyarakat umum dipersilakan untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan dirinya, Wakil Gubernur, kepala OPD, serta warga lainnya.