Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Masyarakat Bukit Batrem Merasa Pemko Kurang Peduli

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Kelurahan Bukit Batrem merasa Pemko Dumai kurang peduli dengan pembangunan di wilayah tersebut. Padahal mereka merupakan warga yang memiliki status sah sebagai warga Dumai, namun pembangunan di wilayah yang berada di Kecamatan Dumai Timur tersebut masih minim.

"Kami ini warga Kota Dumai, itu dibuktikan kami memiliki KTP, tapi pembangunan infrastruktur masih sangat kurang," ujar Usman (41) di hadapan Wali Kota Dumai Zulkifli As saat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RAKPD) Kota Dumai 2021, di Balai Sri Bunga Tanjung, Senin (3/2).

Ia berharap Pemko Dumai tidak menganaktirikan mereka yang tinggal di wilayah Bukit Batrem. "Kami ingin hak yang sama," tuturnya.

Baca Juga:  Manfaatkan PeduliLindungi dan Terapkan Prokes

Ia mengatakan di Kelurahan Bukit Batrem ada danau yang memiliki potensi besar sebagai pariwisata, namun tidak dimanfaatkan. "Tolong, kami juga berhak menerima pembangunan," tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan Pemko Dumai tidak pernah menganaktirikan warga. "Jadi tidak ada anak tiri atau anak kandung, namun di Kelurahan Bukit Batrem ini berbeda, banyak tempat yang masuk wilayah konsesi PT Chevron," tuturnya.(hsb)

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Kelurahan Bukit Batrem merasa Pemko Dumai kurang peduli dengan pembangunan di wilayah tersebut. Padahal mereka merupakan warga yang memiliki status sah sebagai warga Dumai, namun pembangunan di wilayah yang berada di Kecamatan Dumai Timur tersebut masih minim.

"Kami ini warga Kota Dumai, itu dibuktikan kami memiliki KTP, tapi pembangunan infrastruktur masih sangat kurang," ujar Usman (41) di hadapan Wali Kota Dumai Zulkifli As saat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RAKPD) Kota Dumai 2021, di Balai Sri Bunga Tanjung, Senin (3/2).

Ia berharap Pemko Dumai tidak menganaktirikan mereka yang tinggal di wilayah Bukit Batrem. "Kami ingin hak yang sama," tuturnya.

Baca Juga:  52 Rumah Sakit Polri Telah Disiapkan untuk Pasien COVID-19

Ia mengatakan di Kelurahan Bukit Batrem ada danau yang memiliki potensi besar sebagai pariwisata, namun tidak dimanfaatkan. "Tolong, kami juga berhak menerima pembangunan," tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan Pemko Dumai tidak pernah menganaktirikan warga. "Jadi tidak ada anak tiri atau anak kandung, namun di Kelurahan Bukit Batrem ini berbeda, banyak tempat yang masuk wilayah konsesi PT Chevron," tuturnya.(hsb)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Masyarakat Bukit Batrem Merasa Pemko Kurang Peduli

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Kelurahan Bukit Batrem merasa Pemko Dumai kurang peduli dengan pembangunan di wilayah tersebut. Padahal mereka merupakan warga yang memiliki status sah sebagai warga Dumai, namun pembangunan di wilayah yang berada di Kecamatan Dumai Timur tersebut masih minim.

"Kami ini warga Kota Dumai, itu dibuktikan kami memiliki KTP, tapi pembangunan infrastruktur masih sangat kurang," ujar Usman (41) di hadapan Wali Kota Dumai Zulkifli As saat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RAKPD) Kota Dumai 2021, di Balai Sri Bunga Tanjung, Senin (3/2).

Ia berharap Pemko Dumai tidak menganaktirikan mereka yang tinggal di wilayah Bukit Batrem. "Kami ingin hak yang sama," tuturnya.

Baca Juga:  5 Film Indonesia Terlaris Sepanjang 2019

Ia mengatakan di Kelurahan Bukit Batrem ada danau yang memiliki potensi besar sebagai pariwisata, namun tidak dimanfaatkan. "Tolong, kami juga berhak menerima pembangunan," tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan Pemko Dumai tidak pernah menganaktirikan warga. "Jadi tidak ada anak tiri atau anak kandung, namun di Kelurahan Bukit Batrem ini berbeda, banyak tempat yang masuk wilayah konsesi PT Chevron," tuturnya.(hsb)

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Kelurahan Bukit Batrem merasa Pemko Dumai kurang peduli dengan pembangunan di wilayah tersebut. Padahal mereka merupakan warga yang memiliki status sah sebagai warga Dumai, namun pembangunan di wilayah yang berada di Kecamatan Dumai Timur tersebut masih minim.

"Kami ini warga Kota Dumai, itu dibuktikan kami memiliki KTP, tapi pembangunan infrastruktur masih sangat kurang," ujar Usman (41) di hadapan Wali Kota Dumai Zulkifli As saat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RAKPD) Kota Dumai 2021, di Balai Sri Bunga Tanjung, Senin (3/2).

Ia berharap Pemko Dumai tidak menganaktirikan mereka yang tinggal di wilayah Bukit Batrem. "Kami ingin hak yang sama," tuturnya.

Baca Juga:  Widi Mulia Setia Menemani Persidangan Dwi Sasono

Ia mengatakan di Kelurahan Bukit Batrem ada danau yang memiliki potensi besar sebagai pariwisata, namun tidak dimanfaatkan. "Tolong, kami juga berhak menerima pembangunan," tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Dumai Zulkifli As mengatakan Pemko Dumai tidak pernah menganaktirikan warga. "Jadi tidak ada anak tiri atau anak kandung, namun di Kelurahan Bukit Batrem ini berbeda, banyak tempat yang masuk wilayah konsesi PT Chevron," tuturnya.(hsb)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari