Minggu, 6 April 2025
spot_img

Bupati: Narkoba Mengancam Pelajar

SIAK (RIAUPOS.CO) — BUPATI Siak Alfedri MSi memimpin pelaksanaan upacara di SMAN 1 Kandis Kecamatan Kandis, Kamis (31/10).

Usai pelaksanaan upacara di halaman SMAN 1 Kandis, Alfedri menyampaikan pesan-pesan kepada para pelajar tentang bahaya narkoba.

Penyalahgunaan narkoba sangat mengancam kehidupan generasi muda saat ini menjadi kekhawatiran bagi Pemerintah Kabupaten Siak. 

Dikatakan Alfedri, bahwa bahaya narkoba sudah mengancam generasi  muda di antaranya pelajar. Karena mereka pada kondisi yang labil dan mudah terbawa arus.

"Kami sosialisasikan bahaya narkoba ke sekolah-sekolah. Agar anak-anak di Siak tidak terlibat pengaruh negatif," ujar Bupati Alfedri di hadapan ratusan siswa di SMAN 1 Kandis.

Turun hadir Kepala Dinas Kesehatan Siak Tony Chandra, Camat Kandis Irwan Kurniawan, Upika Tualang dan Korwil Pendidikan.

Baca Juga:  IBT Pelita Indonesia MoU dengan Pemkab Bengkalis

Alfedri berpesan agar pelajar menjauhi narkoba dan  perdalam ilmu agama yang menjadi tameng dari hal-hal negatif. Dirinya juga meminta masyarakat, guru dan orang tua agar mengawasi seluruh kegiatan anak baik di luar maupun dan di sekolah. "Peran guru dan orang tua mengawasi kegiatan anak. Jangan pernah menyentuh yang namanya narkoba, apapun keadaannya. Karena kalau sudah memakai sekali, pasti akan ketagihan," ujarnya. 

Alfedri menyebutkan, Presiden sudah menetapkan Indonesia darurat narkoba. Narkoba sudah merusak generasi muda, jika generasi rusak maka tunggu kehancuran suatu bangsa.

Alfedri mengatakan, korban narkoba tidak di Siak saja, melainkan di seluruh Indonesia dari anak-anak mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA. “Kami sedang gencar-gencarnya menyosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar dan  masyarakat. Tingkatkan ilmu agama untuk membentengi dari hal-hal yang tidak baik,” imbaunya. Camat Kandis Irwan Kurniawan berharap generasi muda bisa memahami bahaya narkoba dan menjauhinya serta siap untuk menjadi generasi yang berjiwa mandiri dan maju.

Baca Juga:  Rohul Terima Penghargaan Maturitas SPIP Level III dari BPKP

"Kami berharap kepada anak-anak sebagai generasi muda sebagai penerus bangsa agar menjauhi narkoba, jangan sampai terjerumus barang haram yang dapat merusak masa depan," pesannya.(adv)

SIAK (RIAUPOS.CO) — BUPATI Siak Alfedri MSi memimpin pelaksanaan upacara di SMAN 1 Kandis Kecamatan Kandis, Kamis (31/10).

Usai pelaksanaan upacara di halaman SMAN 1 Kandis, Alfedri menyampaikan pesan-pesan kepada para pelajar tentang bahaya narkoba.

Penyalahgunaan narkoba sangat mengancam kehidupan generasi muda saat ini menjadi kekhawatiran bagi Pemerintah Kabupaten Siak. 

Dikatakan Alfedri, bahwa bahaya narkoba sudah mengancam generasi  muda di antaranya pelajar. Karena mereka pada kondisi yang labil dan mudah terbawa arus.

"Kami sosialisasikan bahaya narkoba ke sekolah-sekolah. Agar anak-anak di Siak tidak terlibat pengaruh negatif," ujar Bupati Alfedri di hadapan ratusan siswa di SMAN 1 Kandis.

Turun hadir Kepala Dinas Kesehatan Siak Tony Chandra, Camat Kandis Irwan Kurniawan, Upika Tualang dan Korwil Pendidikan.

Baca Juga:  IBT Pelita Indonesia MoU dengan Pemkab Bengkalis

Alfedri berpesan agar pelajar menjauhi narkoba dan  perdalam ilmu agama yang menjadi tameng dari hal-hal negatif. Dirinya juga meminta masyarakat, guru dan orang tua agar mengawasi seluruh kegiatan anak baik di luar maupun dan di sekolah. "Peran guru dan orang tua mengawasi kegiatan anak. Jangan pernah menyentuh yang namanya narkoba, apapun keadaannya. Karena kalau sudah memakai sekali, pasti akan ketagihan," ujarnya. 

Alfedri menyebutkan, Presiden sudah menetapkan Indonesia darurat narkoba. Narkoba sudah merusak generasi muda, jika generasi rusak maka tunggu kehancuran suatu bangsa.

Alfedri mengatakan, korban narkoba tidak di Siak saja, melainkan di seluruh Indonesia dari anak-anak mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA. “Kami sedang gencar-gencarnya menyosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar dan  masyarakat. Tingkatkan ilmu agama untuk membentengi dari hal-hal yang tidak baik,” imbaunya. Camat Kandis Irwan Kurniawan berharap generasi muda bisa memahami bahaya narkoba dan menjauhinya serta siap untuk menjadi generasi yang berjiwa mandiri dan maju.

Baca Juga:  KPK Minta Kasus Korupsi Tak Masuk ke Rancangan KUHP

"Kami berharap kepada anak-anak sebagai generasi muda sebagai penerus bangsa agar menjauhi narkoba, jangan sampai terjerumus barang haram yang dapat merusak masa depan," pesannya.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Bupati: Narkoba Mengancam Pelajar

SIAK (RIAUPOS.CO) — BUPATI Siak Alfedri MSi memimpin pelaksanaan upacara di SMAN 1 Kandis Kecamatan Kandis, Kamis (31/10).

Usai pelaksanaan upacara di halaman SMAN 1 Kandis, Alfedri menyampaikan pesan-pesan kepada para pelajar tentang bahaya narkoba.

Penyalahgunaan narkoba sangat mengancam kehidupan generasi muda saat ini menjadi kekhawatiran bagi Pemerintah Kabupaten Siak. 

Dikatakan Alfedri, bahwa bahaya narkoba sudah mengancam generasi  muda di antaranya pelajar. Karena mereka pada kondisi yang labil dan mudah terbawa arus.

"Kami sosialisasikan bahaya narkoba ke sekolah-sekolah. Agar anak-anak di Siak tidak terlibat pengaruh negatif," ujar Bupati Alfedri di hadapan ratusan siswa di SMAN 1 Kandis.

Turun hadir Kepala Dinas Kesehatan Siak Tony Chandra, Camat Kandis Irwan Kurniawan, Upika Tualang dan Korwil Pendidikan.

Baca Juga:  Mahathir Tolak Kompensasi USD 2 Miliar dari Goldman Sachs

Alfedri berpesan agar pelajar menjauhi narkoba dan  perdalam ilmu agama yang menjadi tameng dari hal-hal negatif. Dirinya juga meminta masyarakat, guru dan orang tua agar mengawasi seluruh kegiatan anak baik di luar maupun dan di sekolah. "Peran guru dan orang tua mengawasi kegiatan anak. Jangan pernah menyentuh yang namanya narkoba, apapun keadaannya. Karena kalau sudah memakai sekali, pasti akan ketagihan," ujarnya. 

Alfedri menyebutkan, Presiden sudah menetapkan Indonesia darurat narkoba. Narkoba sudah merusak generasi muda, jika generasi rusak maka tunggu kehancuran suatu bangsa.

Alfedri mengatakan, korban narkoba tidak di Siak saja, melainkan di seluruh Indonesia dari anak-anak mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA. “Kami sedang gencar-gencarnya menyosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar dan  masyarakat. Tingkatkan ilmu agama untuk membentengi dari hal-hal yang tidak baik,” imbaunya. Camat Kandis Irwan Kurniawan berharap generasi muda bisa memahami bahaya narkoba dan menjauhinya serta siap untuk menjadi generasi yang berjiwa mandiri dan maju.

Baca Juga:  Cina Terus Memprovokasi, Taiwan Kirim Jet Tempur Dilengkapi Misil

"Kami berharap kepada anak-anak sebagai generasi muda sebagai penerus bangsa agar menjauhi narkoba, jangan sampai terjerumus barang haram yang dapat merusak masa depan," pesannya.(adv)

SIAK (RIAUPOS.CO) — BUPATI Siak Alfedri MSi memimpin pelaksanaan upacara di SMAN 1 Kandis Kecamatan Kandis, Kamis (31/10).

Usai pelaksanaan upacara di halaman SMAN 1 Kandis, Alfedri menyampaikan pesan-pesan kepada para pelajar tentang bahaya narkoba.

Penyalahgunaan narkoba sangat mengancam kehidupan generasi muda saat ini menjadi kekhawatiran bagi Pemerintah Kabupaten Siak. 

Dikatakan Alfedri, bahwa bahaya narkoba sudah mengancam generasi  muda di antaranya pelajar. Karena mereka pada kondisi yang labil dan mudah terbawa arus.

"Kami sosialisasikan bahaya narkoba ke sekolah-sekolah. Agar anak-anak di Siak tidak terlibat pengaruh negatif," ujar Bupati Alfedri di hadapan ratusan siswa di SMAN 1 Kandis.

Turun hadir Kepala Dinas Kesehatan Siak Tony Chandra, Camat Kandis Irwan Kurniawan, Upika Tualang dan Korwil Pendidikan.

Baca Juga:  Trayek Lebih 8 Jam, PO Harus Siapkan 2 Pengemudi

Alfedri berpesan agar pelajar menjauhi narkoba dan  perdalam ilmu agama yang menjadi tameng dari hal-hal negatif. Dirinya juga meminta masyarakat, guru dan orang tua agar mengawasi seluruh kegiatan anak baik di luar maupun dan di sekolah. "Peran guru dan orang tua mengawasi kegiatan anak. Jangan pernah menyentuh yang namanya narkoba, apapun keadaannya. Karena kalau sudah memakai sekali, pasti akan ketagihan," ujarnya. 

Alfedri menyebutkan, Presiden sudah menetapkan Indonesia darurat narkoba. Narkoba sudah merusak generasi muda, jika generasi rusak maka tunggu kehancuran suatu bangsa.

Alfedri mengatakan, korban narkoba tidak di Siak saja, melainkan di seluruh Indonesia dari anak-anak mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA. “Kami sedang gencar-gencarnya menyosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar dan  masyarakat. Tingkatkan ilmu agama untuk membentengi dari hal-hal yang tidak baik,” imbaunya. Camat Kandis Irwan Kurniawan berharap generasi muda bisa memahami bahaya narkoba dan menjauhinya serta siap untuk menjadi generasi yang berjiwa mandiri dan maju.

Baca Juga:  Rohul Terima Penghargaan Maturitas SPIP Level III dari BPKP

"Kami berharap kepada anak-anak sebagai generasi muda sebagai penerus bangsa agar menjauhi narkoba, jangan sampai terjerumus barang haram yang dapat merusak masa depan," pesannya.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari