Rabu, 18 Maret 2026
- Advertisement -

Debu Tebal dan Tanah Berserakan, Penimbunan Lahan di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ganggu Pengendara

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Aktivitas penimbunan lahan kosong di Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, kembali dikeluhkan warga. Ceceran tanah timbun dari proyek tersebut mengotori jalan dan menimbulkan debu pekat yang mengganggu pengendara, Senin (27/10).

Hampir seluruh lajur jalan di sekitar lokasi penimbunan tampak menguning akibat sisa tanah timbun yang berceceran. Kondisi ini membuat arus lalu lintas terganggu, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang melintas di kawasan padat tersebut.

Dari pantauan Riau Pos, Senin (27/10), tidak tampak petugas yang membersihkan tanah timbun di area proyek. Justru warga sekitar dan juru parkir terlihat berinisiatif membersihkan jalan dengan alat seadanya, seperti sapu dan selang air, untuk mengurangi debu yang beterbangan.

Baca Juga:  Harga Cabai Merah di Riau Tembus Rp130 Ribu, Warga Terpaksa Hemat Belanja

Seorang juru parkir bernama Ajo mengaku sudah lebih dari sepekan menghadapi keluhan serupa. Ia menyebut, sisa tanah timbun dibiarkan begitu saja oleh pihak proyek tanpa ada tindakan pembersihan.

Sudah lama kami keluhkan, tapi tidak ada petugas yang membersihkan. Banyak pengendara motor tergelincir karena tanah timbun di jalan. Jadi saya bersihkan sendiri biar tidak terlalu parah,” ujarnya.

Ajo juga menuturkan, truk pengangkut tanah yang keluar dari lokasi proyek tidak mencuci bagian ban kendaraan, sehingga tanah yang menempel terbawa hingga ke badan jalan. Akibatnya, jalan menjadi licin dan berbahaya bagi pengguna jalan.

Warga berharap pihak terkait segera menindaklanjuti keluhan tersebut dan memastikan kegiatan penimbunan lahan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Mitsubishi Auto Show Pekanbaru: Cashback Puluhan Juta dan Promo Menggiurkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Aktivitas penimbunan lahan kosong di Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, kembali dikeluhkan warga. Ceceran tanah timbun dari proyek tersebut mengotori jalan dan menimbulkan debu pekat yang mengganggu pengendara, Senin (27/10).

Hampir seluruh lajur jalan di sekitar lokasi penimbunan tampak menguning akibat sisa tanah timbun yang berceceran. Kondisi ini membuat arus lalu lintas terganggu, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang melintas di kawasan padat tersebut.

Dari pantauan Riau Pos, Senin (27/10), tidak tampak petugas yang membersihkan tanah timbun di area proyek. Justru warga sekitar dan juru parkir terlihat berinisiatif membersihkan jalan dengan alat seadanya, seperti sapu dan selang air, untuk mengurangi debu yang beterbangan.

Baca Juga:  Satlantas Lakukan Penyekatan Jalan Menuju Kota dan Pusat Keramaian

Seorang juru parkir bernama Ajo mengaku sudah lebih dari sepekan menghadapi keluhan serupa. Ia menyebut, sisa tanah timbun dibiarkan begitu saja oleh pihak proyek tanpa ada tindakan pembersihan.

Sudah lama kami keluhkan, tapi tidak ada petugas yang membersihkan. Banyak pengendara motor tergelincir karena tanah timbun di jalan. Jadi saya bersihkan sendiri biar tidak terlalu parah,” ujarnya.

- Advertisement -

Ajo juga menuturkan, truk pengangkut tanah yang keluar dari lokasi proyek tidak mencuci bagian ban kendaraan, sehingga tanah yang menempel terbawa hingga ke badan jalan. Akibatnya, jalan menjadi licin dan berbahaya bagi pengguna jalan.

Warga berharap pihak terkait segera menindaklanjuti keluhan tersebut dan memastikan kegiatan penimbunan lahan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Sapi Bantuan Pemprov Riau Mulai Dikirim
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Aktivitas penimbunan lahan kosong di Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, kembali dikeluhkan warga. Ceceran tanah timbun dari proyek tersebut mengotori jalan dan menimbulkan debu pekat yang mengganggu pengendara, Senin (27/10).

Hampir seluruh lajur jalan di sekitar lokasi penimbunan tampak menguning akibat sisa tanah timbun yang berceceran. Kondisi ini membuat arus lalu lintas terganggu, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang melintas di kawasan padat tersebut.

Dari pantauan Riau Pos, Senin (27/10), tidak tampak petugas yang membersihkan tanah timbun di area proyek. Justru warga sekitar dan juru parkir terlihat berinisiatif membersihkan jalan dengan alat seadanya, seperti sapu dan selang air, untuk mengurangi debu yang beterbangan.

Baca Juga:  Siagakan Personel dan Alat Berat di Titik Rawan

Seorang juru parkir bernama Ajo mengaku sudah lebih dari sepekan menghadapi keluhan serupa. Ia menyebut, sisa tanah timbun dibiarkan begitu saja oleh pihak proyek tanpa ada tindakan pembersihan.

Sudah lama kami keluhkan, tapi tidak ada petugas yang membersihkan. Banyak pengendara motor tergelincir karena tanah timbun di jalan. Jadi saya bersihkan sendiri biar tidak terlalu parah,” ujarnya.

Ajo juga menuturkan, truk pengangkut tanah yang keluar dari lokasi proyek tidak mencuci bagian ban kendaraan, sehingga tanah yang menempel terbawa hingga ke badan jalan. Akibatnya, jalan menjadi licin dan berbahaya bagi pengguna jalan.

Warga berharap pihak terkait segera menindaklanjuti keluhan tersebut dan memastikan kegiatan penimbunan lahan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Aletra L8 EV Kini Hadir di Pekanbaru, Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Sumatera

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari