Kamis, 3 April 2025
spot_img

Empat Mobil Perpustakaan Keliling Sasar 600 Titik Layanan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk memasyarakatkan minat baca kepada murid-murid sekolah yang ada di Kota Pekanbaru, layanan perpustakaan keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pekanbaru menyasar masyarakat dan sekolah-sekolah lebih dari 600 titik.

Hal ini diungkapkan Kepala DKP Pekanbaru Nelfiyonna melalui Staf IT Rubaman, saat ini ada empat mobil perpustakaan keliling yang dimiliki pihaknya.

“Dari data 2018, ada 178 SD yang sudah teken MoU dengan kami. Jumlah keseluruhan sekolah ada 300 lebih. Jumlah yang sudah teken MoU sudah lebih dari itu,” katanya.

Dengan MoU, jika ada permintaan dari sekolah akan lebih diprioritaskan. Apabila tidak teken MoU, sekolah yang menginginkan mobil perpustakaan datang harus menunggu berdasarkan jadwal yang telah ada.

Baca Juga:  DPRD Tolak Sanksi Denda Pelanggar Prokes

“Asal sekolah mau MoU, bisa langsung dilakukan. Malahan sudah hampir semua sekolah MoU,” ungkapnya.

Apabila belum ada kerja sama, pihaknya akan tetap menjadwalkan kunjungan ke sekolah-sekolah. Hasil rekap keseluruhan sekolah di Pekanbaru bisa mendapat kunjungan perpustakaan keliling setidaknya dua sampai tiga kali setahun.

“Kalau saat libur sekolah kami tidak turun. Biasanya diarahkan ke Lapas anak atau ke masyarakat. Nanti, ada dua orang petugas, satu bawa mobil dan satu bertugas di pelayanannya,” terangnya.

Kemudian, setiap harinya setidaknya ada 250-300 orang pengunjung Dispusip Pekanbaru. Di antaranya, termasuk pengunjung perpustakaan keliling.

“Sebulan itu sekitar delapan sampai sembilan ribuan pengunjung ke Dispusip melalui website kami, karena, pengunjung yang datang itu mengisi absen melalui online,” pungkasnya.(*1)

Baca Juga:  Langgar PSBM, Ada Denda hingga Rp5 Juta

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk memasyarakatkan minat baca kepada murid-murid sekolah yang ada di Kota Pekanbaru, layanan perpustakaan keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pekanbaru menyasar masyarakat dan sekolah-sekolah lebih dari 600 titik.

Hal ini diungkapkan Kepala DKP Pekanbaru Nelfiyonna melalui Staf IT Rubaman, saat ini ada empat mobil perpustakaan keliling yang dimiliki pihaknya.

“Dari data 2018, ada 178 SD yang sudah teken MoU dengan kami. Jumlah keseluruhan sekolah ada 300 lebih. Jumlah yang sudah teken MoU sudah lebih dari itu,” katanya.

Dengan MoU, jika ada permintaan dari sekolah akan lebih diprioritaskan. Apabila tidak teken MoU, sekolah yang menginginkan mobil perpustakaan datang harus menunggu berdasarkan jadwal yang telah ada.

Baca Juga:  Langgar PSBM, Ada Denda hingga Rp5 Juta

“Asal sekolah mau MoU, bisa langsung dilakukan. Malahan sudah hampir semua sekolah MoU,” ungkapnya.

Apabila belum ada kerja sama, pihaknya akan tetap menjadwalkan kunjungan ke sekolah-sekolah. Hasil rekap keseluruhan sekolah di Pekanbaru bisa mendapat kunjungan perpustakaan keliling setidaknya dua sampai tiga kali setahun.

“Kalau saat libur sekolah kami tidak turun. Biasanya diarahkan ke Lapas anak atau ke masyarakat. Nanti, ada dua orang petugas, satu bawa mobil dan satu bertugas di pelayanannya,” terangnya.

Kemudian, setiap harinya setidaknya ada 250-300 orang pengunjung Dispusip Pekanbaru. Di antaranya, termasuk pengunjung perpustakaan keliling.

“Sebulan itu sekitar delapan sampai sembilan ribuan pengunjung ke Dispusip melalui website kami, karena, pengunjung yang datang itu mengisi absen melalui online,” pungkasnya.(*1)

Baca Juga:  Istri Kenali dari Gigi dan Pakaian Dalam
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Empat Mobil Perpustakaan Keliling Sasar 600 Titik Layanan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk memasyarakatkan minat baca kepada murid-murid sekolah yang ada di Kota Pekanbaru, layanan perpustakaan keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pekanbaru menyasar masyarakat dan sekolah-sekolah lebih dari 600 titik.

Hal ini diungkapkan Kepala DKP Pekanbaru Nelfiyonna melalui Staf IT Rubaman, saat ini ada empat mobil perpustakaan keliling yang dimiliki pihaknya.

“Dari data 2018, ada 178 SD yang sudah teken MoU dengan kami. Jumlah keseluruhan sekolah ada 300 lebih. Jumlah yang sudah teken MoU sudah lebih dari itu,” katanya.

Dengan MoU, jika ada permintaan dari sekolah akan lebih diprioritaskan. Apabila tidak teken MoU, sekolah yang menginginkan mobil perpustakaan datang harus menunggu berdasarkan jadwal yang telah ada.

Baca Juga:  Masjid Al Firdaus Gelar Halalbihalal Bersama Wako

“Asal sekolah mau MoU, bisa langsung dilakukan. Malahan sudah hampir semua sekolah MoU,” ungkapnya.

Apabila belum ada kerja sama, pihaknya akan tetap menjadwalkan kunjungan ke sekolah-sekolah. Hasil rekap keseluruhan sekolah di Pekanbaru bisa mendapat kunjungan perpustakaan keliling setidaknya dua sampai tiga kali setahun.

“Kalau saat libur sekolah kami tidak turun. Biasanya diarahkan ke Lapas anak atau ke masyarakat. Nanti, ada dua orang petugas, satu bawa mobil dan satu bertugas di pelayanannya,” terangnya.

Kemudian, setiap harinya setidaknya ada 250-300 orang pengunjung Dispusip Pekanbaru. Di antaranya, termasuk pengunjung perpustakaan keliling.

“Sebulan itu sekitar delapan sampai sembilan ribuan pengunjung ke Dispusip melalui website kami, karena, pengunjung yang datang itu mengisi absen melalui online,” pungkasnya.(*1)

Baca Juga:  Rayakan HUT Ke-75 RI, IDAI Riau Berbagi Kasih ke Panti Asuhan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk memasyarakatkan minat baca kepada murid-murid sekolah yang ada di Kota Pekanbaru, layanan perpustakaan keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pekanbaru menyasar masyarakat dan sekolah-sekolah lebih dari 600 titik.

Hal ini diungkapkan Kepala DKP Pekanbaru Nelfiyonna melalui Staf IT Rubaman, saat ini ada empat mobil perpustakaan keliling yang dimiliki pihaknya.

“Dari data 2018, ada 178 SD yang sudah teken MoU dengan kami. Jumlah keseluruhan sekolah ada 300 lebih. Jumlah yang sudah teken MoU sudah lebih dari itu,” katanya.

Dengan MoU, jika ada permintaan dari sekolah akan lebih diprioritaskan. Apabila tidak teken MoU, sekolah yang menginginkan mobil perpustakaan datang harus menunggu berdasarkan jadwal yang telah ada.

Baca Juga:  Empat Kecamatan di Pekanbaru Masuk Zona Hijau

“Asal sekolah mau MoU, bisa langsung dilakukan. Malahan sudah hampir semua sekolah MoU,” ungkapnya.

Apabila belum ada kerja sama, pihaknya akan tetap menjadwalkan kunjungan ke sekolah-sekolah. Hasil rekap keseluruhan sekolah di Pekanbaru bisa mendapat kunjungan perpustakaan keliling setidaknya dua sampai tiga kali setahun.

“Kalau saat libur sekolah kami tidak turun. Biasanya diarahkan ke Lapas anak atau ke masyarakat. Nanti, ada dua orang petugas, satu bawa mobil dan satu bertugas di pelayanannya,” terangnya.

Kemudian, setiap harinya setidaknya ada 250-300 orang pengunjung Dispusip Pekanbaru. Di antaranya, termasuk pengunjung perpustakaan keliling.

“Sebulan itu sekitar delapan sampai sembilan ribuan pengunjung ke Dispusip melalui website kami, karena, pengunjung yang datang itu mengisi absen melalui online,” pungkasnya.(*1)

Baca Juga:  Langgar PSBM, Ada Denda hingga Rp5 Juta
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari