Selasa, 23 April 2024

Polresta Petakan 17 TPS Rawan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka mengamankan pelaksanaan Pemilu 2024 di Kota Pekanbaru, Polresta Pekanbaru menyiagakan 547 personelnya. Mereka ditugaskan untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah Kota Bertuah. Polresta juga memetakan ada sekitar 17 TPS yang dianggap rawan.

Selasa (23/1), seluruh personel yang bertugas mengamankan Pemilu itu dikumpulkan di Balai Dang Merdu untuk mendapatkan Pemantapan PAM Pemilu, Selasa (23/1). Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika hadir langsung untuk memberikan pemantapan.

- Advertisement -

”Sebanyak 574 personel kita (Polresta Pekanbaru, red) turunkan dalam rangka pengamanan masyarakat di TPS. Kita juga akan dibantu 136 personel BKO dari Polda Riau,” sebut Kombes Jeki usai kegiatan.

Dalam pembekalan itu, Kombes Jeki mempersiapkan satu pleton taktis untuk pengamanan pemilu. Pleton Siaga Power on Hand, begitu nama unit khusus ini, terdiri dari 31 personel yang siap siaga bergerak apabila diperlukan.

Baca Juga:  Masterplan Banjir Belum Dieksekusi

”Total TPS ada 2.756 sementara anggota kita yang melakukan pengamanan sekitar 574 org. Tentunya kita memerlukan bantuan stakeholder yang ada. Nanti juga kita libatkan dari BKO Polda Riau dan juga dari TNI,” kata Kombes Jeki.

- Advertisement -

Dikatakannya, dengan jumlah total personel sebanyak 710 orang dan TPS mencapai 2.756, maka ada ketimpangan rasio pengamanan. Itu artinya, satu personel menjaga 4 TPS sehingga Kombes Jeki mewanti-wanti anggotanya.

”574 personel ini harus benar-benar tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh. Ini adalah tulang punggung. Nanti akan ada juga patroli secara gabungan stakeholder, ada Brimob, Sabhara dan rekan-rekan TNI juga,” ujar Kombes Jeki.

Petakan 17 TPS Dianggap Rawan

Polresta Pekanbaru juga telah memetakan ada 17 TPS yang rawan sehingga perlu atensi lebih. Kapolresta menyebutkan, 17 TPS ini masuk daftar yang harus mendapat perhatian karena lokasinya.

Baca Juga:  Pengungsi Rohingya yang Kabur Terus Bertambah

”Kami telah memetakan 17 TPS yang kami anggap rawan. TPS tersebut  berbatasan dengan kabupaten lain dan jarak tempuhnya yang cukup jauh,” kata Kapolresta di sela-sela memberikan pembekalan pada personel polresta, kemarin.

Kombes Jeki juga menjabarkan, dari 17 TPS yang akan menjadi perhatian khusus itu, delapan di antaranya berada di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) yang ada di Pekanbaru.

”Dua TPS berada di Lapas Sialang Bungkuk, dua di Lapas Kelas II A Pekanbaru, dua TPS di Lapas Khusus Narkotika Rumbai, satu TPS di Lapas Perempuan dan satu TPS di Lapas Khusus Anak,” imbuhnya.

Kapolresta mengingatkan seluruh personel untuk mempersiapkan diri baik fisik maupun mental. Hal ini agar maksimal dalam melaksanakan tugas, hingga tujuan Pemilu 2024 aman dan damai dapat diraih dengan maksimal pula.(yls)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka mengamankan pelaksanaan Pemilu 2024 di Kota Pekanbaru, Polresta Pekanbaru menyiagakan 547 personelnya. Mereka ditugaskan untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah Kota Bertuah. Polresta juga memetakan ada sekitar 17 TPS yang dianggap rawan.

Selasa (23/1), seluruh personel yang bertugas mengamankan Pemilu itu dikumpulkan di Balai Dang Merdu untuk mendapatkan Pemantapan PAM Pemilu, Selasa (23/1). Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika hadir langsung untuk memberikan pemantapan.

”Sebanyak 574 personel kita (Polresta Pekanbaru, red) turunkan dalam rangka pengamanan masyarakat di TPS. Kita juga akan dibantu 136 personel BKO dari Polda Riau,” sebut Kombes Jeki usai kegiatan.

Dalam pembekalan itu, Kombes Jeki mempersiapkan satu pleton taktis untuk pengamanan pemilu. Pleton Siaga Power on Hand, begitu nama unit khusus ini, terdiri dari 31 personel yang siap siaga bergerak apabila diperlukan.

Baca Juga:  Pj Wako Geser Anggaran untuk Perbaikan Jalan

”Total TPS ada 2.756 sementara anggota kita yang melakukan pengamanan sekitar 574 org. Tentunya kita memerlukan bantuan stakeholder yang ada. Nanti juga kita libatkan dari BKO Polda Riau dan juga dari TNI,” kata Kombes Jeki.

Dikatakannya, dengan jumlah total personel sebanyak 710 orang dan TPS mencapai 2.756, maka ada ketimpangan rasio pengamanan. Itu artinya, satu personel menjaga 4 TPS sehingga Kombes Jeki mewanti-wanti anggotanya.

”574 personel ini harus benar-benar tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh. Ini adalah tulang punggung. Nanti akan ada juga patroli secara gabungan stakeholder, ada Brimob, Sabhara dan rekan-rekan TNI juga,” ujar Kombes Jeki.

Petakan 17 TPS Dianggap Rawan

Polresta Pekanbaru juga telah memetakan ada 17 TPS yang rawan sehingga perlu atensi lebih. Kapolresta menyebutkan, 17 TPS ini masuk daftar yang harus mendapat perhatian karena lokasinya.

Baca Juga:  Garuda Geser Singapura dari Ranking FIFA

”Kami telah memetakan 17 TPS yang kami anggap rawan. TPS tersebut  berbatasan dengan kabupaten lain dan jarak tempuhnya yang cukup jauh,” kata Kapolresta di sela-sela memberikan pembekalan pada personel polresta, kemarin.

Kombes Jeki juga menjabarkan, dari 17 TPS yang akan menjadi perhatian khusus itu, delapan di antaranya berada di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) yang ada di Pekanbaru.

”Dua TPS berada di Lapas Sialang Bungkuk, dua di Lapas Kelas II A Pekanbaru, dua TPS di Lapas Khusus Narkotika Rumbai, satu TPS di Lapas Perempuan dan satu TPS di Lapas Khusus Anak,” imbuhnya.

Kapolresta mengingatkan seluruh personel untuk mempersiapkan diri baik fisik maupun mental. Hal ini agar maksimal dalam melaksanakan tugas, hingga tujuan Pemilu 2024 aman dan damai dapat diraih dengan maksimal pula.(yls)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari