Minggu, 29 Maret 2026
- Advertisement -

Festival Dong Zhi Sambut Musim Dingin

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bertempat di Sekretariat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau Jalan Setia Budi, Pekanbaru, Sabtu (21/12) ratusan warga Tionghoa kembali menyemarakan Festival Dong Zhi (Tang Cue, red) sebagai tanda masuknya musim dingin menurut penanggalan Tionghoa.

Para peserta yang merupakan keturunan asli Tionghoa bersama-sama menikmati Dong Zhi yang merupakan makanan berbentuk wedang rode yang memiliki arti memperekat persaudaraan. Helatan ini diikuti oleh seluruh pengurus PSMTI Riau, Perwanti PSMTI Riau, PSMTI Kota Pekanbaru, PSMTI Kabupaten Kampar dan PSMTI kecamatan se-Kota Pekanbaru.

Menurut Wakil Ketua PSMTI Riau bidang Seni dan Budaya, Leo Hady Hastomo didampingi Wakil Ketua PSMTI Riau Bidang Media, Ket Tjing menjelaskan, Perayaan Dong Zhi (Tang Cue) dirayakan warga Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Perayaan dengan memakan onde-onde bersama yang sarat dengan makna.

Baca Juga:  Pameran di SKA, Honda Banyak Promo

"Selain itu, perayaan sekaligus untuk menjalin kebersamaan antar pengurus PSMTI Riau dan lainnya. Kemudian mengenalkan salah satu budaya Tionghoa kepada generasi muda," ujarnya.

Apalagi, onde-onde yang merupakan makanan khas saat perayaan Dong Zhi sudah bervariasi. Mulai dari warnanya yang beragam hingga rasanya.

"Onde-onde sudah memiliki banyak rasa dan sudah berbaur dengan budaya lokal. Contohnya sekarang ini, onde-onde menggunakan campuran sagu yang memang banyak terdapat di Provinsi Riau. Dan kami membuat variasi terbaru ini untuk dinikmati dalam perayaan festival Dong Zhie di Provinsi Riau,"terangnya.

Dijelaskannya lagi, dalam tradisi ini, Suku Tionghoa merayakan festival musim dingin (Dong Zhi) yang merupakan salah satu dari empat musim terakhir. Dari tahun ke tahun di musim dingin (bersalju), orang-orang di Tiongkok memakan semacam kue onde-onde dari tepung ketan atau Tang Yuan. Ini sebagai simbol persatuan dan keharmonisan sebuah keluarga di akhir tahun.(azr)

Baca Juga:  Warga Desa Langsat Permai Dilatih Membuat Saus Cabai

Laporan Prapti Dwi Lestari, Kota

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bertempat di Sekretariat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau Jalan Setia Budi, Pekanbaru, Sabtu (21/12) ratusan warga Tionghoa kembali menyemarakan Festival Dong Zhi (Tang Cue, red) sebagai tanda masuknya musim dingin menurut penanggalan Tionghoa.

Para peserta yang merupakan keturunan asli Tionghoa bersama-sama menikmati Dong Zhi yang merupakan makanan berbentuk wedang rode yang memiliki arti memperekat persaudaraan. Helatan ini diikuti oleh seluruh pengurus PSMTI Riau, Perwanti PSMTI Riau, PSMTI Kota Pekanbaru, PSMTI Kabupaten Kampar dan PSMTI kecamatan se-Kota Pekanbaru.

Menurut Wakil Ketua PSMTI Riau bidang Seni dan Budaya, Leo Hady Hastomo didampingi Wakil Ketua PSMTI Riau Bidang Media, Ket Tjing menjelaskan, Perayaan Dong Zhi (Tang Cue) dirayakan warga Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Perayaan dengan memakan onde-onde bersama yang sarat dengan makna.

Baca Juga:  Tiga Anak di Bawah Umur Dipulangkan

"Selain itu, perayaan sekaligus untuk menjalin kebersamaan antar pengurus PSMTI Riau dan lainnya. Kemudian mengenalkan salah satu budaya Tionghoa kepada generasi muda," ujarnya.

Apalagi, onde-onde yang merupakan makanan khas saat perayaan Dong Zhi sudah bervariasi. Mulai dari warnanya yang beragam hingga rasanya.

- Advertisement -

"Onde-onde sudah memiliki banyak rasa dan sudah berbaur dengan budaya lokal. Contohnya sekarang ini, onde-onde menggunakan campuran sagu yang memang banyak terdapat di Provinsi Riau. Dan kami membuat variasi terbaru ini untuk dinikmati dalam perayaan festival Dong Zhie di Provinsi Riau,"terangnya.

Dijelaskannya lagi, dalam tradisi ini, Suku Tionghoa merayakan festival musim dingin (Dong Zhi) yang merupakan salah satu dari empat musim terakhir. Dari tahun ke tahun di musim dingin (bersalju), orang-orang di Tiongkok memakan semacam kue onde-onde dari tepung ketan atau Tang Yuan. Ini sebagai simbol persatuan dan keharmonisan sebuah keluarga di akhir tahun.(azr)

- Advertisement -
Baca Juga:  Rakor KPU RI Akan Bahas PSU Siak

Laporan Prapti Dwi Lestari, Kota

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bertempat di Sekretariat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau Jalan Setia Budi, Pekanbaru, Sabtu (21/12) ratusan warga Tionghoa kembali menyemarakan Festival Dong Zhi (Tang Cue, red) sebagai tanda masuknya musim dingin menurut penanggalan Tionghoa.

Para peserta yang merupakan keturunan asli Tionghoa bersama-sama menikmati Dong Zhi yang merupakan makanan berbentuk wedang rode yang memiliki arti memperekat persaudaraan. Helatan ini diikuti oleh seluruh pengurus PSMTI Riau, Perwanti PSMTI Riau, PSMTI Kota Pekanbaru, PSMTI Kabupaten Kampar dan PSMTI kecamatan se-Kota Pekanbaru.

Menurut Wakil Ketua PSMTI Riau bidang Seni dan Budaya, Leo Hady Hastomo didampingi Wakil Ketua PSMTI Riau Bidang Media, Ket Tjing menjelaskan, Perayaan Dong Zhi (Tang Cue) dirayakan warga Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Perayaan dengan memakan onde-onde bersama yang sarat dengan makna.

Baca Juga:  Pameran di SKA, Honda Banyak Promo

"Selain itu, perayaan sekaligus untuk menjalin kebersamaan antar pengurus PSMTI Riau dan lainnya. Kemudian mengenalkan salah satu budaya Tionghoa kepada generasi muda," ujarnya.

Apalagi, onde-onde yang merupakan makanan khas saat perayaan Dong Zhi sudah bervariasi. Mulai dari warnanya yang beragam hingga rasanya.

"Onde-onde sudah memiliki banyak rasa dan sudah berbaur dengan budaya lokal. Contohnya sekarang ini, onde-onde menggunakan campuran sagu yang memang banyak terdapat di Provinsi Riau. Dan kami membuat variasi terbaru ini untuk dinikmati dalam perayaan festival Dong Zhie di Provinsi Riau,"terangnya.

Dijelaskannya lagi, dalam tradisi ini, Suku Tionghoa merayakan festival musim dingin (Dong Zhi) yang merupakan salah satu dari empat musim terakhir. Dari tahun ke tahun di musim dingin (bersalju), orang-orang di Tiongkok memakan semacam kue onde-onde dari tepung ketan atau Tang Yuan. Ini sebagai simbol persatuan dan keharmonisan sebuah keluarga di akhir tahun.(azr)

Baca Juga:  BI Jaga Konsistensi Elektronifikasi di Bandara

Laporan Prapti Dwi Lestari, Kota

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari