Minggu, 6 April 2025
spot_img

Percepat Vaksinasi Lansia, Camat-Lurah Harus Proaktif

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kota Pekanbaru saat ini berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Untuk bisa mencapai PPKM level 1, indikator yang harus dipenuhi salah satunya adalah capaian vaksinasi lanjut usia (lansia).

Vaksinasi lansia di Pekanbaru saat ini memang masih rendah. Karena itu, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT akhir pekan lalu meminta agar camat dan lurah di jajarannya proaktif.

Keaktifan camat dan lurah diperlukan dalam mendata warga lansia yang belum disuntik vaksin. Hal itu bertujuan melakukan percepatan vaksinasi terhadap lansia dengan target 60 persen.

"Percepatan ini dalam upaya agar Pekanbaru memenuhi indikator PPKM level 1," kata dia.

Baca Juga:  Ditemukan Tergeletak saat Patroli, Lelaki Tua Dilarikan ke RS Aulia

Wako berharap target 60 persen lansia yang akan divaksinasi itu dapat tercapai. Untuk itu, ia mengajak semua pihak sama-sama membantu akses vaksinasi bagi lansia. Begitu juga kepada tim Satgas Covid-19 di kelurahan dan kecamatan harus ikut membantu akses vaksinasi lansia. Camat dan lurah harus aktif mendata lansia yang belum divaksin.

Selain lansia, pemko juga terus melakukan percepatan vaksinasi kepada warga. Karena, untuk bisa masuk ke PPKM level 1, jumlah warga yang telah disuntik vaksin dosis pertama mesti mencapai 70 persen dari total wajib vaksin.

"Indikator ini juga menjadi satu penentu Kota Pekanbaru turun ke PPKM level 1. Capaian dosis vaksin pertama di Kota Pekanbaru saat ini sudah berkisar 60 persen lebih," terangnya.

Baca Juga:  Tetap Waspada, Patuhi Prokes

Wako terus mengingatkan kepada warga agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Walaupun saat ini sebaran kasus alami penurunan, ia mengimbau masyarakat tetap waspada.

Wako tak ingin kasus kembali meningkat atau terjadinya gelombang ketiga Covid-19 akibat lalai menjalankan prokes. (ali)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kota Pekanbaru saat ini berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Untuk bisa mencapai PPKM level 1, indikator yang harus dipenuhi salah satunya adalah capaian vaksinasi lanjut usia (lansia).

Vaksinasi lansia di Pekanbaru saat ini memang masih rendah. Karena itu, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT akhir pekan lalu meminta agar camat dan lurah di jajarannya proaktif.

Keaktifan camat dan lurah diperlukan dalam mendata warga lansia yang belum disuntik vaksin. Hal itu bertujuan melakukan percepatan vaksinasi terhadap lansia dengan target 60 persen.

"Percepatan ini dalam upaya agar Pekanbaru memenuhi indikator PPKM level 1," kata dia.

Baca Juga:  Mulai Pasang Peralatan Penutupan Lubang Semburan

Wako berharap target 60 persen lansia yang akan divaksinasi itu dapat tercapai. Untuk itu, ia mengajak semua pihak sama-sama membantu akses vaksinasi bagi lansia. Begitu juga kepada tim Satgas Covid-19 di kelurahan dan kecamatan harus ikut membantu akses vaksinasi lansia. Camat dan lurah harus aktif mendata lansia yang belum divaksin.

Selain lansia, pemko juga terus melakukan percepatan vaksinasi kepada warga. Karena, untuk bisa masuk ke PPKM level 1, jumlah warga yang telah disuntik vaksin dosis pertama mesti mencapai 70 persen dari total wajib vaksin.

"Indikator ini juga menjadi satu penentu Kota Pekanbaru turun ke PPKM level 1. Capaian dosis vaksin pertama di Kota Pekanbaru saat ini sudah berkisar 60 persen lebih," terangnya.

Baca Juga:  2.000 Meter Persegi Jalan Ditambal

Wako terus mengingatkan kepada warga agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Walaupun saat ini sebaran kasus alami penurunan, ia mengimbau masyarakat tetap waspada.

Wako tak ingin kasus kembali meningkat atau terjadinya gelombang ketiga Covid-19 akibat lalai menjalankan prokes. (ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Percepat Vaksinasi Lansia, Camat-Lurah Harus Proaktif

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kota Pekanbaru saat ini berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Untuk bisa mencapai PPKM level 1, indikator yang harus dipenuhi salah satunya adalah capaian vaksinasi lanjut usia (lansia).

Vaksinasi lansia di Pekanbaru saat ini memang masih rendah. Karena itu, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT akhir pekan lalu meminta agar camat dan lurah di jajarannya proaktif.

Keaktifan camat dan lurah diperlukan dalam mendata warga lansia yang belum disuntik vaksin. Hal itu bertujuan melakukan percepatan vaksinasi terhadap lansia dengan target 60 persen.

"Percepatan ini dalam upaya agar Pekanbaru memenuhi indikator PPKM level 1," kata dia.

Baca Juga:  Operasi Yustisi Sasar hingga Pelosok Daerah

Wako berharap target 60 persen lansia yang akan divaksinasi itu dapat tercapai. Untuk itu, ia mengajak semua pihak sama-sama membantu akses vaksinasi bagi lansia. Begitu juga kepada tim Satgas Covid-19 di kelurahan dan kecamatan harus ikut membantu akses vaksinasi lansia. Camat dan lurah harus aktif mendata lansia yang belum divaksin.

Selain lansia, pemko juga terus melakukan percepatan vaksinasi kepada warga. Karena, untuk bisa masuk ke PPKM level 1, jumlah warga yang telah disuntik vaksin dosis pertama mesti mencapai 70 persen dari total wajib vaksin.

"Indikator ini juga menjadi satu penentu Kota Pekanbaru turun ke PPKM level 1. Capaian dosis vaksin pertama di Kota Pekanbaru saat ini sudah berkisar 60 persen lebih," terangnya.

Baca Juga:  Tetap Waspada, Patuhi Prokes

Wako terus mengingatkan kepada warga agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Walaupun saat ini sebaran kasus alami penurunan, ia mengimbau masyarakat tetap waspada.

Wako tak ingin kasus kembali meningkat atau terjadinya gelombang ketiga Covid-19 akibat lalai menjalankan prokes. (ali)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kota Pekanbaru saat ini berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Untuk bisa mencapai PPKM level 1, indikator yang harus dipenuhi salah satunya adalah capaian vaksinasi lanjut usia (lansia).

Vaksinasi lansia di Pekanbaru saat ini memang masih rendah. Karena itu, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT akhir pekan lalu meminta agar camat dan lurah di jajarannya proaktif.

Keaktifan camat dan lurah diperlukan dalam mendata warga lansia yang belum disuntik vaksin. Hal itu bertujuan melakukan percepatan vaksinasi terhadap lansia dengan target 60 persen.

"Percepatan ini dalam upaya agar Pekanbaru memenuhi indikator PPKM level 1," kata dia.

Baca Juga:  Belum Terima Berkas Pencairan Dana Bosda

Wako berharap target 60 persen lansia yang akan divaksinasi itu dapat tercapai. Untuk itu, ia mengajak semua pihak sama-sama membantu akses vaksinasi bagi lansia. Begitu juga kepada tim Satgas Covid-19 di kelurahan dan kecamatan harus ikut membantu akses vaksinasi lansia. Camat dan lurah harus aktif mendata lansia yang belum divaksin.

Selain lansia, pemko juga terus melakukan percepatan vaksinasi kepada warga. Karena, untuk bisa masuk ke PPKM level 1, jumlah warga yang telah disuntik vaksin dosis pertama mesti mencapai 70 persen dari total wajib vaksin.

"Indikator ini juga menjadi satu penentu Kota Pekanbaru turun ke PPKM level 1. Capaian dosis vaksin pertama di Kota Pekanbaru saat ini sudah berkisar 60 persen lebih," terangnya.

Baca Juga:  Ditemukan Tergeletak saat Patroli, Lelaki Tua Dilarikan ke RS Aulia

Wako terus mengingatkan kepada warga agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Walaupun saat ini sebaran kasus alami penurunan, ia mengimbau masyarakat tetap waspada.

Wako tak ingin kasus kembali meningkat atau terjadinya gelombang ketiga Covid-19 akibat lalai menjalankan prokes. (ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari