Minggu, 23 Juni 2024

Kerap Terendam, Jalan Dharma Bakti Makin Rusak Parah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah lubang di Jalan Dharma Bakti, kecamatan Payung Sekaki sempat ditutup dengan cor readymix. Namun karena badan jalan kerap tergenang saat hujan, lubang-lubang itu kembali terbuka dan membuat kerusakan jalan makin parah.

Pantauan Riau Pos, Kamis (11/1) tampak kerusakan badan jalan yang terus tergerus olah genangan air banjir akibat saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik sejak simpang empat Jalan Soekarno-Hatta hingga simpang empat Jalan Dharma Bakti ujung dan Jalan Bakti serta Siak II Kecamatan Payung Sekaki terus menyulitkan pengendara yang melintas.

- Advertisement -

Tak jarang pengendara motor yang melintas tergelincir akibat banyaknya lubang yang disertai bebatuan kecil yang membuat roda kendaraan tidak mampu melintasi jalan yang rusak itu.

Bahkan kemacetan panjang kerap terjadi di jam-jam sibuk ,lantaran banyak kendaraan bermotor yang melintas memilih untuk menurunkan laju kendaraannya agar tidak tergelincir dan malah menyebabkan kecelakaan lalulintas dijalan alternatif tersebut.

Salah seorang warga Sihombing mengaku kerusakan badan Jalan Dharma Bakti ini terjadi selama bertahun-tahun lamanya. Hal ini lantaran keberadaan drainase yang ada disepanjang jalan alternatif tersebut tidak berfungsi dengan baik sehingga setiap kali hujan mengguyur Kota Pekanbaru kerap menggenangi badan jalan sehingga menyebabkan aspal di badan jalan terkelupas.

- Advertisement -
Baca Juga:  PWI Riau Luncurkan Sampul Buku Putih

”Kalau dibiarkan seperti bisa memakan korban jiwa. Apalagi kemarin pengecoran cuma disatu titik saja, padahal kami masyarakat berharap semua jalan ini diperbaiki,” ujarnya.

Salah seorang pengendara motor Wahyu mengaku kerusakan badan Jalan Dharma Bakti ini sudah kerap terjadi meskipun pemerintah kerap melakukan perbaikan dan pengasapalan ulang.

”Semoga Jalan Dharma Bakti bisa segera dilakukan perbaikan, karena nyawa pengendara motor dan masyarakat itu sangat berharga dan itu yang seharusnya menjadi pegangan kuat bagi pemerintah untuk menyelesaikannya permasalahan banjir dan jalan rusak di Kota Pekanbaru,” harapannya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan proses pengecoran terhadap badan Jalan Dharma Bakti yang dilakukan oleh Dinas PUPR merupakan langkah sementara guna menutupi lubang dibadan Jalan Dharma Bakti menggunakan cor readymix.

Baca Juga:  Polsek Rumbai Patroli Antisipasi Virus Corona

”Hal ini bersifat sementara. Berhubungan perbaikan dengan cara overlay Jalan Dharma Bakti akan dilakukan tahun ini,” katanya.

Sebelumnya, Dinas PUPR Pekanbaru telah menutup lubang Jalan Dharma Bakti Sigunggung dengan material batu-batuan dan tanah timbun serta mengecek drainase jalan tersebut.

”Kami memperbaiki Jalan Dharma Bakti dengan menggunakan base (penimbunan lubang jalan dengan material). Kami juga me­ngecek saluran air sekitar Jalan Dharma Bakti,” kata Kadis PUPR Pekanbaru saat itu.

Kegiatan ini dilakukan oleh tim Operasional dan Pemeliharaan (OPD) Patching Bina Marga. Saluran air diperiksa guna mengantisipasi genangan air yang dapat menyebabkan kerusakan jalan.

”Saya berharap adanya kesadaran kita semua akan kebersihan drainase lingkungan maupun drainase utama. Agar, lingkungan kita terbebas dari banjir maupun genangan yg dapat merusak sarana dan prasarana umum,” tegasnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, PEKANBARU

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah lubang di Jalan Dharma Bakti, kecamatan Payung Sekaki sempat ditutup dengan cor readymix. Namun karena badan jalan kerap tergenang saat hujan, lubang-lubang itu kembali terbuka dan membuat kerusakan jalan makin parah.

Pantauan Riau Pos, Kamis (11/1) tampak kerusakan badan jalan yang terus tergerus olah genangan air banjir akibat saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik sejak simpang empat Jalan Soekarno-Hatta hingga simpang empat Jalan Dharma Bakti ujung dan Jalan Bakti serta Siak II Kecamatan Payung Sekaki terus menyulitkan pengendara yang melintas.

Tak jarang pengendara motor yang melintas tergelincir akibat banyaknya lubang yang disertai bebatuan kecil yang membuat roda kendaraan tidak mampu melintasi jalan yang rusak itu.

Bahkan kemacetan panjang kerap terjadi di jam-jam sibuk ,lantaran banyak kendaraan bermotor yang melintas memilih untuk menurunkan laju kendaraannya agar tidak tergelincir dan malah menyebabkan kecelakaan lalulintas dijalan alternatif tersebut.

Salah seorang warga Sihombing mengaku kerusakan badan Jalan Dharma Bakti ini terjadi selama bertahun-tahun lamanya. Hal ini lantaran keberadaan drainase yang ada disepanjang jalan alternatif tersebut tidak berfungsi dengan baik sehingga setiap kali hujan mengguyur Kota Pekanbaru kerap menggenangi badan jalan sehingga menyebabkan aspal di badan jalan terkelupas.

Baca Juga:  BPJN Sosialisasi Pembangunan Tol Pangkalan-Payakumbuh 

”Kalau dibiarkan seperti bisa memakan korban jiwa. Apalagi kemarin pengecoran cuma disatu titik saja, padahal kami masyarakat berharap semua jalan ini diperbaiki,” ujarnya.

Salah seorang pengendara motor Wahyu mengaku kerusakan badan Jalan Dharma Bakti ini sudah kerap terjadi meskipun pemerintah kerap melakukan perbaikan dan pengasapalan ulang.

”Semoga Jalan Dharma Bakti bisa segera dilakukan perbaikan, karena nyawa pengendara motor dan masyarakat itu sangat berharga dan itu yang seharusnya menjadi pegangan kuat bagi pemerintah untuk menyelesaikannya permasalahan banjir dan jalan rusak di Kota Pekanbaru,” harapannya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan proses pengecoran terhadap badan Jalan Dharma Bakti yang dilakukan oleh Dinas PUPR merupakan langkah sementara guna menutupi lubang dibadan Jalan Dharma Bakti menggunakan cor readymix.

Baca Juga:  Wako Terima Delegasi CIMT-GT

”Hal ini bersifat sementara. Berhubungan perbaikan dengan cara overlay Jalan Dharma Bakti akan dilakukan tahun ini,” katanya.

Sebelumnya, Dinas PUPR Pekanbaru telah menutup lubang Jalan Dharma Bakti Sigunggung dengan material batu-batuan dan tanah timbun serta mengecek drainase jalan tersebut.

”Kami memperbaiki Jalan Dharma Bakti dengan menggunakan base (penimbunan lubang jalan dengan material). Kami juga me­ngecek saluran air sekitar Jalan Dharma Bakti,” kata Kadis PUPR Pekanbaru saat itu.

Kegiatan ini dilakukan oleh tim Operasional dan Pemeliharaan (OPD) Patching Bina Marga. Saluran air diperiksa guna mengantisipasi genangan air yang dapat menyebabkan kerusakan jalan.

”Saya berharap adanya kesadaran kita semua akan kebersihan drainase lingkungan maupun drainase utama. Agar, lingkungan kita terbebas dari banjir maupun genangan yg dapat merusak sarana dan prasarana umum,” tegasnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, PEKANBARU

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari