Minggu, 6 April 2025
spot_img

Perdana, Vaksin Moderna untuk Nakes

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Vaksin jenis Moderna untuk antibodi melawan Covid-19 sudah disuntikkan manajemen RSD Madani kepada 351 tenaga kesehatan (nakes) secara bertahap. Penyuntikan vaksin ini menjadi yang perdana di Kota Pekanbaru. Ditargetkan seluruh nakes di Pekanbaru berjumlah 11.053 orang mendapatkannya.

Sebagai informasi, alokasi vaksin Moderna dari Provinsi Riau saat ini memang difokuskan terlebih dahulu untuk para nakes.  Kota Pekanbaru mendapat jatah 775 vial vaksin Moderna atau untuk 11.053 orang.

Disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr Arnaldo Eka Putra SpPD, penyuntikan pertama vaksin moderna ini dilaksanakan untuk nakes di RSD Madani Pekanbaru, Ahad (8/8). Setelah selesai semua nakes divaksin Moderna, maka

langkah selanjutnya yaitu untuk masyarakat umum.  "Untuk yang pertama penyuntikan vaksin Moderna ini sudah kita lakukan di RSD Madani dan khusus untuk para nakes terlebih dahulu yang menjadi garda terdepan masalah penanganan Covid-19 ini,’’ kata Arnaldo, Senin (9/8).

Baca Juga:  Banjir Luapan Sungai Siak Yang Belum Surut Bikin Ruas Jalan Ini Lumpuh

Penyuntikan vaksin Moderna ini dilaksanakan Ahad (8/8) dan diikuti oleh seluruh nakes RSD Madani. "Target kita sesuai dengan jumlah nakes se-Kota Pekanbaru di seluruh fasyankes yaitu 11.053 orang harus mendapatkan vaksin moderna ini,’’ ujarnya Arnaldo yang juga merupakan Direktur RSD Madani.

Ia menambahkan, vaksin Moderna sudah didistribusikan ke semua fasiltas layanan kesehatan (fasyankes). "Nanti tergantung fasyankes menyuntikkan vaksin ke nakesnya," tutur Arnaldo.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi III DPRD Pekanbaru H Ervan mengharapkan, supaya setelah memprioritaskan para nakes, diminta juga untuk segera mengalokasikan bagi masyarakat umum.

"Jangan sampai ada perbedaan. Nakes iya, tapi masyarakat umum juga harus dapat Moderna ini juga. Jangan terlalu lama jaraknya dengan nakes, dan harus dijamin stok nya ada," pungkas Ervan.

Baca Juga:  Gesa Perbaikan Jalan Rusak di Pekanbaru

Disampaikan politisi Gerindra ini juga, karena saat ini vaksin ini menjadi persyaratan administrasi, maka pemerintah harus serius dan jangan sampai vaksin kosong lagi. Apalagi target pemko Desember seluruh masyarakat Pekanbaru sudah harus divaksin semua.

"juga minta Pemprov Riau mengusulkan lagi secepatnya ke pusat. Karena ini sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi, untuk mempercepat penanganan Covid-19," harapnya.(gus/rio)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Vaksin jenis Moderna untuk antibodi melawan Covid-19 sudah disuntikkan manajemen RSD Madani kepada 351 tenaga kesehatan (nakes) secara bertahap. Penyuntikan vaksin ini menjadi yang perdana di Kota Pekanbaru. Ditargetkan seluruh nakes di Pekanbaru berjumlah 11.053 orang mendapatkannya.

Sebagai informasi, alokasi vaksin Moderna dari Provinsi Riau saat ini memang difokuskan terlebih dahulu untuk para nakes.  Kota Pekanbaru mendapat jatah 775 vial vaksin Moderna atau untuk 11.053 orang.

Disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr Arnaldo Eka Putra SpPD, penyuntikan pertama vaksin moderna ini dilaksanakan untuk nakes di RSD Madani Pekanbaru, Ahad (8/8). Setelah selesai semua nakes divaksin Moderna, maka

langkah selanjutnya yaitu untuk masyarakat umum.  "Untuk yang pertama penyuntikan vaksin Moderna ini sudah kita lakukan di RSD Madani dan khusus untuk para nakes terlebih dahulu yang menjadi garda terdepan masalah penanganan Covid-19 ini,’’ kata Arnaldo, Senin (9/8).

Baca Juga:  Truk Terperosok dalam Lubang Galian

Penyuntikan vaksin Moderna ini dilaksanakan Ahad (8/8) dan diikuti oleh seluruh nakes RSD Madani. "Target kita sesuai dengan jumlah nakes se-Kota Pekanbaru di seluruh fasyankes yaitu 11.053 orang harus mendapatkan vaksin moderna ini,’’ ujarnya Arnaldo yang juga merupakan Direktur RSD Madani.

Ia menambahkan, vaksin Moderna sudah didistribusikan ke semua fasiltas layanan kesehatan (fasyankes). "Nanti tergantung fasyankes menyuntikkan vaksin ke nakesnya," tutur Arnaldo.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi III DPRD Pekanbaru H Ervan mengharapkan, supaya setelah memprioritaskan para nakes, diminta juga untuk segera mengalokasikan bagi masyarakat umum.

"Jangan sampai ada perbedaan. Nakes iya, tapi masyarakat umum juga harus dapat Moderna ini juga. Jangan terlalu lama jaraknya dengan nakes, dan harus dijamin stok nya ada," pungkas Ervan.

Baca Juga:  Gesa Perbaikan Jalan Rusak di Pekanbaru

Disampaikan politisi Gerindra ini juga, karena saat ini vaksin ini menjadi persyaratan administrasi, maka pemerintah harus serius dan jangan sampai vaksin kosong lagi. Apalagi target pemko Desember seluruh masyarakat Pekanbaru sudah harus divaksin semua.

"juga minta Pemprov Riau mengusulkan lagi secepatnya ke pusat. Karena ini sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi, untuk mempercepat penanganan Covid-19," harapnya.(gus/rio)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Perdana, Vaksin Moderna untuk Nakes

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Vaksin jenis Moderna untuk antibodi melawan Covid-19 sudah disuntikkan manajemen RSD Madani kepada 351 tenaga kesehatan (nakes) secara bertahap. Penyuntikan vaksin ini menjadi yang perdana di Kota Pekanbaru. Ditargetkan seluruh nakes di Pekanbaru berjumlah 11.053 orang mendapatkannya.

Sebagai informasi, alokasi vaksin Moderna dari Provinsi Riau saat ini memang difokuskan terlebih dahulu untuk para nakes.  Kota Pekanbaru mendapat jatah 775 vial vaksin Moderna atau untuk 11.053 orang.

Disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr Arnaldo Eka Putra SpPD, penyuntikan pertama vaksin moderna ini dilaksanakan untuk nakes di RSD Madani Pekanbaru, Ahad (8/8). Setelah selesai semua nakes divaksin Moderna, maka

langkah selanjutnya yaitu untuk masyarakat umum.  "Untuk yang pertama penyuntikan vaksin Moderna ini sudah kita lakukan di RSD Madani dan khusus untuk para nakes terlebih dahulu yang menjadi garda terdepan masalah penanganan Covid-19 ini,’’ kata Arnaldo, Senin (9/8).

Baca Juga:  Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Penyuntikan vaksin Moderna ini dilaksanakan Ahad (8/8) dan diikuti oleh seluruh nakes RSD Madani. "Target kita sesuai dengan jumlah nakes se-Kota Pekanbaru di seluruh fasyankes yaitu 11.053 orang harus mendapatkan vaksin moderna ini,’’ ujarnya Arnaldo yang juga merupakan Direktur RSD Madani.

Ia menambahkan, vaksin Moderna sudah didistribusikan ke semua fasiltas layanan kesehatan (fasyankes). "Nanti tergantung fasyankes menyuntikkan vaksin ke nakesnya," tutur Arnaldo.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi III DPRD Pekanbaru H Ervan mengharapkan, supaya setelah memprioritaskan para nakes, diminta juga untuk segera mengalokasikan bagi masyarakat umum.

"Jangan sampai ada perbedaan. Nakes iya, tapi masyarakat umum juga harus dapat Moderna ini juga. Jangan terlalu lama jaraknya dengan nakes, dan harus dijamin stok nya ada," pungkas Ervan.

Baca Juga:  Usia 16 Tahun Bisa Rekam Data KTP-el

Disampaikan politisi Gerindra ini juga, karena saat ini vaksin ini menjadi persyaratan administrasi, maka pemerintah harus serius dan jangan sampai vaksin kosong lagi. Apalagi target pemko Desember seluruh masyarakat Pekanbaru sudah harus divaksin semua.

"juga minta Pemprov Riau mengusulkan lagi secepatnya ke pusat. Karena ini sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi, untuk mempercepat penanganan Covid-19," harapnya.(gus/rio)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Vaksin jenis Moderna untuk antibodi melawan Covid-19 sudah disuntikkan manajemen RSD Madani kepada 351 tenaga kesehatan (nakes) secara bertahap. Penyuntikan vaksin ini menjadi yang perdana di Kota Pekanbaru. Ditargetkan seluruh nakes di Pekanbaru berjumlah 11.053 orang mendapatkannya.

Sebagai informasi, alokasi vaksin Moderna dari Provinsi Riau saat ini memang difokuskan terlebih dahulu untuk para nakes.  Kota Pekanbaru mendapat jatah 775 vial vaksin Moderna atau untuk 11.053 orang.

Disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr Arnaldo Eka Putra SpPD, penyuntikan pertama vaksin moderna ini dilaksanakan untuk nakes di RSD Madani Pekanbaru, Ahad (8/8). Setelah selesai semua nakes divaksin Moderna, maka

langkah selanjutnya yaitu untuk masyarakat umum.  "Untuk yang pertama penyuntikan vaksin Moderna ini sudah kita lakukan di RSD Madani dan khusus untuk para nakes terlebih dahulu yang menjadi garda terdepan masalah penanganan Covid-19 ini,’’ kata Arnaldo, Senin (9/8).

Baca Juga:  Truk Terperosok dalam Lubang Galian

Penyuntikan vaksin Moderna ini dilaksanakan Ahad (8/8) dan diikuti oleh seluruh nakes RSD Madani. "Target kita sesuai dengan jumlah nakes se-Kota Pekanbaru di seluruh fasyankes yaitu 11.053 orang harus mendapatkan vaksin moderna ini,’’ ujarnya Arnaldo yang juga merupakan Direktur RSD Madani.

Ia menambahkan, vaksin Moderna sudah didistribusikan ke semua fasiltas layanan kesehatan (fasyankes). "Nanti tergantung fasyankes menyuntikkan vaksin ke nakesnya," tutur Arnaldo.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi III DPRD Pekanbaru H Ervan mengharapkan, supaya setelah memprioritaskan para nakes, diminta juga untuk segera mengalokasikan bagi masyarakat umum.

"Jangan sampai ada perbedaan. Nakes iya, tapi masyarakat umum juga harus dapat Moderna ini juga. Jangan terlalu lama jaraknya dengan nakes, dan harus dijamin stok nya ada," pungkas Ervan.

Baca Juga:  Gunakan Pelat Variasi, Siap-Siap Ditilang

Disampaikan politisi Gerindra ini juga, karena saat ini vaksin ini menjadi persyaratan administrasi, maka pemerintah harus serius dan jangan sampai vaksin kosong lagi. Apalagi target pemko Desember seluruh masyarakat Pekanbaru sudah harus divaksin semua.

"juga minta Pemprov Riau mengusulkan lagi secepatnya ke pusat. Karena ini sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi, untuk mempercepat penanganan Covid-19," harapnya.(gus/rio)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari