Senin, 26 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Pj Wako Pekanbaru Ajak Warga Antisipasi Bencana sejak Dini

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam upaya penanggulangan bencana, Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Muflihun mengajak masyarakat untuk dapat mengantisipasinya sejak dini. Ini direalisasikan dengan membentuk keluarga tanggap bencana.

Di Pekanbaru, keluarga tanggap bencana sudah ada di dua kelurahan. Yaitu di Kelurahan Tangkerang Labuai dan Kelurahan Sri Meranti.

Dipaparkan Muflihun, Rabu (8/6), peran serta masyarakat penting dalam upaya antisipasi bencana sejak dini. Pembentukan keluarga tanggap bencana adalah upaya untuk menyiapkan masyarakat yang memiliki pengetahuan yang cukup dalam upaya penanggulangan bencana.

"Mereka nantinya membantu BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, red) dalam upaya menanggulangi bencana. Saat ini baru dua kelurahan. Semoga bisa bertambah di kelurahan lain," papar dia.

Baca Juga:  Hujan Sebentar, Jalan Tergenang

Dirinya menyebut, bahwa potensi bencana banjir di Pekanbaru masih ada. Apalagi curah hujan masih tinggi, sehingga pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk waspada.

BPBD Pekanbaru saat ini melakukan sosialisasi secara rutin ke tengah masyarakat. Mereka mengajak masyarakat untuk mengantisipasi potensi banjir sejak dini.

"Banjir bakal kami antisipasi. BPBD nantinya bisa menjangkau masyarakat agar mewaspadai potensi banjir di sejumlah wilayah," paparnya.

Untuk kesiapan penanggulangan bencana di tingkat Kota Pekanbaru, Senin (6/6), Pj Wako Pekanbaru memimpin langsung apel kesiapsiagaan bencana di lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru. Aparat gabungan ikut dalam apel tersebut yakni dari unsur TNI dan Polri. Ada juga sejumlah instansi terkait dalam upaya penanggulangan bencana.(ali)

Baca Juga:  PPDB Online SMPN di Pekanbaru Lampaui Kuota

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam upaya penanggulangan bencana, Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Muflihun mengajak masyarakat untuk dapat mengantisipasinya sejak dini. Ini direalisasikan dengan membentuk keluarga tanggap bencana.

Di Pekanbaru, keluarga tanggap bencana sudah ada di dua kelurahan. Yaitu di Kelurahan Tangkerang Labuai dan Kelurahan Sri Meranti.

Dipaparkan Muflihun, Rabu (8/6), peran serta masyarakat penting dalam upaya antisipasi bencana sejak dini. Pembentukan keluarga tanggap bencana adalah upaya untuk menyiapkan masyarakat yang memiliki pengetahuan yang cukup dalam upaya penanggulangan bencana.

"Mereka nantinya membantu BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, red) dalam upaya menanggulangi bencana. Saat ini baru dua kelurahan. Semoga bisa bertambah di kelurahan lain," papar dia.

Baca Juga:  Ribuan Petani Pekanbaru Dilindungi BP Jamsostek

Dirinya menyebut, bahwa potensi bencana banjir di Pekanbaru masih ada. Apalagi curah hujan masih tinggi, sehingga pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk waspada.

- Advertisement -

BPBD Pekanbaru saat ini melakukan sosialisasi secara rutin ke tengah masyarakat. Mereka mengajak masyarakat untuk mengantisipasi potensi banjir sejak dini.

"Banjir bakal kami antisipasi. BPBD nantinya bisa menjangkau masyarakat agar mewaspadai potensi banjir di sejumlah wilayah," paparnya.

- Advertisement -

Untuk kesiapan penanggulangan bencana di tingkat Kota Pekanbaru, Senin (6/6), Pj Wako Pekanbaru memimpin langsung apel kesiapsiagaan bencana di lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru. Aparat gabungan ikut dalam apel tersebut yakni dari unsur TNI dan Polri. Ada juga sejumlah instansi terkait dalam upaya penanggulangan bencana.(ali)

Baca Juga:  BP Jamsostek Sumbarriau Ajak 22 PLKK Sharing Risiko Kecelakaan Kerja
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam upaya penanggulangan bencana, Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Muflihun mengajak masyarakat untuk dapat mengantisipasinya sejak dini. Ini direalisasikan dengan membentuk keluarga tanggap bencana.

Di Pekanbaru, keluarga tanggap bencana sudah ada di dua kelurahan. Yaitu di Kelurahan Tangkerang Labuai dan Kelurahan Sri Meranti.

Dipaparkan Muflihun, Rabu (8/6), peran serta masyarakat penting dalam upaya antisipasi bencana sejak dini. Pembentukan keluarga tanggap bencana adalah upaya untuk menyiapkan masyarakat yang memiliki pengetahuan yang cukup dalam upaya penanggulangan bencana.

"Mereka nantinya membantu BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, red) dalam upaya menanggulangi bencana. Saat ini baru dua kelurahan. Semoga bisa bertambah di kelurahan lain," papar dia.

Baca Juga:  Tiang Reklame Jalan Sudirman Pekanbaru Tumbang, Timpa Dua Mobil

Dirinya menyebut, bahwa potensi bencana banjir di Pekanbaru masih ada. Apalagi curah hujan masih tinggi, sehingga pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk waspada.

BPBD Pekanbaru saat ini melakukan sosialisasi secara rutin ke tengah masyarakat. Mereka mengajak masyarakat untuk mengantisipasi potensi banjir sejak dini.

"Banjir bakal kami antisipasi. BPBD nantinya bisa menjangkau masyarakat agar mewaspadai potensi banjir di sejumlah wilayah," paparnya.

Untuk kesiapan penanggulangan bencana di tingkat Kota Pekanbaru, Senin (6/6), Pj Wako Pekanbaru memimpin langsung apel kesiapsiagaan bencana di lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru. Aparat gabungan ikut dalam apel tersebut yakni dari unsur TNI dan Polri. Ada juga sejumlah instansi terkait dalam upaya penanggulangan bencana.(ali)

Baca Juga:  Melebihi Muatan, Mobil Pick-up Ditilang

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari