Rabu, 18 Februari 2026
- Advertisement -

Terminal BRPS Disebut Terminal Bertoleransi Agama

PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Kepala Koordinator Satuan Pelayanan Terminal
Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru Henry Tambunan mengatakan, dulunya terminal BRPS Pekanbaru bagi masyarakat adalah sesuatu yang ditakuti.

Namun seiring berjalannya waktu, saat ini terminal BRPS kami ubah menjadi terminal yang paling aman dan nyaman. Bahkan, ada yang menyebut saat ini terminal BRPS dikenal sebagai terminal bertoleransi agama.

Henry Tambunan mengungkapkan, meski beragama Nasrani (non muslim), ia  tidak pernah memandang suku, agama. Tetapi bagaimana dia bisa menciptakan terminal BRPS ini lebih aman dan nyaman dengan saling menjaga toleransi beragama antar sesama di dalam terminal BRPS dengan rutin melaksaan berbagai kegiataan keagamaan.

Baca Juga:  Kegiatan Takbiran di Masjid dan Musala Tidak Dilarang

"Kenapa dikenal sebagai terminal bertoleransi agama, karena berbagai kegiatan keagamaan rutin kami digelar di dalam terminal seperti tausiyah bulanan, jumat berbagi dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya. Baik itu kegiataan agama Islam maupun kegiatan yang beragama nasrani," ujar Henry Tambunan kepada RiauPos.co, Senin (5/10/2020). 

Henry Tambunan menambahkan, saat ini ia terus mengimbau agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran dari pemerintah.

"Saya juga berharap agar kedepan terminal BRPS ini bisa lebih cantik dan diminati lagi oleh masyarakat," harapnya.

"Kami diterminal ini semuanya sudah menjadi keluarga. Satu dicubit maka semua akan merasa tersakiti. Satu senang maka semuanya juga akan merasa senang,"pungkasnya. 

Baca Juga:  Proyek Galian SPALD-T di Sukajadi Bulan Maret Sudah Harus Selesai

 

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Kepala Koordinator Satuan Pelayanan Terminal
Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru Henry Tambunan mengatakan, dulunya terminal BRPS Pekanbaru bagi masyarakat adalah sesuatu yang ditakuti.

Namun seiring berjalannya waktu, saat ini terminal BRPS kami ubah menjadi terminal yang paling aman dan nyaman. Bahkan, ada yang menyebut saat ini terminal BRPS dikenal sebagai terminal bertoleransi agama.

Henry Tambunan mengungkapkan, meski beragama Nasrani (non muslim), ia  tidak pernah memandang suku, agama. Tetapi bagaimana dia bisa menciptakan terminal BRPS ini lebih aman dan nyaman dengan saling menjaga toleransi beragama antar sesama di dalam terminal BRPS dengan rutin melaksaan berbagai kegiataan keagamaan.

Baca Juga:  Proyek Galian SPALD-T di Sukajadi Bulan Maret Sudah Harus Selesai

"Kenapa dikenal sebagai terminal bertoleransi agama, karena berbagai kegiatan keagamaan rutin kami digelar di dalam terminal seperti tausiyah bulanan, jumat berbagi dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya. Baik itu kegiataan agama Islam maupun kegiatan yang beragama nasrani," ujar Henry Tambunan kepada RiauPos.co, Senin (5/10/2020). 

Henry Tambunan menambahkan, saat ini ia terus mengimbau agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran dari pemerintah.

- Advertisement -

"Saya juga berharap agar kedepan terminal BRPS ini bisa lebih cantik dan diminati lagi oleh masyarakat," harapnya.

"Kami diterminal ini semuanya sudah menjadi keluarga. Satu dicubit maka semua akan merasa tersakiti. Satu senang maka semuanya juga akan merasa senang,"pungkasnya. 

- Advertisement -
Baca Juga:  Gugus Tugas Covid-19 Dibubarkan

 

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Kepala Koordinator Satuan Pelayanan Terminal
Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru Henry Tambunan mengatakan, dulunya terminal BRPS Pekanbaru bagi masyarakat adalah sesuatu yang ditakuti.

Namun seiring berjalannya waktu, saat ini terminal BRPS kami ubah menjadi terminal yang paling aman dan nyaman. Bahkan, ada yang menyebut saat ini terminal BRPS dikenal sebagai terminal bertoleransi agama.

Henry Tambunan mengungkapkan, meski beragama Nasrani (non muslim), ia  tidak pernah memandang suku, agama. Tetapi bagaimana dia bisa menciptakan terminal BRPS ini lebih aman dan nyaman dengan saling menjaga toleransi beragama antar sesama di dalam terminal BRPS dengan rutin melaksaan berbagai kegiataan keagamaan.

Baca Juga:  Pemkab Siak-PTPN V Capai Kesepakatan Pembayaran Prefinancing Rp33,2 M

"Kenapa dikenal sebagai terminal bertoleransi agama, karena berbagai kegiatan keagamaan rutin kami digelar di dalam terminal seperti tausiyah bulanan, jumat berbagi dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya. Baik itu kegiataan agama Islam maupun kegiatan yang beragama nasrani," ujar Henry Tambunan kepada RiauPos.co, Senin (5/10/2020). 

Henry Tambunan menambahkan, saat ini ia terus mengimbau agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran dari pemerintah.

"Saya juga berharap agar kedepan terminal BRPS ini bisa lebih cantik dan diminati lagi oleh masyarakat," harapnya.

"Kami diterminal ini semuanya sudah menjadi keluarga. Satu dicubit maka semua akan merasa tersakiti. Satu senang maka semuanya juga akan merasa senang,"pungkasnya. 

Baca Juga:  FOBI Riau Ikuti Kejuaraan Dunia

 

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari