Minggu, 6 April 2025
spot_img

Imbau Warga Cegah Karhutla, Kapolsek Tenayan Raya Buat Yel-Yel

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak terulang lagi, Kepolisian Sektor Tenayan Raya bersama dengan Camat Tenayan Raya membuat inovasi berbeda. Mereka berkolaborasi membuat yel-yel.

Adapun bunyi yel-yel tersebut yaitu "Mari bersama-sama tanggulangi bencana. Kemarau telah tiba, karhutla berbahaya. Mari bersama-sama memadamkan apinya. Bersama kita bisa, menanggulangi karhutla."

Yel-yel itu tercipta saat Kapolsek Tenayan Raya Kompol M Hanafi beserta anggota dan Camat Tenayan Raya Indah Widya Astuti memadamkan api di lokasi kebakaran. Persisnya di Jalan Empat Lima, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Selasa (4/3).

Kepada Riau Pos, Hanafi mengatakan, lahan yang terbakar itu tumpukan kayu. Kemudian di sekitar lahan tersebut sudah bercocok tanam buah matoa dan jeruk.

Baca Juga:  Rapid Test Massal, Semua Non-Reaktif

"Untuk yang di lokasi terbakar ditanami matoa dan jeruk. Sedangkan di sebelahnya ada yang sudah tertanami sawit," jelasnya pada Riau Pos, Rabu (4/3).

Dalam pada itu, api tidak menyebar luas. Hal itu dikarenakan terdapat steking pada lahan itu. Sementara itu, untuk penyebab kebakaran pun disebutkan. "Dugaan apakah terbakar atau dibakar, itu masih didalami. Karena kondisi sudah disteking, sehingga tidak menyebar. Dan sekarang sudah dipastikan padam," ujarnya.

Hanafi berharap, agar masyarakat yang membuka lahan tidak dengan cara dibakar. "Kita tidak ingin Riau terkena kabut asap lagi. Selain itu berkat adanya Dasbor Lancang Kuning yang digagas oleh Pak Kapolda memudahkan untuk mengetahui lokasi kebakaran," sebutnya.

Baca Juga:  Berulang-ulang Sebut Tidak Ada dan Tidak Pernah

Sementara itu Camat Widya menuturkan, kebakaran itu dilihatnya saat dirinya menyelesaikan sengketa lahan di sekitar Jalan Empat Lima. "Begitu saya lihat ada yang terbakar, langsung saya hubungi Kapolsek Tenayan Raya. Dan alhamdulillah langsung turun ke lokasi," terangnya.

Saat pemadaman berlangsung menggunakan pompa air ministrek Polsek Tenayan Rayq bantuan dari Damkar serta BPBD dan TNI.(s)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak terulang lagi, Kepolisian Sektor Tenayan Raya bersama dengan Camat Tenayan Raya membuat inovasi berbeda. Mereka berkolaborasi membuat yel-yel.

Adapun bunyi yel-yel tersebut yaitu "Mari bersama-sama tanggulangi bencana. Kemarau telah tiba, karhutla berbahaya. Mari bersama-sama memadamkan apinya. Bersama kita bisa, menanggulangi karhutla."

Yel-yel itu tercipta saat Kapolsek Tenayan Raya Kompol M Hanafi beserta anggota dan Camat Tenayan Raya Indah Widya Astuti memadamkan api di lokasi kebakaran. Persisnya di Jalan Empat Lima, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Selasa (4/3).

Kepada Riau Pos, Hanafi mengatakan, lahan yang terbakar itu tumpukan kayu. Kemudian di sekitar lahan tersebut sudah bercocok tanam buah matoa dan jeruk.

Baca Juga:  Berulang-ulang Sebut Tidak Ada dan Tidak Pernah

"Untuk yang di lokasi terbakar ditanami matoa dan jeruk. Sedangkan di sebelahnya ada yang sudah tertanami sawit," jelasnya pada Riau Pos, Rabu (4/3).

Dalam pada itu, api tidak menyebar luas. Hal itu dikarenakan terdapat steking pada lahan itu. Sementara itu, untuk penyebab kebakaran pun disebutkan. "Dugaan apakah terbakar atau dibakar, itu masih didalami. Karena kondisi sudah disteking, sehingga tidak menyebar. Dan sekarang sudah dipastikan padam," ujarnya.

Hanafi berharap, agar masyarakat yang membuka lahan tidak dengan cara dibakar. "Kita tidak ingin Riau terkena kabut asap lagi. Selain itu berkat adanya Dasbor Lancang Kuning yang digagas oleh Pak Kapolda memudahkan untuk mengetahui lokasi kebakaran," sebutnya.

Baca Juga:  Lampu Penerang Jalan Mati, PLN Imbau Warga Lapor ke Dishub

Sementara itu Camat Widya menuturkan, kebakaran itu dilihatnya saat dirinya menyelesaikan sengketa lahan di sekitar Jalan Empat Lima. "Begitu saya lihat ada yang terbakar, langsung saya hubungi Kapolsek Tenayan Raya. Dan alhamdulillah langsung turun ke lokasi," terangnya.

Saat pemadaman berlangsung menggunakan pompa air ministrek Polsek Tenayan Rayq bantuan dari Damkar serta BPBD dan TNI.(s)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Imbau Warga Cegah Karhutla, Kapolsek Tenayan Raya Buat Yel-Yel

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak terulang lagi, Kepolisian Sektor Tenayan Raya bersama dengan Camat Tenayan Raya membuat inovasi berbeda. Mereka berkolaborasi membuat yel-yel.

Adapun bunyi yel-yel tersebut yaitu "Mari bersama-sama tanggulangi bencana. Kemarau telah tiba, karhutla berbahaya. Mari bersama-sama memadamkan apinya. Bersama kita bisa, menanggulangi karhutla."

Yel-yel itu tercipta saat Kapolsek Tenayan Raya Kompol M Hanafi beserta anggota dan Camat Tenayan Raya Indah Widya Astuti memadamkan api di lokasi kebakaran. Persisnya di Jalan Empat Lima, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Selasa (4/3).

Kepada Riau Pos, Hanafi mengatakan, lahan yang terbakar itu tumpukan kayu. Kemudian di sekitar lahan tersebut sudah bercocok tanam buah matoa dan jeruk.

Baca Juga:  Berulang-ulang Sebut Tidak Ada dan Tidak Pernah

"Untuk yang di lokasi terbakar ditanami matoa dan jeruk. Sedangkan di sebelahnya ada yang sudah tertanami sawit," jelasnya pada Riau Pos, Rabu (4/3).

Dalam pada itu, api tidak menyebar luas. Hal itu dikarenakan terdapat steking pada lahan itu. Sementara itu, untuk penyebab kebakaran pun disebutkan. "Dugaan apakah terbakar atau dibakar, itu masih didalami. Karena kondisi sudah disteking, sehingga tidak menyebar. Dan sekarang sudah dipastikan padam," ujarnya.

Hanafi berharap, agar masyarakat yang membuka lahan tidak dengan cara dibakar. "Kita tidak ingin Riau terkena kabut asap lagi. Selain itu berkat adanya Dasbor Lancang Kuning yang digagas oleh Pak Kapolda memudahkan untuk mengetahui lokasi kebakaran," sebutnya.

Baca Juga:  Viral, Rekaman Debat Dosen dan Mahasiswa Terkait Larangan Bercadar, Pelecehan Suku, dan Media

Sementara itu Camat Widya menuturkan, kebakaran itu dilihatnya saat dirinya menyelesaikan sengketa lahan di sekitar Jalan Empat Lima. "Begitu saya lihat ada yang terbakar, langsung saya hubungi Kapolsek Tenayan Raya. Dan alhamdulillah langsung turun ke lokasi," terangnya.

Saat pemadaman berlangsung menggunakan pompa air ministrek Polsek Tenayan Rayq bantuan dari Damkar serta BPBD dan TNI.(s)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak terulang lagi, Kepolisian Sektor Tenayan Raya bersama dengan Camat Tenayan Raya membuat inovasi berbeda. Mereka berkolaborasi membuat yel-yel.

Adapun bunyi yel-yel tersebut yaitu "Mari bersama-sama tanggulangi bencana. Kemarau telah tiba, karhutla berbahaya. Mari bersama-sama memadamkan apinya. Bersama kita bisa, menanggulangi karhutla."

Yel-yel itu tercipta saat Kapolsek Tenayan Raya Kompol M Hanafi beserta anggota dan Camat Tenayan Raya Indah Widya Astuti memadamkan api di lokasi kebakaran. Persisnya di Jalan Empat Lima, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Selasa (4/3).

Kepada Riau Pos, Hanafi mengatakan, lahan yang terbakar itu tumpukan kayu. Kemudian di sekitar lahan tersebut sudah bercocok tanam buah matoa dan jeruk.

Baca Juga:  Rapid Test Massal, Semua Non-Reaktif

"Untuk yang di lokasi terbakar ditanami matoa dan jeruk. Sedangkan di sebelahnya ada yang sudah tertanami sawit," jelasnya pada Riau Pos, Rabu (4/3).

Dalam pada itu, api tidak menyebar luas. Hal itu dikarenakan terdapat steking pada lahan itu. Sementara itu, untuk penyebab kebakaran pun disebutkan. "Dugaan apakah terbakar atau dibakar, itu masih didalami. Karena kondisi sudah disteking, sehingga tidak menyebar. Dan sekarang sudah dipastikan padam," ujarnya.

Hanafi berharap, agar masyarakat yang membuka lahan tidak dengan cara dibakar. "Kita tidak ingin Riau terkena kabut asap lagi. Selain itu berkat adanya Dasbor Lancang Kuning yang digagas oleh Pak Kapolda memudahkan untuk mengetahui lokasi kebakaran," sebutnya.

Baca Juga:  Unri Raih Opini WTP Empat Kali Berturut-turut

Sementara itu Camat Widya menuturkan, kebakaran itu dilihatnya saat dirinya menyelesaikan sengketa lahan di sekitar Jalan Empat Lima. "Begitu saya lihat ada yang terbakar, langsung saya hubungi Kapolsek Tenayan Raya. Dan alhamdulillah langsung turun ke lokasi," terangnya.

Saat pemadaman berlangsung menggunakan pompa air ministrek Polsek Tenayan Rayq bantuan dari Damkar serta BPBD dan TNI.(s)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari