Minggu, 6 April 2025
spot_img

RSD Madani Segera Kerja Sama dengan BPJS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk dapat memberikan layanan kesehatan maksimal kepada seluruh kalangan dengan fasilitas BPJS, maka perlu penunjang agar layanan itu bisa diberikan, tentu dengan melakukan kerja sama.

Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Arnaldo Eka Putra menegaskan, bahwa seluruh persyaratan penunjang untuk bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sudah dilengkapi oleh RSD Madani.

Bahkan, untuk kembali me­mastikan segala persyaratan, RSD Madani Arnaldo juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. "Tapi, jawaban BPJS masih menunggu. Syarat-syarat sudah lengkap, konsultasi ke Kemenkes juga sudah oke, tidak ada masalah," kata Arnaldo kepada wartawan.

Diharapkannya, dalam waktu dekat ini BPJS Kesehatan Pekanbaru bisa segera merampungkan segala prosesnya.

Baca Juga:  12.813 Jiwa Terdampak Banjir

"Terakhir jawaban dari BPJS, masih menunggu dan sedang berproses, kami nggak tahu apa prosesnya lagi. Harapan kami tentu bisa cepat dilakukan kerja samanya itu," ungkapnya.

Komisi III DPRD Segera Panggil Hearing

Sementara itu, selaku mitra kerja RSD Madani Pekanbaru, Komisi III DPRD Pekanbaru berjanji akan mengambil sikap. Untuk memanggil pihak BPJS Pekanbaru, dan termasuk direksi RSD Madani.

"Kita akan memanggil he­aring untuk mengetahui apa permasalahan yang sebenarnya," tegas Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy.

Disebutkan politisi PKS, persoalan ini harus tuntas, karena masyarakat sudah sangat membutuhkan berobat ke RSD Madani menggunakan BPJS. "Apalagi dalam kondisi ekonomi sulit di masa pandemi ini, masyarakat sangat butuh. Bayangkan kalau masyarakat berobat ke RSD Madani, tapi tidak ada jaminan kesehatan. Kan ini memberatkan masyarakat," katanya.

Baca Juga:  Seluruh UMKM Wajib Bersertifikat Halal

Kini, RSD Madani sudah berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sehingga harus bisa berkembang dan mencari pemasukannya sendiri.

"Itu tadi, kalau mau ber­kembang, harus bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Maka dengan ini, masyarakat akan berbondong-bondong berobat ke RSD Madani," jelasnya.(gus)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk dapat memberikan layanan kesehatan maksimal kepada seluruh kalangan dengan fasilitas BPJS, maka perlu penunjang agar layanan itu bisa diberikan, tentu dengan melakukan kerja sama.

Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Arnaldo Eka Putra menegaskan, bahwa seluruh persyaratan penunjang untuk bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sudah dilengkapi oleh RSD Madani.

Bahkan, untuk kembali me­mastikan segala persyaratan, RSD Madani Arnaldo juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. "Tapi, jawaban BPJS masih menunggu. Syarat-syarat sudah lengkap, konsultasi ke Kemenkes juga sudah oke, tidak ada masalah," kata Arnaldo kepada wartawan.

Diharapkannya, dalam waktu dekat ini BPJS Kesehatan Pekanbaru bisa segera merampungkan segala prosesnya.

Baca Juga:  Libur Sekolah Diperpanjang 30 April

"Terakhir jawaban dari BPJS, masih menunggu dan sedang berproses, kami nggak tahu apa prosesnya lagi. Harapan kami tentu bisa cepat dilakukan kerja samanya itu," ungkapnya.

Komisi III DPRD Segera Panggil Hearing

Sementara itu, selaku mitra kerja RSD Madani Pekanbaru, Komisi III DPRD Pekanbaru berjanji akan mengambil sikap. Untuk memanggil pihak BPJS Pekanbaru, dan termasuk direksi RSD Madani.

"Kita akan memanggil he­aring untuk mengetahui apa permasalahan yang sebenarnya," tegas Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy.

Disebutkan politisi PKS, persoalan ini harus tuntas, karena masyarakat sudah sangat membutuhkan berobat ke RSD Madani menggunakan BPJS. "Apalagi dalam kondisi ekonomi sulit di masa pandemi ini, masyarakat sangat butuh. Bayangkan kalau masyarakat berobat ke RSD Madani, tapi tidak ada jaminan kesehatan. Kan ini memberatkan masyarakat," katanya.

Baca Juga:  Kebakaran Lahan, Petugas Dua Jam Berjibaku Padamkan Api

Kini, RSD Madani sudah berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sehingga harus bisa berkembang dan mencari pemasukannya sendiri.

"Itu tadi, kalau mau ber­kembang, harus bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Maka dengan ini, masyarakat akan berbondong-bondong berobat ke RSD Madani," jelasnya.(gus)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

RSD Madani Segera Kerja Sama dengan BPJS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk dapat memberikan layanan kesehatan maksimal kepada seluruh kalangan dengan fasilitas BPJS, maka perlu penunjang agar layanan itu bisa diberikan, tentu dengan melakukan kerja sama.

Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Arnaldo Eka Putra menegaskan, bahwa seluruh persyaratan penunjang untuk bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sudah dilengkapi oleh RSD Madani.

Bahkan, untuk kembali me­mastikan segala persyaratan, RSD Madani Arnaldo juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. "Tapi, jawaban BPJS masih menunggu. Syarat-syarat sudah lengkap, konsultasi ke Kemenkes juga sudah oke, tidak ada masalah," kata Arnaldo kepada wartawan.

Diharapkannya, dalam waktu dekat ini BPJS Kesehatan Pekanbaru bisa segera merampungkan segala prosesnya.

Baca Juga:  Pengaruh Faktor Lingkungan

"Terakhir jawaban dari BPJS, masih menunggu dan sedang berproses, kami nggak tahu apa prosesnya lagi. Harapan kami tentu bisa cepat dilakukan kerja samanya itu," ungkapnya.

Komisi III DPRD Segera Panggil Hearing

Sementara itu, selaku mitra kerja RSD Madani Pekanbaru, Komisi III DPRD Pekanbaru berjanji akan mengambil sikap. Untuk memanggil pihak BPJS Pekanbaru, dan termasuk direksi RSD Madani.

"Kita akan memanggil he­aring untuk mengetahui apa permasalahan yang sebenarnya," tegas Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy.

Disebutkan politisi PKS, persoalan ini harus tuntas, karena masyarakat sudah sangat membutuhkan berobat ke RSD Madani menggunakan BPJS. "Apalagi dalam kondisi ekonomi sulit di masa pandemi ini, masyarakat sangat butuh. Bayangkan kalau masyarakat berobat ke RSD Madani, tapi tidak ada jaminan kesehatan. Kan ini memberatkan masyarakat," katanya.

Baca Juga:  Shindoka Riau Utus Atlet Bertanding di Kejurnas

Kini, RSD Madani sudah berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sehingga harus bisa berkembang dan mencari pemasukannya sendiri.

"Itu tadi, kalau mau ber­kembang, harus bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Maka dengan ini, masyarakat akan berbondong-bondong berobat ke RSD Madani," jelasnya.(gus)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk dapat memberikan layanan kesehatan maksimal kepada seluruh kalangan dengan fasilitas BPJS, maka perlu penunjang agar layanan itu bisa diberikan, tentu dengan melakukan kerja sama.

Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Arnaldo Eka Putra menegaskan, bahwa seluruh persyaratan penunjang untuk bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sudah dilengkapi oleh RSD Madani.

Bahkan, untuk kembali me­mastikan segala persyaratan, RSD Madani Arnaldo juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. "Tapi, jawaban BPJS masih menunggu. Syarat-syarat sudah lengkap, konsultasi ke Kemenkes juga sudah oke, tidak ada masalah," kata Arnaldo kepada wartawan.

Diharapkannya, dalam waktu dekat ini BPJS Kesehatan Pekanbaru bisa segera merampungkan segala prosesnya.

Baca Juga:  12.813 Jiwa Terdampak Banjir

"Terakhir jawaban dari BPJS, masih menunggu dan sedang berproses, kami nggak tahu apa prosesnya lagi. Harapan kami tentu bisa cepat dilakukan kerja samanya itu," ungkapnya.

Komisi III DPRD Segera Panggil Hearing

Sementara itu, selaku mitra kerja RSD Madani Pekanbaru, Komisi III DPRD Pekanbaru berjanji akan mengambil sikap. Untuk memanggil pihak BPJS Pekanbaru, dan termasuk direksi RSD Madani.

"Kita akan memanggil he­aring untuk mengetahui apa permasalahan yang sebenarnya," tegas Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy.

Disebutkan politisi PKS, persoalan ini harus tuntas, karena masyarakat sudah sangat membutuhkan berobat ke RSD Madani menggunakan BPJS. "Apalagi dalam kondisi ekonomi sulit di masa pandemi ini, masyarakat sangat butuh. Bayangkan kalau masyarakat berobat ke RSD Madani, tapi tidak ada jaminan kesehatan. Kan ini memberatkan masyarakat," katanya.

Baca Juga:  Libur Sekolah Diperpanjang 30 April

Kini, RSD Madani sudah berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sehingga harus bisa berkembang dan mencari pemasukannya sendiri.

"Itu tadi, kalau mau ber­kembang, harus bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Maka dengan ini, masyarakat akan berbondong-bondong berobat ke RSD Madani," jelasnya.(gus)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari