DUMAI (RIAUPOS.CO) – Hingga kemarin hujan dalam intensitas sedang maupun ringan masih sering turun mengguyur di sejumlah daerah di wilayah Kota Dumai. Sering dengan itu, masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah tidak ditemukan lagi di wilayah Dumai.
”Hujan sudah boleh dikatakan sering turun mengguyur di daerah kita,” kata Kepala Pelaksana BPBD Dumai Irawan Sukma AP MSi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Joko Susilo yang dihubungi Riau Pos, Ahad (11/8) di Dumai.
Dari pantauan langsung di lapangan, lanjut Joko, masalah Karhutla tidak lagi ditemukan di daerah-daerah rawan yang ada di Dumai. ”Memang hingga saat ini, Karhutla tidak lagi ditemukan di daerah di Kota Dumai. Daerah rawan Karhutla sudah tidak ada lagi, titik panas maupun titik asap,” kata Joko.
Mengingat hujan yang kerap turun mengguyur, membuat sebagian masyarakat melakukan berbagai kegiatan. Seperti melakukan pembersihan terhadap sejumlah draenase maupun parit yang telah ditumbuhi rerumputan.
Salah seorang warga MH Thamrin Khaidir (55) menjelaskan, membersihkan parit di lingkungan tempat tinggalnya secara bergotong royong sudah menjadi agenda rutin. Terlebih saat adanya musim penghujan.
”Kalau parit sudah bersih, air kan cepat mengalir. Jadi, lingkungan kita tidak lagi kebanjiran akibat curah hujan,” kata Khaidir.(sah)
Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…
Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…
Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…