Kamis, 23 Mei 2024

Tumpukan Sampah Hambat Lalu Lintas Kendaraan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Persoalan sampah di Kota Pekanbaru tak pernah selesai. Setiap hari, tumpukan sampah terlihat mengotori badan jalan dalam kota.

Seperti di simpang Jalan Teratai-Jalan Cempaka tepatnya di samping Kantor Lurah Pulau Karomah, Selasa (12/3). Tumpukan sampah di jalan alternatif itu tak jarang menyebabkan kemacetan karena tumpukan sampah berserakan sampai ke badan jalan.

Yamaha

Para pengendara dari Jalan Teratai maupun Jalan Cempaka harus menunggu cukup lama, lantaran tumpukan sampah tersebut tengah dilakukan pengangkutan oleh sejumlah petugas pengangkutan sampah dengan menggunakan mobil truk.

Salah seorang pedagang di Pasar Kodim, Jalan Teratai yang berada di depan lokasi TPS Heru mengaku kondisi tumpukan sampah yang berserakan di badan jalan itu sudah menjadi tontonan rutin bagi masyarakat dan pedagang di kawasan pasar tradisional tersebut.

Bahkan saat hujan mengguyur Kota Pekanbaru, tumpukan sampah itu malah terbawa genangan air hingga ke tengah persimpangan jalan sehingga membuat kawasan tersebut menjadi kumuh dan kotor.

- Advertisement -
Baca Juga:  Disnaker Pekanbaru Ingatkan UMK 2024, Sanksi Pidana dan Denda hingga Rp400 Juta

Hal ini yang membuat banyak pengendara motor dan mobil yang seharusnya berbelanja di kawasan pasar tradisional tersebut menjadi enggan, karena aroma bau tidak sedap kerap menyeruak ke permukaan dan mengarah ke tempat usaha masyarakat.

”Sudah capek kali dengan kondisi sampah ini. Kadang bukan cuma buat kemacetan saja, tapi juga mengotori tempat usaha pedagang kecil seperti kami. Kalau bisa tumpukan sampah itu subuh sudah diangkut, bukan malah siang yang padat akan aktivitas masyarakat,” katanya.

- Advertisement -

Sementara itu, salah seorang pengendara mobil yang melintas di Jalan Cempaka Handi mengaku, kesulitan melintas di Jalan Teratai lantaran tumpukan sampah yang hampir menutupi seluruh badan jalan alternatif itu.

Baca Juga:  Jalan Bekas Galian IPAL Amblas

Ia berharap pemerintah bisa segera menyelesaikan permasalahan sampah tersebut, agar tidak menggangu kenyamanan dan aktifitas masyarakat serta pengguna jalan. ”Seharusnya diangkut lebih cepat, jangan di saat jam aktivitas masyarakat. Ini malah di biarkan berserakan di badan jalan, kami pun bingung mau melintas diatas tumpukan sampah takut ada benda tajam yang dapat merusak kendaraan,” katanya.

Sebelumnya, Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut meminta kontribusi semua pihak agar tidak ada sampah di TPS resmi maupun liar. Tentunya dengan mematuhi jam buang sampah.

Ketua RT/RW juga diminta awasi masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Mereka bisa mengadukan ke DLHK Pekanbaru, jika ditemukan pelanggar untuk diberikan sanksi.

”Sama-sama kita awasi, kalau terjadi dilarang dan laporkan ke DLHK,” ujar Ingot Ahmad Hutasuhut.(ayi)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Persoalan sampah di Kota Pekanbaru tak pernah selesai. Setiap hari, tumpukan sampah terlihat mengotori badan jalan dalam kota.

Seperti di simpang Jalan Teratai-Jalan Cempaka tepatnya di samping Kantor Lurah Pulau Karomah, Selasa (12/3). Tumpukan sampah di jalan alternatif itu tak jarang menyebabkan kemacetan karena tumpukan sampah berserakan sampai ke badan jalan.

Para pengendara dari Jalan Teratai maupun Jalan Cempaka harus menunggu cukup lama, lantaran tumpukan sampah tersebut tengah dilakukan pengangkutan oleh sejumlah petugas pengangkutan sampah dengan menggunakan mobil truk.

Salah seorang pedagang di Pasar Kodim, Jalan Teratai yang berada di depan lokasi TPS Heru mengaku kondisi tumpukan sampah yang berserakan di badan jalan itu sudah menjadi tontonan rutin bagi masyarakat dan pedagang di kawasan pasar tradisional tersebut.

Bahkan saat hujan mengguyur Kota Pekanbaru, tumpukan sampah itu malah terbawa genangan air hingga ke tengah persimpangan jalan sehingga membuat kawasan tersebut menjadi kumuh dan kotor.

Baca Juga:  Lampu PJU Masih Banyak yang Tidak Berfungsi

Hal ini yang membuat banyak pengendara motor dan mobil yang seharusnya berbelanja di kawasan pasar tradisional tersebut menjadi enggan, karena aroma bau tidak sedap kerap menyeruak ke permukaan dan mengarah ke tempat usaha masyarakat.

”Sudah capek kali dengan kondisi sampah ini. Kadang bukan cuma buat kemacetan saja, tapi juga mengotori tempat usaha pedagang kecil seperti kami. Kalau bisa tumpukan sampah itu subuh sudah diangkut, bukan malah siang yang padat akan aktivitas masyarakat,” katanya.

Sementara itu, salah seorang pengendara mobil yang melintas di Jalan Cempaka Handi mengaku, kesulitan melintas di Jalan Teratai lantaran tumpukan sampah yang hampir menutupi seluruh badan jalan alternatif itu.

Baca Juga:  Dorong Motor Mogok saat Hujan

Ia berharap pemerintah bisa segera menyelesaikan permasalahan sampah tersebut, agar tidak menggangu kenyamanan dan aktifitas masyarakat serta pengguna jalan. ”Seharusnya diangkut lebih cepat, jangan di saat jam aktivitas masyarakat. Ini malah di biarkan berserakan di badan jalan, kami pun bingung mau melintas diatas tumpukan sampah takut ada benda tajam yang dapat merusak kendaraan,” katanya.

Sebelumnya, Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut meminta kontribusi semua pihak agar tidak ada sampah di TPS resmi maupun liar. Tentunya dengan mematuhi jam buang sampah.

Ketua RT/RW juga diminta awasi masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Mereka bisa mengadukan ke DLHK Pekanbaru, jika ditemukan pelanggar untuk diberikan sanksi.

”Sama-sama kita awasi, kalau terjadi dilarang dan laporkan ke DLHK,” ujar Ingot Ahmad Hutasuhut.(ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari