Categories: Kesehatan

Hasil Cek Kesehatan Gratis Pemerintah: Jutaan Warga Tak Sadar Mengidap Diabetes

RIAUPOS.CO – Program cek kesehatan gratis (CKG) menjadi salah satu terobosan unggulan pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Selama delapan bulan berjalan, tercatat 44,9 juta warga telah mendaftar, dengan 31,5 juta di antaranya sudah menyelesaikan pemeriksaan.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sebagian besar peserta berasal dari kalangan usia sekolah, yaitu 7–17 tahun, disusul kelompok usia 40–59 tahun. Program ini sudah menjangkau 510 kabupaten/kota di 38 provinsi, dengan Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat menjadi wilayah dengan peserta terbanyak.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan, CKG menjadi langkah penting untuk memetakan kondisi kesehatan masyarakat Indonesia. “Angka harapan hidup kita kini mencapai 71 tahun. Melalui CKG, kita bisa tahu penyakit apa saja yang paling banyak menyebabkan kematian dan bagaimana mencegahnya,” ujarnya.

Setiap harinya, program ini mampu melayani hingga 600 ribu orang. Hasil skrining menunjukkan sejumlah masalah kesehatan yang perlu perhatian, mulai dari berat badan bayi lahir rendah, kesehatan gigi anak sekolah, hingga kurangnya aktivitas fisik. “Kurang gerak bisa memicu obesitas dan berbagai penyakit lain,” tambah Dante.

Untuk kelompok usia dewasa, sepertiga peserta diketahui mengalami obesitas. Dari hasil CKG juga terungkap bahwa 10,1 persen masyarakat Indonesia mengidap diabetes—setara satu dari sepuluh orang. “Yang mengejutkan, 70 persen di antaranya belum tahu bahwa mereka menderita diabetes,” ungkap Dante.

Ia menegaskan, deteksi dini jauh lebih baik ketimbang menunggu gejala muncul. “Lebih baik tahu sebelum terkena stroke, serangan jantung, atau gagal ginjal,” ujarnya. Skrining ini juga membantu pemerintah memperkirakan potensi penyakit di masa depan agar kebijakan kesehatan lebih tepat sasaran.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan, target awal CKG adalah menjangkau satu juta orang per hari, dengan total 50 juta orang hingga akhir 2025. Kini, cakupannya terus diperluas, termasuk di tempat kerja agar karyawan tidak perlu mengambil cuti.

Sejumlah daerah pun bergerak cepat. Di Kota Tangerang Selatan, misalnya, 342.322 warga sudah mengikuti CKG hingga pertengahan Oktober 2025. Pemeriksaan ini juga menyasar pelajar dari tingkat SD hingga SMA. Hasilnya, karies gigi menjadi masalah kesehatan terbanyak di kalangan siswa, diikuti anemia.

Sementara di DKI Jakarta, dari target 4 juta warga, sudah lebih dari separuh yang menjalani pemeriksaan. Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Octavia mengatakan, diabetes dan hipertensi masih mendominasi. “Bahkan 95 persen peserta terdeteksi kurang aktivitas fisik,” ujarnya.

Pemerintah mengajak masyarakat untuk terus bergerak dan menerapkan gaya hidup sehat. “Ayo mulai dari hal sederhana—lebih banyak jalan kaki, kurangi gula, dan periksa kesehatan secara rutin,” pesan Dwi.

Redaksi

Recent Posts

Aktivitas Tambang Ilegal Dibongkar, Lima Rakit PETI Dibakar Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…

11 jam ago

Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Kecamatan Ini Jadi Sorotan

Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.

11 jam ago

Keluhan Warga Meningkat, Wabup Rohul Minta PLN Benahi Pasokan Listrik

Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…

12 jam ago

3.000 Peserta dan 12 Mobil Hias Semarakkan Pawai Waisak di Pekanbaru

Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…

14 jam ago

Kasus Sadis Sopir Truk Minyakita di Pekanbaru Terungkap, Rekan Kerja Jadi Otak Pelaku

Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…

15 jam ago

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

1 hari ago