Jumat, 4 April 2025
spot_img

Rendah, Sandiaga Uno Sebut Produk Kreatif Riau hanya 0,6 Persen

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan pelatihan softskill dan peningkatan mutu akademik bagi mahasiswa penerima beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Senin (30/8/2021).

Acara yang dilaksanakan Hotel Labersa ini menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno sebagai pemateri.

Dalam pemberian materi yang disampaikan secara virtual, Menteri Sandiaga menyampaikan bahwa 95 persen produk kreatif di Indonesia dihasilkan dari pulau Jawa. Sementara, di Riau angkanya masih rendah, hanya 0,6 persen. Karena itu, Sandiaga mendorong pelaku ekonomi kreatif Riau untuk ikut menunjukkan diri.

"Pandemi bukan penghalang untuk melahirkan produk ekonomi kreatif. Justru, ekonomi kreatif dapat meningkatkan UMKM di daerah. UMRI, bisa berperan dengan ikut melakukan transformasi digital, meningkatkan mutu produk pelaku usaha dan lain- lain," ujarnya.

Baca Juga:  Daihatsu Targetkan Recall Gran Max dan Luxio Selesai 2023

Wirausahawan muda, menurutnya bisa membangun peluang dengan membuat brand dan meningkatkan nilai. Di tahun 2030, Indonesia memasuki bonus demografi. Artinya, usia produktif di Indonesia akan semakin banyak. Ini menurutnya menjadi peluang yang harus diambil oleh generasi muda.

"Saya harapkan tahun 2025, lulusan UMRI bisa menjadi salah satu pengusaha muda yang masuk dalam daftar Forbes Under 30," harapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, dr Taswin Yacob menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan akademik dan non akademik mahasiswa penerima beasiswa Pemprov Riau.

"Ada beberapa kegiatan yang dilakukan seperti pelatihan TOEFL untuk mahasiswa secara online. Pelatihan kewirausahaan, interpersonal skill dan writing, pelatihan perencanaan karir dan beberapa kegiatan peningkatan kemampuan lainnya," ujarnya.

Baca Juga:  Laba Amar Bank Naik Empat Kali Lipat

Rektor UMRI, DR Mubarak MSi berterimakasih kepada Pemprov yang dalam enam tahun terakhir tak pernah putus memberikan beasiswa kepada mahasiswa UMRI. Menurut dia, selama ini, mahasiswa penerima beasiswa di UMRI memang memiliki kemampuan yang lebih baik daripada mahasiswa yang lain.

"Hal itu karena mereka sadar dan merasa bertanggungjawab harus mampu berprestasi setelah menerima beasiswa dari Pemprov Riau," katanya.

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan pelatihan softskill dan peningkatan mutu akademik bagi mahasiswa penerima beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Senin (30/8/2021).

Acara yang dilaksanakan Hotel Labersa ini menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno sebagai pemateri.

Dalam pemberian materi yang disampaikan secara virtual, Menteri Sandiaga menyampaikan bahwa 95 persen produk kreatif di Indonesia dihasilkan dari pulau Jawa. Sementara, di Riau angkanya masih rendah, hanya 0,6 persen. Karena itu, Sandiaga mendorong pelaku ekonomi kreatif Riau untuk ikut menunjukkan diri.

"Pandemi bukan penghalang untuk melahirkan produk ekonomi kreatif. Justru, ekonomi kreatif dapat meningkatkan UMKM di daerah. UMRI, bisa berperan dengan ikut melakukan transformasi digital, meningkatkan mutu produk pelaku usaha dan lain- lain," ujarnya.

Baca Juga:  Keren, Honda Civic Sabet Gelar Car of The Year

Wirausahawan muda, menurutnya bisa membangun peluang dengan membuat brand dan meningkatkan nilai. Di tahun 2030, Indonesia memasuki bonus demografi. Artinya, usia produktif di Indonesia akan semakin banyak. Ini menurutnya menjadi peluang yang harus diambil oleh generasi muda.

"Saya harapkan tahun 2025, lulusan UMRI bisa menjadi salah satu pengusaha muda yang masuk dalam daftar Forbes Under 30," harapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, dr Taswin Yacob menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan akademik dan non akademik mahasiswa penerima beasiswa Pemprov Riau.

"Ada beberapa kegiatan yang dilakukan seperti pelatihan TOEFL untuk mahasiswa secara online. Pelatihan kewirausahaan, interpersonal skill dan writing, pelatihan perencanaan karir dan beberapa kegiatan peningkatan kemampuan lainnya," ujarnya.

Baca Juga:  L-Men Dipercaya sebagai Official Protein Partner pada 11th ASEAN Para Games 2022

Rektor UMRI, DR Mubarak MSi berterimakasih kepada Pemprov yang dalam enam tahun terakhir tak pernah putus memberikan beasiswa kepada mahasiswa UMRI. Menurut dia, selama ini, mahasiswa penerima beasiswa di UMRI memang memiliki kemampuan yang lebih baik daripada mahasiswa yang lain.

"Hal itu karena mereka sadar dan merasa bertanggungjawab harus mampu berprestasi setelah menerima beasiswa dari Pemprov Riau," katanya.

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Rendah, Sandiaga Uno Sebut Produk Kreatif Riau hanya 0,6 Persen

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan pelatihan softskill dan peningkatan mutu akademik bagi mahasiswa penerima beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Senin (30/8/2021).

Acara yang dilaksanakan Hotel Labersa ini menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno sebagai pemateri.

Dalam pemberian materi yang disampaikan secara virtual, Menteri Sandiaga menyampaikan bahwa 95 persen produk kreatif di Indonesia dihasilkan dari pulau Jawa. Sementara, di Riau angkanya masih rendah, hanya 0,6 persen. Karena itu, Sandiaga mendorong pelaku ekonomi kreatif Riau untuk ikut menunjukkan diri.

"Pandemi bukan penghalang untuk melahirkan produk ekonomi kreatif. Justru, ekonomi kreatif dapat meningkatkan UMKM di daerah. UMRI, bisa berperan dengan ikut melakukan transformasi digital, meningkatkan mutu produk pelaku usaha dan lain- lain," ujarnya.

Baca Juga:  Honda Soekarno Hatta Hadirkan Promo Merdeka

Wirausahawan muda, menurutnya bisa membangun peluang dengan membuat brand dan meningkatkan nilai. Di tahun 2030, Indonesia memasuki bonus demografi. Artinya, usia produktif di Indonesia akan semakin banyak. Ini menurutnya menjadi peluang yang harus diambil oleh generasi muda.

"Saya harapkan tahun 2025, lulusan UMRI bisa menjadi salah satu pengusaha muda yang masuk dalam daftar Forbes Under 30," harapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, dr Taswin Yacob menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan akademik dan non akademik mahasiswa penerima beasiswa Pemprov Riau.

"Ada beberapa kegiatan yang dilakukan seperti pelatihan TOEFL untuk mahasiswa secara online. Pelatihan kewirausahaan, interpersonal skill dan writing, pelatihan perencanaan karir dan beberapa kegiatan peningkatan kemampuan lainnya," ujarnya.

Baca Juga:  L-Men Dipercaya sebagai Official Protein Partner pada 11th ASEAN Para Games 2022

Rektor UMRI, DR Mubarak MSi berterimakasih kepada Pemprov yang dalam enam tahun terakhir tak pernah putus memberikan beasiswa kepada mahasiswa UMRI. Menurut dia, selama ini, mahasiswa penerima beasiswa di UMRI memang memiliki kemampuan yang lebih baik daripada mahasiswa yang lain.

"Hal itu karena mereka sadar dan merasa bertanggungjawab harus mampu berprestasi setelah menerima beasiswa dari Pemprov Riau," katanya.

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan pelatihan softskill dan peningkatan mutu akademik bagi mahasiswa penerima beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Senin (30/8/2021).

Acara yang dilaksanakan Hotel Labersa ini menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno sebagai pemateri.

Dalam pemberian materi yang disampaikan secara virtual, Menteri Sandiaga menyampaikan bahwa 95 persen produk kreatif di Indonesia dihasilkan dari pulau Jawa. Sementara, di Riau angkanya masih rendah, hanya 0,6 persen. Karena itu, Sandiaga mendorong pelaku ekonomi kreatif Riau untuk ikut menunjukkan diri.

"Pandemi bukan penghalang untuk melahirkan produk ekonomi kreatif. Justru, ekonomi kreatif dapat meningkatkan UMKM di daerah. UMRI, bisa berperan dengan ikut melakukan transformasi digital, meningkatkan mutu produk pelaku usaha dan lain- lain," ujarnya.

Baca Juga:  Tak Mau Terjebak Pinjaman Online? Kenali 4 Fakta Berikut

Wirausahawan muda, menurutnya bisa membangun peluang dengan membuat brand dan meningkatkan nilai. Di tahun 2030, Indonesia memasuki bonus demografi. Artinya, usia produktif di Indonesia akan semakin banyak. Ini menurutnya menjadi peluang yang harus diambil oleh generasi muda.

"Saya harapkan tahun 2025, lulusan UMRI bisa menjadi salah satu pengusaha muda yang masuk dalam daftar Forbes Under 30," harapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, dr Taswin Yacob menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan akademik dan non akademik mahasiswa penerima beasiswa Pemprov Riau.

"Ada beberapa kegiatan yang dilakukan seperti pelatihan TOEFL untuk mahasiswa secara online. Pelatihan kewirausahaan, interpersonal skill dan writing, pelatihan perencanaan karir dan beberapa kegiatan peningkatan kemampuan lainnya," ujarnya.

Baca Juga:  Keren, Honda Civic Sabet Gelar Car of The Year

Rektor UMRI, DR Mubarak MSi berterimakasih kepada Pemprov yang dalam enam tahun terakhir tak pernah putus memberikan beasiswa kepada mahasiswa UMRI. Menurut dia, selama ini, mahasiswa penerima beasiswa di UMRI memang memiliki kemampuan yang lebih baik daripada mahasiswa yang lain.

"Hal itu karena mereka sadar dan merasa bertanggungjawab harus mampu berprestasi setelah menerima beasiswa dari Pemprov Riau," katanya.

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari