Jumat, 4 April 2025
spot_img

Meski Turun, Harga TBS Kelapa Sawit Masih di Atas Rp2.000 per Kg

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 28 Oktober-3 November mengalami penurunan pada setiap kelompok umur.

Jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp30,37/Kg dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan turun menjadi Rp2.092,40/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal.

Untuk faktor internal, turunnya harga TBS periode ini dengan persentase yang sedikit disebabkan oleh terjadinya penurunan harga jual CPO dan kenaikan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Baca Juga:  KJU Group Berikan Penghargaan The Best Sales Person Honda KJU Group 2019

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp123,97/kg, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp67,00/Kg, PT Astra Agro mengalami penurunan harga sebesar Rp335,00/kg, PT. Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp102,97/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Sedangkan untuk harga jual kernel, PT. Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp329,09/Kg, PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp13,00/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, penurunan harga TBS minggu ini karena harga minyak sawit mentah (CPO) bergerak turun sepanjang pekan ini.

"Harga sempat naik pada awal pekan, tetapi kemudian terkoreksi tiga hari berturut-turut. Minggu ini, harga CPO acuan di Bursa Malaysia untuk kontrak yang berakhir 15 Januari 2021 ambles 1,41 persen secara point-to-point. Harga CPO kini sudah berada di bawah MYR 2.900/ton. Koreksi harga CPO disebabkan oleh penurunan permintaan di India. Pada September 2020, impor CPO India tercatat 643.994 ton atau turun 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," jelasnya. 

Baca Juga:  MMKSI Hadirkan Masa Depan Kendaraan Komersial

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 28 Oktober-3 November mengalami penurunan pada setiap kelompok umur.

Jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp30,37/Kg dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan turun menjadi Rp2.092,40/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal.

Untuk faktor internal, turunnya harga TBS periode ini dengan persentase yang sedikit disebabkan oleh terjadinya penurunan harga jual CPO dan kenaikan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Baca Juga:  Yamaha Gear 125 Hadir di VJ Mart

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp123,97/kg, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp67,00/Kg, PT Astra Agro mengalami penurunan harga sebesar Rp335,00/kg, PT. Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp102,97/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Sedangkan untuk harga jual kernel, PT. Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp329,09/Kg, PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp13,00/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, penurunan harga TBS minggu ini karena harga minyak sawit mentah (CPO) bergerak turun sepanjang pekan ini.

"Harga sempat naik pada awal pekan, tetapi kemudian terkoreksi tiga hari berturut-turut. Minggu ini, harga CPO acuan di Bursa Malaysia untuk kontrak yang berakhir 15 Januari 2021 ambles 1,41 persen secara point-to-point. Harga CPO kini sudah berada di bawah MYR 2.900/ton. Koreksi harga CPO disebabkan oleh penurunan permintaan di India. Pada September 2020, impor CPO India tercatat 643.994 ton atau turun 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," jelasnya. 

Baca Juga:  Industri Otomotif Catatkan Pertumbuhan Ekspor

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Meski Turun, Harga TBS Kelapa Sawit Masih di Atas Rp2.000 per Kg

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 28 Oktober-3 November mengalami penurunan pada setiap kelompok umur.

Jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp30,37/Kg dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan turun menjadi Rp2.092,40/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal.

Untuk faktor internal, turunnya harga TBS periode ini dengan persentase yang sedikit disebabkan oleh terjadinya penurunan harga jual CPO dan kenaikan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Baca Juga:  Daihatsu Auto Clinic Sambangi Komunitas di Jateng

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp123,97/kg, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp67,00/Kg, PT Astra Agro mengalami penurunan harga sebesar Rp335,00/kg, PT. Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp102,97/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Sedangkan untuk harga jual kernel, PT. Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp329,09/Kg, PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp13,00/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, penurunan harga TBS minggu ini karena harga minyak sawit mentah (CPO) bergerak turun sepanjang pekan ini.

"Harga sempat naik pada awal pekan, tetapi kemudian terkoreksi tiga hari berturut-turut. Minggu ini, harga CPO acuan di Bursa Malaysia untuk kontrak yang berakhir 15 Januari 2021 ambles 1,41 persen secara point-to-point. Harga CPO kini sudah berada di bawah MYR 2.900/ton. Koreksi harga CPO disebabkan oleh penurunan permintaan di India. Pada September 2020, impor CPO India tercatat 643.994 ton atau turun 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," jelasnya. 

Baca Juga:  Masuk Kategori Negara Maju, Indonesia Justru Akan Kesulitan dalam Perdagangan

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 28 Oktober-3 November mengalami penurunan pada setiap kelompok umur.

Jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp30,37/Kg dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan turun menjadi Rp2.092,40/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal.

Untuk faktor internal, turunnya harga TBS periode ini dengan persentase yang sedikit disebabkan oleh terjadinya penurunan harga jual CPO dan kenaikan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Baca Juga:  Yamaha Gear 125 Hadir di VJ Mart

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp123,97/kg, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp67,00/Kg, PT Astra Agro mengalami penurunan harga sebesar Rp335,00/kg, PT. Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp102,97/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Sedangkan untuk harga jual kernel, PT. Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp329,09/Kg, PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp13,00/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, penurunan harga TBS minggu ini karena harga minyak sawit mentah (CPO) bergerak turun sepanjang pekan ini.

"Harga sempat naik pada awal pekan, tetapi kemudian terkoreksi tiga hari berturut-turut. Minggu ini, harga CPO acuan di Bursa Malaysia untuk kontrak yang berakhir 15 Januari 2021 ambles 1,41 persen secara point-to-point. Harga CPO kini sudah berada di bawah MYR 2.900/ton. Koreksi harga CPO disebabkan oleh penurunan permintaan di India. Pada September 2020, impor CPO India tercatat 643.994 ton atau turun 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," jelasnya. 

Baca Juga:  BNI Beri Kado Spesial di Hari Pelanggan

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari