Sabtu, 7 Maret 2026
- Advertisement -

Sri Mulyani: Pemulihan Ekonomi di Jawa Berdampak Besar Secara Nasional

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengimbau agar pimpinan daerah lain dapat mengajukan pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dalam rangka pemulihan ekonomi di daerahnya seperti yang dilakukan oleh DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar). 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dapat mengikuti langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk tetap menjaga perekonomian daerah masing-masing.

“Jatim dan Jateng sedang dibahas. Mereka mungkin harus sampaikan permintaan resmi seperti Pak Anies dan Pak Ridwan Kamil yang sampaikan kebutuhan pinjamannya. Kalau lihat Bapak berdua jadi mereka bisa lebih confidence untuk sampaikan proyek-proyeknya,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (27/7/2020).

Baca Juga:  Barbeque di Labersa Hotel Hanya Rp75 Ribu

Sri Mulyani mengungkapkan, pemulihan ekonomi di Pulau Jawa menjadi sangat penting karena berkontribusi sekitar 57 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB/GDP). Artinya, dampak pemulihan ekonomi di Pulau Jawa sangat besar bagi perekonomian nasional.

“Kita tahu, beberapa provinsi yang saya sebutkan seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Jogjakarta, itu 57 persen dari GDP Indonesia,” ucapnya.

Dengan pinjaman dari SMI, Sri Mulyani berharap DKI Jakarta dan Jabar dapat menjadi pengungkit roda perekonomian Pulau Jawa Sebab, kontribusi DKI Jakarta dan Jabar saja sudah sekitar 30 persen terhadap PDB Indonesia.

“Kalau DKI dan Jabar bangkit, dua itu bisa 30 persen dari GDP Indonesia, jadi pengaruhnya besar ke ekonomi kita,” imbuhnya.

Baca Juga:  Toyota Gelontorkan Rp28 Triliun Kembangkan Mobil Listrik di Indonesia

Sumber: Jawapos.com
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengimbau agar pimpinan daerah lain dapat mengajukan pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dalam rangka pemulihan ekonomi di daerahnya seperti yang dilakukan oleh DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar). 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dapat mengikuti langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk tetap menjaga perekonomian daerah masing-masing.

“Jatim dan Jateng sedang dibahas. Mereka mungkin harus sampaikan permintaan resmi seperti Pak Anies dan Pak Ridwan Kamil yang sampaikan kebutuhan pinjamannya. Kalau lihat Bapak berdua jadi mereka bisa lebih confidence untuk sampaikan proyek-proyeknya,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (27/7/2020).

Baca Juga:  Toyota Gelontorkan Rp28 Triliun Kembangkan Mobil Listrik di Indonesia

Sri Mulyani mengungkapkan, pemulihan ekonomi di Pulau Jawa menjadi sangat penting karena berkontribusi sekitar 57 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB/GDP). Artinya, dampak pemulihan ekonomi di Pulau Jawa sangat besar bagi perekonomian nasional.

“Kita tahu, beberapa provinsi yang saya sebutkan seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Jogjakarta, itu 57 persen dari GDP Indonesia,” ucapnya.

- Advertisement -

Dengan pinjaman dari SMI, Sri Mulyani berharap DKI Jakarta dan Jabar dapat menjadi pengungkit roda perekonomian Pulau Jawa Sebab, kontribusi DKI Jakarta dan Jabar saja sudah sekitar 30 persen terhadap PDB Indonesia.

“Kalau DKI dan Jabar bangkit, dua itu bisa 30 persen dari GDP Indonesia, jadi pengaruhnya besar ke ekonomi kita,” imbuhnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Airlangga Sebut Pemerintah Dukung Inovasi Keuangan Digital

Sumber: Jawapos.com
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengimbau agar pimpinan daerah lain dapat mengajukan pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dalam rangka pemulihan ekonomi di daerahnya seperti yang dilakukan oleh DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar). 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dapat mengikuti langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk tetap menjaga perekonomian daerah masing-masing.

“Jatim dan Jateng sedang dibahas. Mereka mungkin harus sampaikan permintaan resmi seperti Pak Anies dan Pak Ridwan Kamil yang sampaikan kebutuhan pinjamannya. Kalau lihat Bapak berdua jadi mereka bisa lebih confidence untuk sampaikan proyek-proyeknya,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (27/7/2020).

Baca Juga:  Presiden Lepas Ekspor Senilai Rp23,75 T, RAPP dan APR Ekspor Kertas dan Rayon ke Berbagai Negara 

Sri Mulyani mengungkapkan, pemulihan ekonomi di Pulau Jawa menjadi sangat penting karena berkontribusi sekitar 57 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB/GDP). Artinya, dampak pemulihan ekonomi di Pulau Jawa sangat besar bagi perekonomian nasional.

“Kita tahu, beberapa provinsi yang saya sebutkan seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Jogjakarta, itu 57 persen dari GDP Indonesia,” ucapnya.

Dengan pinjaman dari SMI, Sri Mulyani berharap DKI Jakarta dan Jabar dapat menjadi pengungkit roda perekonomian Pulau Jawa Sebab, kontribusi DKI Jakarta dan Jabar saja sudah sekitar 30 persen terhadap PDB Indonesia.

“Kalau DKI dan Jabar bangkit, dua itu bisa 30 persen dari GDP Indonesia, jadi pengaruhnya besar ke ekonomi kita,” imbuhnya.

Baca Juga:  Seru Bareng Akhir Pekan lewat Virtual Daihatsu Festival

Sumber: Jawapos.com
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari