Jumat, 4 April 2025
spot_img

Kabar Baik, Harga TBS Kelapa Sawit Naik Lagi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 17-23 Juni mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 25 tahun sebesar Rp3,19/Kg dari harga pekan lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk untuk kelompok umur 10-20 tahun periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp1.543,14/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Tercatat hanya harga jual CPO dari PTPN V dan PT Citra Riau Sarana yang mengalami penurunan. Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan sebesar Rp27,90/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp25,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp136,00/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga Rp21,45/Kg, dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp32,20/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Baca Juga:  Kenaikan Harga CPO Tekan Defisit Indonesia

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp51,82/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp 123,00/Kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan sebesar Rp158,55/Kg dari harga minggu lalu.

 

Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga TBS periode ini dipengaruhi oleh kenaikan signifikan volume ekspor akibat banyak negara yang sudah melonggarkan pembatasan sosial dan memacu kembali ekonominya. Hal ini meningkatkan permintaan dunia terhadap CPO sehingga harga juga ikut terapresiasi.

 

"Selain itu adanya data yang menunjukkan bahwa persediaan CPO Malaysia menurun pada akhir Mei juga ikut menjadi sentimen positif terhadap harga, hal ini karena bursa perdagangan CPO Malaysia menjadi patokan dunia," jelasnya.

Baca Juga:  Sambut Ramadan, Mal Pekanbaru Gelar Banyak Event Menarik

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 17-23 Juni mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 25 tahun sebesar Rp3,19/Kg dari harga pekan lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk untuk kelompok umur 10-20 tahun periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp1.543,14/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Tercatat hanya harga jual CPO dari PTPN V dan PT Citra Riau Sarana yang mengalami penurunan. Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan sebesar Rp27,90/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp25,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp136,00/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga Rp21,45/Kg, dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp32,20/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Baca Juga:  Sambut Ramadan, Mal Pekanbaru Gelar Banyak Event Menarik

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp51,82/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp 123,00/Kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan sebesar Rp158,55/Kg dari harga minggu lalu.

 

Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga TBS periode ini dipengaruhi oleh kenaikan signifikan volume ekspor akibat banyak negara yang sudah melonggarkan pembatasan sosial dan memacu kembali ekonominya. Hal ini meningkatkan permintaan dunia terhadap CPO sehingga harga juga ikut terapresiasi.

 

"Selain itu adanya data yang menunjukkan bahwa persediaan CPO Malaysia menurun pada akhir Mei juga ikut menjadi sentimen positif terhadap harga, hal ini karena bursa perdagangan CPO Malaysia menjadi patokan dunia," jelasnya.

Baca Juga:  Segera Update iOS 15.4, Bisa Face ID Pakai Masker

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Kabar Baik, Harga TBS Kelapa Sawit Naik Lagi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 17-23 Juni mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 25 tahun sebesar Rp3,19/Kg dari harga pekan lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk untuk kelompok umur 10-20 tahun periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp1.543,14/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Tercatat hanya harga jual CPO dari PTPN V dan PT Citra Riau Sarana yang mengalami penurunan. Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan sebesar Rp27,90/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp25,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp136,00/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga Rp21,45/Kg, dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp32,20/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Baca Juga:  Segera Update iOS 15.4, Bisa Face ID Pakai Masker

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp51,82/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp 123,00/Kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan sebesar Rp158,55/Kg dari harga minggu lalu.

 

Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga TBS periode ini dipengaruhi oleh kenaikan signifikan volume ekspor akibat banyak negara yang sudah melonggarkan pembatasan sosial dan memacu kembali ekonominya. Hal ini meningkatkan permintaan dunia terhadap CPO sehingga harga juga ikut terapresiasi.

 

"Selain itu adanya data yang menunjukkan bahwa persediaan CPO Malaysia menurun pada akhir Mei juga ikut menjadi sentimen positif terhadap harga, hal ini karena bursa perdagangan CPO Malaysia menjadi patokan dunia," jelasnya.

Baca Juga:  PHR dan PLN Bersinergi Alirkan Tenaga Listrik dan Uap untuk Blok Rokan

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 17-23 Juni mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 25 tahun sebesar Rp3,19/Kg dari harga pekan lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk untuk kelompok umur 10-20 tahun periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp1.543,14/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Tercatat hanya harga jual CPO dari PTPN V dan PT Citra Riau Sarana yang mengalami penurunan. Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan sebesar Rp27,90/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp25,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp136,00/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga Rp21,45/Kg, dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp32,20/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Baca Juga:  Serolation Show Ajak Generasi Muda Mulai Berbisnis

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp51,82/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp 123,00/Kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan sebesar Rp158,55/Kg dari harga minggu lalu.

 

Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga TBS periode ini dipengaruhi oleh kenaikan signifikan volume ekspor akibat banyak negara yang sudah melonggarkan pembatasan sosial dan memacu kembali ekonominya. Hal ini meningkatkan permintaan dunia terhadap CPO sehingga harga juga ikut terapresiasi.

 

"Selain itu adanya data yang menunjukkan bahwa persediaan CPO Malaysia menurun pada akhir Mei juga ikut menjadi sentimen positif terhadap harga, hal ini karena bursa perdagangan CPO Malaysia menjadi patokan dunia," jelasnya.

Baca Juga:  Sambut Ramadan, Mal Pekanbaru Gelar Banyak Event Menarik

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari