Rabu, 18 Februari 2026
- Advertisement -

Tenang, Meski Turun, Harga TBS Kelapa Sawit Masih Rp3.565 per Kg

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 16- 22 Februari 2022 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur. Penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp40,72/Kg dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp3.565,77/Kg. 

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal turunnya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp212,86/Kg dari harga minggu lalu, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp140,42/Kg dari harga minggu lalu, PT Asian Agri mengalami penurunan sebesar Rp209,49/Kg dari harga minggu lalu. PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp135,55/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Baca Juga:  Hari Ini, Riau Pos dan Yamaha Gelar Iven di Telukkuantan

Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp63,63/Kg dari minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, Harga minyak sawit mentah crude palm oil (CPO) anjlok pada hari senin, harga CPO dibanderol di level MYR 5.352/ton atau anjlok 1,78% pada pembukaan senin pagi, dan selang beberapa menit kemudian harga CPO terkoreksi lebih dalam hingga 4,17% ke MYR 5.307/ton.

"Harga CPO dapat terkoreksi lebih dalam ke kisaran MYR 5.174-5.247/ton. Tren harga CPO diprediksikan akan menurun di MYR 5.174/ton, ketika menembus titik support di MYR 5.394/ton. Upaya India untuk menurunkan harga minyak nabati menjelang pemilihan umum di Uttar Padesh (negara bagian terpadat di India) gagal, karena harga minyak sawit dunia justru menyentuh rekor tertinggi pekan lalu," ujarnya. 
 

Baca Juga:  Dua Tahun Lagi, Toyota Produksi Mobil Elektrik di Indonesia

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 16- 22 Februari 2022 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur. Penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp40,72/Kg dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp3.565,77/Kg. 

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal turunnya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp212,86/Kg dari harga minggu lalu, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp140,42/Kg dari harga minggu lalu, PT Asian Agri mengalami penurunan sebesar Rp209,49/Kg dari harga minggu lalu. PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp135,55/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Baca Juga:  Pergerakan Rupiah Dinilai Terlalu Kuat

Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp63,63/Kg dari minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, Harga minyak sawit mentah crude palm oil (CPO) anjlok pada hari senin, harga CPO dibanderol di level MYR 5.352/ton atau anjlok 1,78% pada pembukaan senin pagi, dan selang beberapa menit kemudian harga CPO terkoreksi lebih dalam hingga 4,17% ke MYR 5.307/ton.

"Harga CPO dapat terkoreksi lebih dalam ke kisaran MYR 5.174-5.247/ton. Tren harga CPO diprediksikan akan menurun di MYR 5.174/ton, ketika menembus titik support di MYR 5.394/ton. Upaya India untuk menurunkan harga minyak nabati menjelang pemilihan umum di Uttar Padesh (negara bagian terpadat di India) gagal, karena harga minyak sawit dunia justru menyentuh rekor tertinggi pekan lalu," ujarnya. 
 

- Advertisement -
Baca Juga:  Hari Ini, Riau Pos dan Yamaha Gelar Iven di Telukkuantan

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 16- 22 Februari 2022 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur. Penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp40,72/Kg dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp3.565,77/Kg. 

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal turunnya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp212,86/Kg dari harga minggu lalu, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp140,42/Kg dari harga minggu lalu, PT Asian Agri mengalami penurunan sebesar Rp209,49/Kg dari harga minggu lalu. PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp135,55/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Baca Juga:  PLN Akui Spanduk dan Baliho Sebabkan Gangguan Listrik

Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp63,63/Kg dari minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, Harga minyak sawit mentah crude palm oil (CPO) anjlok pada hari senin, harga CPO dibanderol di level MYR 5.352/ton atau anjlok 1,78% pada pembukaan senin pagi, dan selang beberapa menit kemudian harga CPO terkoreksi lebih dalam hingga 4,17% ke MYR 5.307/ton.

"Harga CPO dapat terkoreksi lebih dalam ke kisaran MYR 5.174-5.247/ton. Tren harga CPO diprediksikan akan menurun di MYR 5.174/ton, ketika menembus titik support di MYR 5.394/ton. Upaya India untuk menurunkan harga minyak nabati menjelang pemilihan umum di Uttar Padesh (negara bagian terpadat di India) gagal, karena harga minyak sawit dunia justru menyentuh rekor tertinggi pekan lalu," ujarnya. 
 

Baca Juga:  Dua Tahun Lagi, Toyota Produksi Mobil Elektrik di Indonesia

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari