Sabtu, 5 April 2025
spot_img

RS Awal Bros Akan Luncurkan Alarm Center

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rumah Sakit Awal Bros akan segera meluncurkan layanan terbarunya. Yaitu Alarm Center. Rencananya, launching ini akan dilaksanakan pada 17 Februari mendatang.

Marketing Komunikas RS Awal Bros dr Engga Demartha menjelaskan, Alarm Center merupakan emergency medical servis. Ketika ada masyarakat dalam situasi kegawatdaruratan bisa menghubungi nomor layanan Alarm Center.

"Layanan ini seperti layanan 911 di luar negeri. Jadi, apabila ada memerlukan kegawatdaruratan, dapat menghubungi nomor kami. Tim medis akan datang dengan peralatan dan obat-obatan ke lokasi kejadian," jelasnya, Senin (14/2).

Sementara itu, Manager Bisnis and Development Awal Bros Grup dr Rumatha Veralisa Sihaloho MARS menjelaskan,  ke depannya, masyarakat dapat menghubungi nomor 1500088 untuk mendapatkan pelayanan Alarm Center dari Awal Bros.

Baca Juga:  Toshiba RAS-05BKS-ID Dilengkapi Double Filter

Dipaparkannya, hadirnya layanan ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kematian di UGD, salah satunya death on arrival, di mana pasien ketika sampai di rumah sakit dalam keadaan meninggal dunia.

"Angka kematian termasuk angka death on arrival di RS Awal Bros Sudirman adalah 24,6 persen dari total kematian pada 2021, pada Januari hingga November," ungkap Rumatha.

Selain itu, respons time layanan ambulans terkadang juga lebih dari 1 jam, dan belum dilayani oleh tenaga kompeten (dokter dan perawat terlatih). Dikatakannya, Alarm Center dapat mempercepat waktu penanganan (respons time) korban/pasien gawat darurat dan menurunkan angka kematian serta kecacatan, juga meningkatkan akses dan mutu pelayanan kegawatdaruratan.

Baca Juga:  Bangun Kemandirian Ekonomi Pesantren dan Keterampilan Santri

Tak hanya itu, Rumatha menuturkan prafasilitas pelayanan kesehatan dari Alarm Center yaitu berupa tindakan pertolongan terhadap korban atau pasien gawat daraurat dengan cepat dan tepat di tempat kejadian sebelum mendapatkan tindakan di fasilitas pelayanan kesehatan, meliputi triase, resusitasi stabilisasi awal, dan evakuasi.

"Alarm Center juga menyediakan operator tersertifikasi, yang akan memandu masyarakat agar dapat memberikan pertolongan kepada korban atau pasien sebelum tenaga kesehatan tiba di tempat kejadian," tuturnya. "Layanan ini tersedia di seluruh Rumah Sakit Awal Bros," ujarnya.(anf)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rumah Sakit Awal Bros akan segera meluncurkan layanan terbarunya. Yaitu Alarm Center. Rencananya, launching ini akan dilaksanakan pada 17 Februari mendatang.

Marketing Komunikas RS Awal Bros dr Engga Demartha menjelaskan, Alarm Center merupakan emergency medical servis. Ketika ada masyarakat dalam situasi kegawatdaruratan bisa menghubungi nomor layanan Alarm Center.

"Layanan ini seperti layanan 911 di luar negeri. Jadi, apabila ada memerlukan kegawatdaruratan, dapat menghubungi nomor kami. Tim medis akan datang dengan peralatan dan obat-obatan ke lokasi kejadian," jelasnya, Senin (14/2).

Sementara itu, Manager Bisnis and Development Awal Bros Grup dr Rumatha Veralisa Sihaloho MARS menjelaskan,  ke depannya, masyarakat dapat menghubungi nomor 1500088 untuk mendapatkan pelayanan Alarm Center dari Awal Bros.

Baca Juga:  YBM PLN Berbagi Bingkisan Sembako dan Santunan Yatim Duafa Ramadan 1442 H

Dipaparkannya, hadirnya layanan ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kematian di UGD, salah satunya death on arrival, di mana pasien ketika sampai di rumah sakit dalam keadaan meninggal dunia.

"Angka kematian termasuk angka death on arrival di RS Awal Bros Sudirman adalah 24,6 persen dari total kematian pada 2021, pada Januari hingga November," ungkap Rumatha.

Selain itu, respons time layanan ambulans terkadang juga lebih dari 1 jam, dan belum dilayani oleh tenaga kompeten (dokter dan perawat terlatih). Dikatakannya, Alarm Center dapat mempercepat waktu penanganan (respons time) korban/pasien gawat darurat dan menurunkan angka kematian serta kecacatan, juga meningkatkan akses dan mutu pelayanan kegawatdaruratan.

Baca Juga:  Dua Nokia Jadul Ini Akan Diproduksi dengan Versi Modern

Tak hanya itu, Rumatha menuturkan prafasilitas pelayanan kesehatan dari Alarm Center yaitu berupa tindakan pertolongan terhadap korban atau pasien gawat daraurat dengan cepat dan tepat di tempat kejadian sebelum mendapatkan tindakan di fasilitas pelayanan kesehatan, meliputi triase, resusitasi stabilisasi awal, dan evakuasi.

"Alarm Center juga menyediakan operator tersertifikasi, yang akan memandu masyarakat agar dapat memberikan pertolongan kepada korban atau pasien sebelum tenaga kesehatan tiba di tempat kejadian," tuturnya. "Layanan ini tersedia di seluruh Rumah Sakit Awal Bros," ujarnya.(anf)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

RS Awal Bros Akan Luncurkan Alarm Center

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rumah Sakit Awal Bros akan segera meluncurkan layanan terbarunya. Yaitu Alarm Center. Rencananya, launching ini akan dilaksanakan pada 17 Februari mendatang.

Marketing Komunikas RS Awal Bros dr Engga Demartha menjelaskan, Alarm Center merupakan emergency medical servis. Ketika ada masyarakat dalam situasi kegawatdaruratan bisa menghubungi nomor layanan Alarm Center.

"Layanan ini seperti layanan 911 di luar negeri. Jadi, apabila ada memerlukan kegawatdaruratan, dapat menghubungi nomor kami. Tim medis akan datang dengan peralatan dan obat-obatan ke lokasi kejadian," jelasnya, Senin (14/2).

Sementara itu, Manager Bisnis and Development Awal Bros Grup dr Rumatha Veralisa Sihaloho MARS menjelaskan,  ke depannya, masyarakat dapat menghubungi nomor 1500088 untuk mendapatkan pelayanan Alarm Center dari Awal Bros.

Baca Juga:  Toshiba RAS-05BKS-ID Dilengkapi Double Filter

Dipaparkannya, hadirnya layanan ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kematian di UGD, salah satunya death on arrival, di mana pasien ketika sampai di rumah sakit dalam keadaan meninggal dunia.

"Angka kematian termasuk angka death on arrival di RS Awal Bros Sudirman adalah 24,6 persen dari total kematian pada 2021, pada Januari hingga November," ungkap Rumatha.

Selain itu, respons time layanan ambulans terkadang juga lebih dari 1 jam, dan belum dilayani oleh tenaga kompeten (dokter dan perawat terlatih). Dikatakannya, Alarm Center dapat mempercepat waktu penanganan (respons time) korban/pasien gawat darurat dan menurunkan angka kematian serta kecacatan, juga meningkatkan akses dan mutu pelayanan kegawatdaruratan.

Baca Juga:  BI: Utang Luar Negeri Tumbuh Melambat

Tak hanya itu, Rumatha menuturkan prafasilitas pelayanan kesehatan dari Alarm Center yaitu berupa tindakan pertolongan terhadap korban atau pasien gawat daraurat dengan cepat dan tepat di tempat kejadian sebelum mendapatkan tindakan di fasilitas pelayanan kesehatan, meliputi triase, resusitasi stabilisasi awal, dan evakuasi.

"Alarm Center juga menyediakan operator tersertifikasi, yang akan memandu masyarakat agar dapat memberikan pertolongan kepada korban atau pasien sebelum tenaga kesehatan tiba di tempat kejadian," tuturnya. "Layanan ini tersedia di seluruh Rumah Sakit Awal Bros," ujarnya.(anf)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rumah Sakit Awal Bros akan segera meluncurkan layanan terbarunya. Yaitu Alarm Center. Rencananya, launching ini akan dilaksanakan pada 17 Februari mendatang.

Marketing Komunikas RS Awal Bros dr Engga Demartha menjelaskan, Alarm Center merupakan emergency medical servis. Ketika ada masyarakat dalam situasi kegawatdaruratan bisa menghubungi nomor layanan Alarm Center.

"Layanan ini seperti layanan 911 di luar negeri. Jadi, apabila ada memerlukan kegawatdaruratan, dapat menghubungi nomor kami. Tim medis akan datang dengan peralatan dan obat-obatan ke lokasi kejadian," jelasnya, Senin (14/2).

Sementara itu, Manager Bisnis and Development Awal Bros Grup dr Rumatha Veralisa Sihaloho MARS menjelaskan,  ke depannya, masyarakat dapat menghubungi nomor 1500088 untuk mendapatkan pelayanan Alarm Center dari Awal Bros.

Baca Juga:  Dua Nokia Jadul Ini Akan Diproduksi dengan Versi Modern

Dipaparkannya, hadirnya layanan ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kematian di UGD, salah satunya death on arrival, di mana pasien ketika sampai di rumah sakit dalam keadaan meninggal dunia.

"Angka kematian termasuk angka death on arrival di RS Awal Bros Sudirman adalah 24,6 persen dari total kematian pada 2021, pada Januari hingga November," ungkap Rumatha.

Selain itu, respons time layanan ambulans terkadang juga lebih dari 1 jam, dan belum dilayani oleh tenaga kompeten (dokter dan perawat terlatih). Dikatakannya, Alarm Center dapat mempercepat waktu penanganan (respons time) korban/pasien gawat darurat dan menurunkan angka kematian serta kecacatan, juga meningkatkan akses dan mutu pelayanan kegawatdaruratan.

Baca Juga:  Pengunjung Antre Beli Kopi Rp1 Pakai QRIS

Tak hanya itu, Rumatha menuturkan prafasilitas pelayanan kesehatan dari Alarm Center yaitu berupa tindakan pertolongan terhadap korban atau pasien gawat daraurat dengan cepat dan tepat di tempat kejadian sebelum mendapatkan tindakan di fasilitas pelayanan kesehatan, meliputi triase, resusitasi stabilisasi awal, dan evakuasi.

"Alarm Center juga menyediakan operator tersertifikasi, yang akan memandu masyarakat agar dapat memberikan pertolongan kepada korban atau pasien sebelum tenaga kesehatan tiba di tempat kejadian," tuturnya. "Layanan ini tersedia di seluruh Rumah Sakit Awal Bros," ujarnya.(anf)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari