Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Harga Sawit Riau Naik ke Rp1.858,31 per Kg

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 7-14 April mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami kenaikan sebesar Rp97,00/Kg atau dari harga minggu lalu, sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan menjadi Rp1.858,31/Kg. 

Plt Kepala Dinas Perkebunan Riau Ahmad Syahharofie melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, kenaikan harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel seluruh perusahaan sumber data. 

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp504,75/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp564,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp918,94/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp481,81/Kg, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp477,90/Kg, dan PT Musim Mas mengalami kenaikan sebesar Rp269,00/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Baca Juga:  The Premiere Hotel Gelar Donor Darah dan Sumbang Tabung Oksigen

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp567,28/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp263,00/Kg, dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp278,22/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga CPO masih dipengaruhi oleh terjadinya lockdown yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia, sehingga pembeli mengalihkan pembelian CPO ke Indonesia. 

"Selain itu, terjadi kenaikan permintaan menjelang masuknya bulan Ramadan. Pengiriman CPO Indonesia ke India juga tidak terganggu kendati Pemerintah India menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 karena India masih membuka beberapa pelabuhan. Di sisi lain retaknya hubungan bilateral Malaysia dengan India juga membawa keuntungan tersendiri bagi penjualan CPO Indonesia," jelasnya.

Baca Juga:  Daihatsu Taft Baru Imut, Tapi Tetap Tangguh

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 7-14 April mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami kenaikan sebesar Rp97,00/Kg atau dari harga minggu lalu, sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan menjadi Rp1.858,31/Kg. 

Plt Kepala Dinas Perkebunan Riau Ahmad Syahharofie melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, kenaikan harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel seluruh perusahaan sumber data. 

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp504,75/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp564,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp918,94/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp481,81/Kg, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp477,90/Kg, dan PT Musim Mas mengalami kenaikan sebesar Rp269,00/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Baca Juga:  Yamaha WR 155 Hadirkan Varian Warna Terbaru

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp567,28/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp263,00/Kg, dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp278,22/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga CPO masih dipengaruhi oleh terjadinya lockdown yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia, sehingga pembeli mengalihkan pembelian CPO ke Indonesia. 

"Selain itu, terjadi kenaikan permintaan menjelang masuknya bulan Ramadan. Pengiriman CPO Indonesia ke India juga tidak terganggu kendati Pemerintah India menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 karena India masih membuka beberapa pelabuhan. Di sisi lain retaknya hubungan bilateral Malaysia dengan India juga membawa keuntungan tersendiri bagi penjualan CPO Indonesia," jelasnya.

Baca Juga:  Harga TBS Kelapa Sawit Riau Mulai Naik

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Harga Sawit Riau Naik ke Rp1.858,31 per Kg

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 7-14 April mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami kenaikan sebesar Rp97,00/Kg atau dari harga minggu lalu, sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan menjadi Rp1.858,31/Kg. 

Plt Kepala Dinas Perkebunan Riau Ahmad Syahharofie melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, kenaikan harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel seluruh perusahaan sumber data. 

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp504,75/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp564,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp918,94/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp481,81/Kg, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp477,90/Kg, dan PT Musim Mas mengalami kenaikan sebesar Rp269,00/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Baca Juga:  PLN Remajakan Infrastruktur Kelistrikan dengan Investasi Rp45 M

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp567,28/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp263,00/Kg, dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp278,22/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga CPO masih dipengaruhi oleh terjadinya lockdown yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia, sehingga pembeli mengalihkan pembelian CPO ke Indonesia. 

"Selain itu, terjadi kenaikan permintaan menjelang masuknya bulan Ramadan. Pengiriman CPO Indonesia ke India juga tidak terganggu kendati Pemerintah India menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 karena India masih membuka beberapa pelabuhan. Di sisi lain retaknya hubungan bilateral Malaysia dengan India juga membawa keuntungan tersendiri bagi penjualan CPO Indonesia," jelasnya.

Baca Juga:  CDN Ajak Pelajar MAN 1 Meranti Gunakan Helm SNI

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 7-14 April mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami kenaikan sebesar Rp97,00/Kg atau dari harga minggu lalu, sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan menjadi Rp1.858,31/Kg. 

Plt Kepala Dinas Perkebunan Riau Ahmad Syahharofie melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, kenaikan harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel seluruh perusahaan sumber data. 

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp504,75/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp564,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp918,94/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp481,81/Kg, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp477,90/Kg, dan PT Musim Mas mengalami kenaikan sebesar Rp269,00/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Baca Juga:  Produksi Ikan Keramba Waduk PLTA Koto Panjang Capai 60 Ton per Hari

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp567,28/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp263,00/Kg, dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp278,22/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga CPO masih dipengaruhi oleh terjadinya lockdown yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia, sehingga pembeli mengalihkan pembelian CPO ke Indonesia. 

"Selain itu, terjadi kenaikan permintaan menjelang masuknya bulan Ramadan. Pengiriman CPO Indonesia ke India juga tidak terganggu kendati Pemerintah India menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 karena India masih membuka beberapa pelabuhan. Di sisi lain retaknya hubungan bilateral Malaysia dengan India juga membawa keuntungan tersendiri bagi penjualan CPO Indonesia," jelasnya.

Baca Juga:  Harga TBS Kelapa Sawit Riau Mulai Naik

 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari