Minggu, 1 Februari 2026
- Advertisement -

PO SAN Ubah Citra Angkutan Bus

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ber­bagai moda transportasi baik udara, darat dan laut memiliki pasarnya masing-masing. Tak jarang harga dan waktu tempuh pun menjadi pertimbangan. Bahkan, demi menikmati perjalanan yang berharga bersama keluarga dan orang tercinta, bus pun masih menjadi pilihan.

Citra angkutan bus yang jauh dari 3K yakni keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, harus diubah. Hal tersebut akan menjadikan bus sebagai pilihan moda transportasi masyarakat, juga akan memanfaatkan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah.

Pembangunan infrastruktur yang semakin merata umumnya di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera menjadikan moda angkutan darat berlomba-lomba untuk memperbaiki pelayanan seperti yang dilakukan oleh PT SAN Putra Sejahtera. Perjalanan yang panjang sejak 1978 membuahkan hasil sehingga pada Ahad (1/12) me-launching BizzIt yang dapat di-download di playstore. Adanya BizzIt memudahkan para pelanggan setianya untuk memesan. Dengan goleran dimanapun bisa memesan selain itu bisa memilih kursi.

Baca Juga:  BRI Cabang Rengat Serahkan Bantuan Ambulans ke Kodim 0302/Inhu

Turut hadir Dirjen Perhubungan Darat diwakili oleh Kasubdit Angkutan Antar Kota Kementrian Perhubungan Denny Kusdyana, President Director PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia Mr Jung-Woo Park dan Gubernur Provinsi Bengkulu Dr Rohidin Mersah serta kepada rekan-rekan perusahaan otobus yang sudah datang dari jauh serta para mitra kerja PO SAN Putra Sejahtera.

Dirut PO SAN Putra Sejahtera Kurnia Lesani Adnan menjelaskan, bus SAN miliki dua sk trayek. "Plat BD itu pusat kami yaitu di Bengkulu dan plat BM itu cabang kami tepatnya di Pekanbaru," sebutnya.

Rincinya untuk pusat utamanya di Bengkulu yang melayani Bengkulu tujuan Padang – Bukittinggi – Pekanbaru – Jakarta via jalur pantai Barat (Krui, Lampung, Jakarta). Kemudian Bengkulu via lintas tengah itu Bengkulu ke Lubuk Linggau-Jakarta-Bandung. Kemudian Bengkulu ke Lubuk Linggau-Tasik-Jogja-Solo-Ponorogo.  BM cabang di Pekanbaru pada 2003 yaitu Riau ke Jawa. Trayeknya dari Pasir Pangaraian-Jakarta-Semarang-Solo-Blitar-Tulungagung. Lalu, Pekanbaru ke Jakarta-Bandung-Tasik-Jogja-Solo. Selanjutnya Siak-Jakarta-Bandung-Jogja-Sragen.

Baca Juga:  Daihatsu Berikan Dispensasi Perpanjangan Garansi

"Era tahun 2000 an LCC masuk Bengkulu, kita di bombardir oleh sriwijaya, adam air dan liannya. Kami sempat terpuruk, namun sebagai founder jangan larut di masalah yang ada. Lalu kmai mencari ide baru. Terbesitlah Riau ke Jawa," ucapnya.(*3)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ber­bagai moda transportasi baik udara, darat dan laut memiliki pasarnya masing-masing. Tak jarang harga dan waktu tempuh pun menjadi pertimbangan. Bahkan, demi menikmati perjalanan yang berharga bersama keluarga dan orang tercinta, bus pun masih menjadi pilihan.

Citra angkutan bus yang jauh dari 3K yakni keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, harus diubah. Hal tersebut akan menjadikan bus sebagai pilihan moda transportasi masyarakat, juga akan memanfaatkan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah.

Pembangunan infrastruktur yang semakin merata umumnya di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera menjadikan moda angkutan darat berlomba-lomba untuk memperbaiki pelayanan seperti yang dilakukan oleh PT SAN Putra Sejahtera. Perjalanan yang panjang sejak 1978 membuahkan hasil sehingga pada Ahad (1/12) me-launching BizzIt yang dapat di-download di playstore. Adanya BizzIt memudahkan para pelanggan setianya untuk memesan. Dengan goleran dimanapun bisa memesan selain itu bisa memilih kursi.

Baca Juga:  Daihatsu Gandeng UMKM Bahas Legalitas Usaha dan Solusi Kendaraan

Turut hadir Dirjen Perhubungan Darat diwakili oleh Kasubdit Angkutan Antar Kota Kementrian Perhubungan Denny Kusdyana, President Director PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia Mr Jung-Woo Park dan Gubernur Provinsi Bengkulu Dr Rohidin Mersah serta kepada rekan-rekan perusahaan otobus yang sudah datang dari jauh serta para mitra kerja PO SAN Putra Sejahtera.

Dirut PO SAN Putra Sejahtera Kurnia Lesani Adnan menjelaskan, bus SAN miliki dua sk trayek. "Plat BD itu pusat kami yaitu di Bengkulu dan plat BM itu cabang kami tepatnya di Pekanbaru," sebutnya.

- Advertisement -

Rincinya untuk pusat utamanya di Bengkulu yang melayani Bengkulu tujuan Padang – Bukittinggi – Pekanbaru – Jakarta via jalur pantai Barat (Krui, Lampung, Jakarta). Kemudian Bengkulu via lintas tengah itu Bengkulu ke Lubuk Linggau-Jakarta-Bandung. Kemudian Bengkulu ke Lubuk Linggau-Tasik-Jogja-Solo-Ponorogo.  BM cabang di Pekanbaru pada 2003 yaitu Riau ke Jawa. Trayeknya dari Pasir Pangaraian-Jakarta-Semarang-Solo-Blitar-Tulungagung. Lalu, Pekanbaru ke Jakarta-Bandung-Tasik-Jogja-Solo. Selanjutnya Siak-Jakarta-Bandung-Jogja-Sragen.

Baca Juga:  Raih 9 Penghargaan di The Best Contact Center Indonesia 2020

"Era tahun 2000 an LCC masuk Bengkulu, kita di bombardir oleh sriwijaya, adam air dan liannya. Kami sempat terpuruk, namun sebagai founder jangan larut di masalah yang ada. Lalu kmai mencari ide baru. Terbesitlah Riau ke Jawa," ucapnya.(*3)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ber­bagai moda transportasi baik udara, darat dan laut memiliki pasarnya masing-masing. Tak jarang harga dan waktu tempuh pun menjadi pertimbangan. Bahkan, demi menikmati perjalanan yang berharga bersama keluarga dan orang tercinta, bus pun masih menjadi pilihan.

Citra angkutan bus yang jauh dari 3K yakni keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, harus diubah. Hal tersebut akan menjadikan bus sebagai pilihan moda transportasi masyarakat, juga akan memanfaatkan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah.

Pembangunan infrastruktur yang semakin merata umumnya di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera menjadikan moda angkutan darat berlomba-lomba untuk memperbaiki pelayanan seperti yang dilakukan oleh PT SAN Putra Sejahtera. Perjalanan yang panjang sejak 1978 membuahkan hasil sehingga pada Ahad (1/12) me-launching BizzIt yang dapat di-download di playstore. Adanya BizzIt memudahkan para pelanggan setianya untuk memesan. Dengan goleran dimanapun bisa memesan selain itu bisa memilih kursi.

Baca Juga:  BRI Cabang Rengat Serahkan Bantuan Ambulans ke Kodim 0302/Inhu

Turut hadir Dirjen Perhubungan Darat diwakili oleh Kasubdit Angkutan Antar Kota Kementrian Perhubungan Denny Kusdyana, President Director PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia Mr Jung-Woo Park dan Gubernur Provinsi Bengkulu Dr Rohidin Mersah serta kepada rekan-rekan perusahaan otobus yang sudah datang dari jauh serta para mitra kerja PO SAN Putra Sejahtera.

Dirut PO SAN Putra Sejahtera Kurnia Lesani Adnan menjelaskan, bus SAN miliki dua sk trayek. "Plat BD itu pusat kami yaitu di Bengkulu dan plat BM itu cabang kami tepatnya di Pekanbaru," sebutnya.

Rincinya untuk pusat utamanya di Bengkulu yang melayani Bengkulu tujuan Padang – Bukittinggi – Pekanbaru – Jakarta via jalur pantai Barat (Krui, Lampung, Jakarta). Kemudian Bengkulu via lintas tengah itu Bengkulu ke Lubuk Linggau-Jakarta-Bandung. Kemudian Bengkulu ke Lubuk Linggau-Tasik-Jogja-Solo-Ponorogo.  BM cabang di Pekanbaru pada 2003 yaitu Riau ke Jawa. Trayeknya dari Pasir Pangaraian-Jakarta-Semarang-Solo-Blitar-Tulungagung. Lalu, Pekanbaru ke Jakarta-Bandung-Tasik-Jogja-Solo. Selanjutnya Siak-Jakarta-Bandung-Jogja-Sragen.

Baca Juga:  MPV Wuling dengan 9 Kursi Penumpang Segera Meluncur

"Era tahun 2000 an LCC masuk Bengkulu, kita di bombardir oleh sriwijaya, adam air dan liannya. Kami sempat terpuruk, namun sebagai founder jangan larut di masalah yang ada. Lalu kmai mencari ide baru. Terbesitlah Riau ke Jawa," ucapnya.(*3)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari