Sabtu, 29 November 2025
spot_img

Biadab, si Ayah Lupa Berapakali Cabuli Anak Sendiri

BLORA (RIAUPOS.CO) – Ayah berinisial M berurusan dengan hukum karena tega mencabuli anaknya, Bunga (15, nama samaran).

Warga Kecamatan Japah, Blora, Jawa Tengah, itu melakukannya sejak 2014. Saat itu Bunga baru berusia sebelas tahun.

Mulyono sudah lupa berapa kali dirinya menggauli Bunga. Perbuatan M membuat Bunga berbadan dua.

“Pengakuannya lebih dari sepuluh kali,” ucap Sugiyanto selaku pengacara M, pekan lalu.

Dia menjelaskan, M menggunakan tangan, mulut, hingga alat vital ketika mencabuli Bunga.

”Pelaku ini membujuk korban akan dibelikan handphone supaya mau dicabuli,” ujarnya.

“Perbuatan bejat itu dilakukan di rumahnya sendiri sekitar pukul 23:00. Saat ini (pelaku) sudah ditahan dan sudah di-BAP,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3K) Indah Purwaningsih mengatakan, saat ini Bunga dalam pantauannya.

Baca Juga:  Ribuan WNI yang Pulang karena Corona

Sebab, Bunga masih trauma. Janin yang ada di perut Bunga juga kurang sehat. Karena itu, kondisinya harus benar-benar dijaga.

Sementara itu, Senen yang merupakan kepala desa setempat membenarkan adanya kejadian menyesakkan tersebut.

”Pelakunya ayahnya sendiri,” terangnya.

Dia menambahkan, banyak warga yang tidak mengetahui kejadian tersebut. Selama ini korban tinggal bersama pelaku dan neneknya, sedangkan ibunya telah meninggal dunia pada 2015 lalu.

”Kami juga enggak tahu sejak kapan itu kejadiannya. Apakah sudah lama digauli, warga juga enggak tahu,” jelasnya.

Kapolsek Japah AKP Yulianto menjelaskan, kasus tersebut saat ini sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blora.

”(Pelaku) baru ditangkap dua minggu lalu di Terminal Ngawen. Mungkin mau pulang. Pelaku sempat kabur ke Jakarta. Yang nangkap langsung unit PPA, kami hanya mem-backup,”  katanya. (ks/sub/lin/top)

Baca Juga:  Kawasan Kelok Sembilan Longsor

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

    

BLORA (RIAUPOS.CO) – Ayah berinisial M berurusan dengan hukum karena tega mencabuli anaknya, Bunga (15, nama samaran).

Warga Kecamatan Japah, Blora, Jawa Tengah, itu melakukannya sejak 2014. Saat itu Bunga baru berusia sebelas tahun.

Mulyono sudah lupa berapa kali dirinya menggauli Bunga. Perbuatan M membuat Bunga berbadan dua.

“Pengakuannya lebih dari sepuluh kali,” ucap Sugiyanto selaku pengacara M, pekan lalu.

Dia menjelaskan, M menggunakan tangan, mulut, hingga alat vital ketika mencabuli Bunga.

”Pelaku ini membujuk korban akan dibelikan handphone supaya mau dicabuli,” ujarnya.

- Advertisement -

“Perbuatan bejat itu dilakukan di rumahnya sendiri sekitar pukul 23:00. Saat ini (pelaku) sudah ditahan dan sudah di-BAP,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3K) Indah Purwaningsih mengatakan, saat ini Bunga dalam pantauannya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Tiba di Pekanbaru, Jokowi Bermasker Turun Pesawat Kepresidenan

Sebab, Bunga masih trauma. Janin yang ada di perut Bunga juga kurang sehat. Karena itu, kondisinya harus benar-benar dijaga.

Sementara itu, Senen yang merupakan kepala desa setempat membenarkan adanya kejadian menyesakkan tersebut.

”Pelakunya ayahnya sendiri,” terangnya.

Dia menambahkan, banyak warga yang tidak mengetahui kejadian tersebut. Selama ini korban tinggal bersama pelaku dan neneknya, sedangkan ibunya telah meninggal dunia pada 2015 lalu.

”Kami juga enggak tahu sejak kapan itu kejadiannya. Apakah sudah lama digauli, warga juga enggak tahu,” jelasnya.

Kapolsek Japah AKP Yulianto menjelaskan, kasus tersebut saat ini sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blora.

”(Pelaku) baru ditangkap dua minggu lalu di Terminal Ngawen. Mungkin mau pulang. Pelaku sempat kabur ke Jakarta. Yang nangkap langsung unit PPA, kami hanya mem-backup,”  katanya. (ks/sub/lin/top)

Baca Juga:  Polres Rohil Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

    

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BLORA (RIAUPOS.CO) – Ayah berinisial M berurusan dengan hukum karena tega mencabuli anaknya, Bunga (15, nama samaran).

Warga Kecamatan Japah, Blora, Jawa Tengah, itu melakukannya sejak 2014. Saat itu Bunga baru berusia sebelas tahun.

Mulyono sudah lupa berapa kali dirinya menggauli Bunga. Perbuatan M membuat Bunga berbadan dua.

“Pengakuannya lebih dari sepuluh kali,” ucap Sugiyanto selaku pengacara M, pekan lalu.

Dia menjelaskan, M menggunakan tangan, mulut, hingga alat vital ketika mencabuli Bunga.

”Pelaku ini membujuk korban akan dibelikan handphone supaya mau dicabuli,” ujarnya.

“Perbuatan bejat itu dilakukan di rumahnya sendiri sekitar pukul 23:00. Saat ini (pelaku) sudah ditahan dan sudah di-BAP,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3K) Indah Purwaningsih mengatakan, saat ini Bunga dalam pantauannya.

Baca Juga:  IPW: Presiden Harus Abaikan Fitnah ke Pansel Capim KPK

Sebab, Bunga masih trauma. Janin yang ada di perut Bunga juga kurang sehat. Karena itu, kondisinya harus benar-benar dijaga.

Sementara itu, Senen yang merupakan kepala desa setempat membenarkan adanya kejadian menyesakkan tersebut.

”Pelakunya ayahnya sendiri,” terangnya.

Dia menambahkan, banyak warga yang tidak mengetahui kejadian tersebut. Selama ini korban tinggal bersama pelaku dan neneknya, sedangkan ibunya telah meninggal dunia pada 2015 lalu.

”Kami juga enggak tahu sejak kapan itu kejadiannya. Apakah sudah lama digauli, warga juga enggak tahu,” jelasnya.

Kapolsek Japah AKP Yulianto menjelaskan, kasus tersebut saat ini sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blora.

”(Pelaku) baru ditangkap dua minggu lalu di Terminal Ngawen. Mungkin mau pulang. Pelaku sempat kabur ke Jakarta. Yang nangkap langsung unit PPA, kami hanya mem-backup,”  katanya. (ks/sub/lin/top)

Baca Juga:  PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

    

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari