Sabtu, 10 Oktober 2026
- Advertisement -

Pelaku Bom Bandara Kabul Napi ISIS-K yang Dibebaskan Taliban

KABUL (RIAUPOS.CO) – Pelaku bom bunuh diri di dekat Bandara Internasional Kabul teridentifikasi sebagai salah satu anggota ISIS-K yang ikut dibebaskan Taliban dari Penjara Parwan, Afghanistan, bekas pangkalan militer Amerika Serikat di Bagram.

Sebelumnya, Bandara Kabul diguncang bom bunuh diri yang menewaskan sekira 90 orang saat proses evakuasi pada 26 Agustus. Dari jumlah itu, 13 di antaranya merupakan tentara AS yang tewas.

Dilaporkan CNN, dua pejabat AS serta seorang politikus dari Partai Republik di California, Ken Calvert, mendapat keterangan dari pejabat keamanan nasional AS mengenai identitas pelaku bom bunuh diri.

Pihak militer AS mengontrol penjara itu hingga Taliban memguasai Afghanistan. Situasi mulai kacau di penjara itu ketika Taliban diserahkan untuk mengendalikan Penjara Parwan.

Baca Juga:  Pegawai BPK Kembalikan Uang Suap Rp 700 Juta ke KPK

Taliban justru membebaskan tahanan yang di antaranya merupakan anggota mereka. Namun, ada pula ratusan anggota ISIS-K yang rupanya ikut dibebaskan.

Penjara Parwan dan Pul-e-Charki yang tak jauh dari Kabul, juga merupakan penjara bagi sejumlah anggota ISIS-K. Taliban membebaskan semua tahanan di dua penjara tersebut. Namun, mereka tampaknya tak sadar bahwa ada di antara mereka merupakan anggota ISIS-K.

Jeda 11 hari kemudian, salah satu mantan tahanan di Penjara Parwan itu melakukan aksi bom bunuh diri di Gerbang Abbey Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul.

ISIS-K sendiri langsung mengumumkan bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri tersebut dan menyebut pelaku bernama Abdul Rehman Al-Loghri.

Baca Juga:  Menlu Inggris Ajak Negara Barat Keras terhadap Putin

Dua pejabat AS pun mengonfirmasi identitas dari pelaku bom bunuh diri itu. Dia dipastikan merupakan salah satu tahanan yang ikut dibebaskan Taliban dari Penjara Parwan beberapa hari sebelum meledakkan diri di dekat Bandara Kabul.

Laporan: AFP/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

KABUL (RIAUPOS.CO) – Pelaku bom bunuh diri di dekat Bandara Internasional Kabul teridentifikasi sebagai salah satu anggota ISIS-K yang ikut dibebaskan Taliban dari Penjara Parwan, Afghanistan, bekas pangkalan militer Amerika Serikat di Bagram.

Sebelumnya, Bandara Kabul diguncang bom bunuh diri yang menewaskan sekira 90 orang saat proses evakuasi pada 26 Agustus. Dari jumlah itu, 13 di antaranya merupakan tentara AS yang tewas.

Dilaporkan CNN, dua pejabat AS serta seorang politikus dari Partai Republik di California, Ken Calvert, mendapat keterangan dari pejabat keamanan nasional AS mengenai identitas pelaku bom bunuh diri.

Pihak militer AS mengontrol penjara itu hingga Taliban memguasai Afghanistan. Situasi mulai kacau di penjara itu ketika Taliban diserahkan untuk mengendalikan Penjara Parwan.

Baca Juga:  Setan Sembunyi

Taliban justru membebaskan tahanan yang di antaranya merupakan anggota mereka. Namun, ada pula ratusan anggota ISIS-K yang rupanya ikut dibebaskan.

- Advertisement -

Penjara Parwan dan Pul-e-Charki yang tak jauh dari Kabul, juga merupakan penjara bagi sejumlah anggota ISIS-K. Taliban membebaskan semua tahanan di dua penjara tersebut. Namun, mereka tampaknya tak sadar bahwa ada di antara mereka merupakan anggota ISIS-K.

Jeda 11 hari kemudian, salah satu mantan tahanan di Penjara Parwan itu melakukan aksi bom bunuh diri di Gerbang Abbey Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul.

- Advertisement -

ISIS-K sendiri langsung mengumumkan bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri tersebut dan menyebut pelaku bernama Abdul Rehman Al-Loghri.

Baca Juga:  Tujuh Kali Seludupkan Narkoba

Dua pejabat AS pun mengonfirmasi identitas dari pelaku bom bunuh diri itu. Dia dipastikan merupakan salah satu tahanan yang ikut dibebaskan Taliban dari Penjara Parwan beberapa hari sebelum meledakkan diri di dekat Bandara Kabul.

Laporan: AFP/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KABUL (RIAUPOS.CO) – Pelaku bom bunuh diri di dekat Bandara Internasional Kabul teridentifikasi sebagai salah satu anggota ISIS-K yang ikut dibebaskan Taliban dari Penjara Parwan, Afghanistan, bekas pangkalan militer Amerika Serikat di Bagram.

Sebelumnya, Bandara Kabul diguncang bom bunuh diri yang menewaskan sekira 90 orang saat proses evakuasi pada 26 Agustus. Dari jumlah itu, 13 di antaranya merupakan tentara AS yang tewas.

Dilaporkan CNN, dua pejabat AS serta seorang politikus dari Partai Republik di California, Ken Calvert, mendapat keterangan dari pejabat keamanan nasional AS mengenai identitas pelaku bom bunuh diri.

Pihak militer AS mengontrol penjara itu hingga Taliban memguasai Afghanistan. Situasi mulai kacau di penjara itu ketika Taliban diserahkan untuk mengendalikan Penjara Parwan.

Baca Juga:  Akun Militer Myanmar Kena Pembatasan Facebook, Ternyata Ini Masalahnya

Taliban justru membebaskan tahanan yang di antaranya merupakan anggota mereka. Namun, ada pula ratusan anggota ISIS-K yang rupanya ikut dibebaskan.

Penjara Parwan dan Pul-e-Charki yang tak jauh dari Kabul, juga merupakan penjara bagi sejumlah anggota ISIS-K. Taliban membebaskan semua tahanan di dua penjara tersebut. Namun, mereka tampaknya tak sadar bahwa ada di antara mereka merupakan anggota ISIS-K.

Jeda 11 hari kemudian, salah satu mantan tahanan di Penjara Parwan itu melakukan aksi bom bunuh diri di Gerbang Abbey Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul.

ISIS-K sendiri langsung mengumumkan bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri tersebut dan menyebut pelaku bernama Abdul Rehman Al-Loghri.

Baca Juga:  Tak Terima Dianggap Bunuh Diri, Orang Tua Yodi Bawa Keterangan Dukun

Dua pejabat AS pun mengonfirmasi identitas dari pelaku bom bunuh diri itu. Dia dipastikan merupakan salah satu tahanan yang ikut dibebaskan Taliban dari Penjara Parwan beberapa hari sebelum meledakkan diri di dekat Bandara Kabul.

Laporan: AFP/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari